[ISIGOOD.COM] Siapa yang tahun ini memiliki resolusi yakni untuk menikah? Jika memang menikah sudah menjadi bayanganmu dan menjadi salah satu resolusi dalam waktu secepat mungkin, maka kamu pasti mendadak mumet dengan hal ini.

Memang menikah menjadi salah satu momen dalam hidup yang pastinya tidak semudah yang dibayangkan. Biaya yang tidak sedikit seringkali membuat kepalamu berdenyut-denyut.

Mulai dari pakaian pengantin, makanan yang disajikan, undangan pernikahan, konsep pernikahan hingga segala tetek bengek lainnya. Ingin sepertinya menunda saja pernikahan demi mendapatkan dana yang mungkin cukup. Namun, tentunya kamu akan kembali berselisih paham dengan pasangan atau bahkan menjadi mengingkari resolusi sendiri. Hehehe

Padahal sebenarnya kamu bisa tetap melangsungkan pernikahan sesuai dengan targetmu. Ya, tahun ini! Ada beragam cara atepat yang bisa kamu tempuh untuk tetap melaksanakan pernikahanmu. Tentunya cara ini tidak mudah untuk dilakukan, namun bukan mustahil dilakukan. Apa saja sih strategi yang bisa kita terapkan? Simak ini ladies and gentleman!

Mulai sisihkan gaji minimal 20-30 persen perbulannya

Kamu bisa melakukan investasi yang bisa membantu minimnya dana kalian. (projectlifemastery.com)

Kamu bisa menyisihkan gajimu minimal 20 hingga 30 persen untuk mencari peluang investasi ataupun usaha. Oya, ini tentunya jika kamu atau pasanganmu telah memiliki gaji yang lebih dari kebutuhan setiap bulan. Jika belum, kamu harus mulai memikirkan masa depan dengan gaji yang lebih untuk kehidupan yang lebih sejahtera.

Jika bisa, maka dengan uang tabungan yang dialokasikan untuk usaha tentunya kamu akan mendapatkan keuntungan yang lebih. Namun, ingat investasi dan melakukan usaha bisa kamu lakukan sebagai pekerjaan sambilan. Kamu bisa meminta tolong pada keluarga/ temanmu yang sanggup mengelolanya.

Darisana kamu bisa mengambil peluang lebih untuk investasi. Kamu juga bisa mencoba mencari bentuk investasi lain seperti membeli emas ataupun mata uang asing. Namun untuk mengambil langkah ini kamu harus mengambil langkah yang ekstra hati-hati. Jangan sampai kamu mempercayakan investasimu pada sesuatu yang belum terpercaya. Jika perlu, mintalah pendapat orang tua dan orang yang mengerti jenis investasi yang akan kamu coba.

Tahan kencan malam Minggu atau perayaan anniversary/ultah secara berlebihan

Ini memang terkesan sepele. Namun jika dipikir dan dihitung-hitung kembali kegiatan ini sangat mempengaruhi pengeluaran dan pemasukan keuangan kamu serta pasanganmu. Bagaimana tidak, setiap kali jalan-jalan di malam Minggu (malming) kamu harus menghabiskan dana untuk transportasi jalan-jalan beserta bensin.

Belum lagi makanan atau jajan yang harus dibeli. Kira-kira apa yang kamu berdua makan itu pastinya akan menghabiskan dana dibandingkan dengan hari-hari biasanya kan? Selain event malming, perayaan hari jadi (anniversary) ataupun ulang tahun pasanganmu dengan terlalu menghabiskan uang.

Nah, untuk itu kamu hanya perlu sedikit menahan keinginanmu membeli ini itu hanya untuk sekedar memeriahkan malming, anniversary atau ultah pasangan. Kamu bisa mencoba malming dengan menghabiskan waktu bersama yang hemat, misalnya masak bersama.

Kamu juga hanya perlu membuat kesan perayaan anniversary atau ultahnya dengan ide kreatif yang berkesan namun tetap sesuai budget. So, kamu tidak menghabiskan banyak dana untuk ini.

Aturlah baik-baik pengeluaran dan pemasukan

kamu harus mengatur baik-baik pengeluaran dan pemasukan. (debttolife.com)

Sebenarnya ini sudah seharusnya dilakukan oleh siapapun sejak dini. Mengatur pengeluaran dan pemasukan harus juga kamu lakukan apalagi menjelang hari bahagia kalian. Tentunya penghematan harus dilakukan. Jangan membeli barang-barang yang terlampau mahal hingga menguras dompet dan tabunganmu. Jika perlu, kamu bisa membuat buku pemasukan-pengeluaran yang bisa kalian pantau secara bersama-sama.

Pikirkan konsep kreatif pernikahan

Nah, ini dia hal yang tidak kalah penting untuk mulai kamu pikirkan. Kamu harus memikirkan konsep pernikahan yang kreatif dengan sesuatu yang sederhana namun menawan. Kamu dan pasanganmu harus mulai memikirkan bagaimana sesuatu yang sederhana dan simpel bisa membuat acara sekali seumur hidupmu itu takkan terlupakan dan tak lekang oleh waktu. Konsep ini bisa kamu gali dari teman-teman maupun dari sharing ide dengan pasangan beserta keluarga besar kalian berdua.

Misalnya saja undangan pernikahan yang hanya disampaikan melalui email jika tidak memungkinkan secara langsung/ dicetak. Jika perlu, kamu bisa membuat undangan online yang disebar di media sosial secara privat ataupun bisa diakses banyak temanmu. Berkaitan dengan hidangan, kamu bisa mengganti camilan yang terkesan terlalu mahal dengan konsep jajanan pasar atau jajanan tradisional daerah kalian.

Tentunya hal itu lebih membuat para tamu undangan tertarik dan terpukau dengan ide kalian. Untuk tempat, kamu bisa mencoba pernikahan dengan setting taman yang rindang dengan penuh bunga-bunga.

Tentunya harus dikondisikan dengan situasi pernikahan dan tamu undangan, misalnya agar tamu tetap nyaman, contohnya tetap tidak becek karena hujan ataupun kepanasan saat hari terik. Hal ini akan jauh lebih memukau daripada mengikuti hal yang sudah biasa.

Nah, itu dia guys 4 strategi yang bisa kamu lakukan jika kamu mau menikah secepatnya. Kerjakan mulai saat ini jika kamu mau benar-benar menikah secepatnya. Bagaimana tertarik? Selamat mencoba dan semoga sukses!

berbagai sumber

[ISIGOOD] Akhir-akhir ini, muncul suatu jenis diet ‘baru’ yang dilakukan oleh masyarakat perkotaan dan dikatakan efektif untuk menurunkan berat badan dalam waktu yang singkat. Diet tersebut adalah diet ketogenik. Diet ketogenik merupakan diet tinggi lemak, rendah karbohidrat, dan cukup protein.

Menilik dari sejarah diet ketogenik, ternyata diet ini bukanlah diet baru melainkan deit yang sudah mulai dilakukan sejak hampir satu abad lalu bahkan sebelum adanya era penelitian ilmiah. Pada abad ke 5 M, Hipocrates menjelaskan bahwa orang yang kejang dapat sembuh dengan berpuasa. Setelah itu, dilakukan observasi oleh beberapa peniliti terhadap penderita epilepsi yang berpuasa selama 25 hari. Hasil observasi tersebut menunjukkan bahwa 90% anak-anak dibawah umur 10 tahun sembuh dari epilepsi dan 50% dewasa usia 25-40 tahun mengalami penurunan tingkat kejang. Kemudian muncul gagasan diet ketogenik yang bertujuan untuk meringankan kejang pada penderita epilepsi pada tahun 1921 oleh Wilder. Ia menggagas bahwa diet tinggi lemak rendah karbohidrat akan memiliki efek yang sama seperti puasa karena akan memberikan efek ketosis. (Neal, 2012; Stafstrom, 2004)

https://pbs.twimg.com/media/DWUmiCMW4AAHz49.png

Sejak saat itu, diet ketogenik banyak dipreskripsikan oleh tenaga kesehatan profesional untuk terapi penderita epilepsi. Dalam pelaksanaannya, tenaga kesehatan yang mengawasi adalah epileptologis dan dietisien. Sebelum melakukan diet ini, pasien harus melakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah terdapat kelainan metabolik atau tidak karena kelainan metabolik mengharuskan dilakukan penyesuain preskripsi diet atau bahkan tidak dapat melaksanakannya. (McDonald, 1998)

Diet ketogenik ini sendiri memiliki kontraindikasi untuk orang-orang yang memiliki keadaan tertentu, seperti pada orang yang memiliki kelainan oksidasi asam lemak, sedang mengalami gastri-esofageal reflux, alergi terhadap makanan tertentu, hiperlipidemia genetik, dan disfagia. Namun, khusus untuk oranng yang mengalami diabetes mellitus dan hipertensi perlu dilakukan penyesuaian medis dan monitoring lebih lanjut sebelum menjalankan diet ketogenik ini. (Neal, 2012)

Ada beberapa jenis diet ketogenik berdasarkan besarnya kadar lemak yang dikonsumsi, antara lain diet ketogenik dan modified atkins diet (MAD). Pada prinsipnya, kedua jenis tersebut tetap sama yaitu tinggi lemak dan rendah karbohidrat namun ada perbedaan pada jumlah lemak yang dikonsumsi. Pada diet ketogenik klasik, lemak harus dikonsumsi sebanyak 90% dari total kalori, protein sebanyak 6%, dan karbohidrat sebanyak 4%. Hal tersebut berarti apabila seseorang membutuhkan 2000 kalori, maka total lemak yang dikonsumsi sebesar 1800 kalori atau sebanyak 200 gram per hari, protein sebanyak 30 gram dan karbohirat sebanyak 20 gr. Berbeda dengan MAD yang merupakan modifikasi diet ketogenik terbaru, memiliki rasio konsumsi lemak sebesar 65%, protein 35%, dan karbohidrat 5%. Dengan diet ketogenik jenis MAD, orang yang menerapkannya dapat mengonsumsi lebih banyak protein dan bisa lebih melakukan variasi terhadap komposisi makanannya. (Scoeler & Cross, 2016)

Konsumsi tinggi lemak dan rendah protein merupakan kebiasaan makan yang tidak umum dilakukan oleh semua orang. Lalu, bagaimanakah respon tubuh terhadap perubahan kadar zat gizi makro yang dikonsumsi? Telah disinggung sebelumnya bahwa diet ketogenik memberikan efek yang sama seperti puasa. Hal tersebut dikarenakan rendahnya asupan karbohidrat yang membuat tubuh mengkonversi lemak menjadi energi atau disebut dengan ketosis. Sebelum lemak digunakan sebagai sumber energi, glikogen merupakan cadangan energi pertama yang digunakan ketika kadar glukosa darah mengalami penurunan. Glikogen sendiri merupakan bentuk simpanan glukosa yang disimpan di dalam hati dan otot. Namun begitu, glikogen hanya cukup untuk menghidupi tubuh selama beberapa hari jika glukosa tetap tidak mencukupi. (Hall, 2012)

Ketika karbohidrat yang dikonsumsi sedikit, maka glukosa darah akan menurun begitupun dengan kadar hormon insulin. Hal tersebut kemudian menstimulasi peningkatan hormon glukagon yang akan mengubah glikogen menjadi sumber energi. Kemudian apabila glikogen sudah habis, trigliserida yang berada di dalam sel lemak akan dimobilisasi ke hati untuk menjalani lipolisis (pemecehan lemak). Hasil dari lipolisis adalah asam lemak bebas dan gliserol. Asam lemak bebas akan diedarkan ke seluruh tubuh sebagai sumber energi dan apabila terdapat asam lemak bebas berlebih akan dibawa ke hati untuk diubah menjadi badan keton yang disebut fase ketogenesis. Proses inilah yang menjadi asal nama diet ketogenik. (Tortora, 2011)

 

https://d2ebzu6go672f3.cloudfront.net/media/content/images/DIET-made-of-sliced-vegetables-87883148(1).jpg

 

Penggunaan keton menjadi sorotan utama dari diet ketogenik terkait dengan fungsinya di dalam tubuh. Fungsi utama keton adalah sebagai sumber energi untuk otak. Seperti yang diketahui, otak menggunakan glukosa sebagai sumber energi utama. Selain glukosa, ternyata otak dapat menggunakan keton sebagai sumber energi ketika glukosa mengalami penurunan. Sedangkan fungsi lain dari keton adalah sebagai sumber energi untuk jaringan lainnya. (Hall, 2012)

Lalu bagaimana dengan klaim masyarakat terhadap kemampuan diet ini untuk menurunkan berat badan? Menurut hasil studi dari Castado, et al (2016), diet ketogenik jangka pendek pada penderita obesitas efektif dalam menurunkan berat badan, lingkar pinggang, tekanan darah, dan resistensi insulin pada dewasa yang memiliki BMI ≥ 45. Penelitian lain yang dilakukan pada penderita obesitas selama 4 bulan dengan diet ketogenik dengan kalori yang sangat rendah menunjukkan penurunan berat badan awal sebesar 3,1 kg. Namun setelah dilakukan pemeriksaan komposisi tubuh, sebanyak 74% dari 3,1 kg tersebut merupakan kadar air yang hilang. Kemudian pada akhir penelitian total penurunan berat badan yang terjadi adalah 20,2 kg dengan nilai p <0,0001 yang berarti terjadi penurunan berat badan yang signifikan (Gomez-Arelaez, 2016). Dalam penelitian lain, diet ketogenik memang memperlihatkaan penurunan berat badan yang lebih banyak dibandingkan dengan diet tinggi karbohidrat. Akan tetapi apabila massa air yang hilang dalam diet ketogenik dipisahkan, maka penurunan berat badan yang terjadi di anatar kedua jenis diet tersebut tidak begitu berbeda (McDonald, 1998).

Mekanisme penurunan berat badan dari diet ketogenik ini masih menjadi perdebatan. Beberapa hipotesis mengenai mekanisme penurunan berat badan tersebut adalah sebagai berikut. Pertama, berkurangnya asupan makanan karena penurunan nafsu makan. Kedua, penurunan pembentukan sel lemak dan peningkatan pemecahan sel lemak. Ketiga, energi yang keluar menjadi lebih banyak karena proses pemecahan lemak dan protein menjadi energi membutuhkan energi yang lebih banyak daripada penggunaan glukosa langsung (Paoli, 2014).

Selain dapat menurunkan berat badan, diet ketogenik ternyata memiliki dampak bagi kesehatan, antara lain resistensi insulin, penumpukan asam urat, konsipasi, dan defisiensi vitamin D. Resistensi insulin terjadi ketika karbohidrat dikonsumsi kembali setelah adanya pembatasan konsumsi karbohidrat karena terjadi perubahan kadar enzim yang berhubungan dengan pemecahan karbohidrat dan lemak. Penumpukan asam urat juga dapat terjadi karena ginjal akan mengutamakan ekskresi badan keton sebelum asam urat. Sedangkan konstipasi terjadi akibat rendahnya asupan serat karena pembatasan konsumsi karbohidrat dan kurangnya vitamin D serta kalsium yang dapat mengakibatkan pelaku diet ketogenik mengalami penurunan kesehatan tulan. Selain itu, konsumsi karbohidrat yang rendah menyebabkan rasa letih, mengantuk, dan hipotensi. (McDonald, 1998; Bergqvist, 2008).

Dengan demikian, diet ketogenik masih menjadi perdebatan terkait keamanannya untuk dilakukan meskipun terbukti dalam beberapa penelitian dapat menurunkan berat badan, namun ternyata dapat berdampak negatif bagi kesehatan.

Oleh Rizka Ryanindya

[ISIGOOD.COM] Senin sore kemarin, rasanya ingin sekali menonton televisi. Padahal biasanya enggak sekali menyetel televisi di jam-jam prime time, malas dengan acara-acara ABG yang kurang masuk akal itu. Akhirnya aku pilih sebuah stasiun televisi yang menyajikan hiburan komedi. Di sana, bukannya aku tertawa namun justru terkaget dengan berita yang disampaikan oleh pemain di stasiun TV tersebut. Budi Anduk meninggal dunia, begitu katanya.

Budi Anduk, seorang komedian tanah air yang tenar lewat aktingnya di program acara Tawa Sutra ANTV itu menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Senin, 11 Januari 2016 di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta. Pukul 14.45 Waktu Indonesia Barat menjadi waktu yang Tuhan pilihkan untuk mengambilnya. Yang mengejutkan, komedian ini meninggal akibat kanker paru-paru stadium 4. Padahal selama ini belum pernah mendengar atau tau pemberitaan tentang Budi Anduk yang mengidap penyakit berat.

(forum.liputan6.com)

Tetiba pikiran ini melayang, mengingat akting Budi Anduk di televisi kala itu. Ia sering mendapatkan job untuk menjadi tokoh yang tersiksa, teraniaya, dan terbully. Entah Arie Untung, Peppy, atau Alm. Ade Namnung semua pasti membulinya. Bukannya menjadikan penonton menjadi kasian, namun justru tertawa dengan banyolan-banyolannya yang khas. Polos, nerima, tanpa perlawanan, dan punya gaya tertawa yang unik. Itulah gaya Budi Anduk menghibur penontonnya. Satu lagi, Budi Anduk sempat mentenarkan kata “Oke Coy” yang akhirnya digunakan oleh rekan-rekannya bahkan Tawa Sutra pun sempat menjadi Tawa Sutra “Cooy”.

Dari Artis Figuran Hingga Bintang Iklan

(radarpena.com)

Budi Anduk terlahir di Jakarta, 8 Februari 1968 dengan nama asli Budi Prihatin. Pada tahun 1997, keluarga Budi memutuskan untuk pindah ke Bekasi. Namun Budi tetap memilih tinggal di Mampang. Budi pun menjalani hidupnya dengan kepahitan. Tak jarang, Budi Anduk malah terpaksa menumpang makan di rumah saudara atau teman, bahkan kadang makan, kadang tidak. Tak hanya soal makan, urusan tidur pun ia sering berpindah-pindah tempat. Mulai dari sekolah,  rumah teman, bahkan emperan toko.

Merasa kehidupan semakin memaksanya untuk tetap survive, budi Anduk meberanikan diri menemui Parto Patrio untuk meminta pekerjaan. Budi Anduk mengawali karirnya di dunia layar kaca dengan menjadi kru di acara Ngelaba (Trio Patrio) pada tahun 2000. Kala itu, Budi Anduk mendapat bayaran 50 ribu per hari. Karena Budi Anduk kenal dengan Parto Patrio (tetangga kala kecil), parto pun mengajaknnya menjadi artis figuran. Dari sinilah, Budi Anduk belajar untuk berani tampil di depan kamera. Meskipun kala itu nama Budi Anduk belum dikenal oleh masyarakat.

Kemudian, Budi Anduk diajak bergabung di tim kreatif bentukan Kiwil untuk acara Lesehan. Namun dikarenakan gaji sebagai tim tidaklah sebesar menjadi pemain, desakan ekonomi yang dirasakan Budi Anduk pun membuatnya hengkang dari tim itu. Beruntung, Parto Patrio pun mendukung pilihan Budi Anduk tersebut. Karir berikutnya yang ia jalani adalah menjadi pemain di situasi komedi Klinik. Jauh sebelum ia bermain di Tawa Sutra ANTV. Barulah di tahun 2007 ia bergabung di Tawa Sutra ANTV bersama Arie Untung, Peppy, Aldi Taher, Sabrina, dan Ade Namnung. Tawa Sutra inilah yang kemudian melejitkan nama Budi Anduk di kancah hiburan tanah air. Hingga ia tampil di dua film layar lebar yang bertajuk Tiren: Mati Kemaren dan Tulalit.

Budi juga kerap muncul di layar televisi dalam Opera Van Java di Trans7 pada 2014 dan Bro & Bray di Trans TV pada 2015 hingga saat ini. Tak hanya dikenal sebagai komedian, Budi Anduk juga kerap tampil membintangi sejumlah iklan di televisi. Budi pernah membintangi iklan Minyak Kayu Putih Cap Gajah dan So Nice. Iklan sosis So Nice, Budi Anduk tampil bersama bersama Aldi Taher dan Pepi. Saat membintangi iklan Pelumas Evalube, Budi ditemani Arie Untung. Bersama Peppy, Arie Untung dan Aldi Taher, Budi Anduk pernah menjadi bintang iklan Kopi Kuku Bima Ener-G. Yang terakhir, Budi menjadi bintang Pilus Garuda Rasa Rumput Laut.

Merahasiakan Penyakitnya Sedari Tawa Sutra

(youtube)

Jodoh dan kematian adalah takdir Tuhan yang orang tidak dapat membukanya. Termasuk manusia. Siapa yang bisa memvonis umur seseroang sampai kapan. Bahkan kapan dia meninggal? Sungguh Tuhan Maha Segalanya. Termasuk menganugerahkan penyakit Kanker Paru-Paru kepada seorang Budi Anduk.

Budi Anduk sengaja berpesan kepada keluarganya untuk merahasiakan penyakitnya ini. Hingga masyarakat umum baru mengetahuinya setelah dia berpulang kepada penciptanya. Budi Anduk tidak ingin media meributkan masalah kesehatannya ini. Lebaran tahun kemarin, saat ia terbaring sakit di Rumah Sakit di Cirebon, ia sudah di vonis memiliki tumor paru-paru stadium satu.

Siapa mengira seorang komedian yang tampil berani di layar kaca ini memiliki ketakutan untuk memasuki rumah sakit dan bertemu dengan dokter. Ia takut dirawat, takut di kemoterapi. Ketakutan Budi berimbas pada sikapnya yang enggan dibawa ke rumah sakit. Padahal almarhum sering merasa ngilu dan terjadi pembengkakan di bagian tubuh. Bahkan keluarga sudah berusaha keras agar Budi mau dirawat di rumah sakit.

Saat dia merasakan ada pembengkakan di bagian-bagian tubuhnya, barulah ia mau dibawa ke rumah sakit. Saat memasuki rumah sakit, penyakitnya sudah memasuki stadium 4. Akhirnya, tepat pukul 14.45 tanggal 11 Januari 2015, Budi Anduk menghembuskan nafas terakhirnya.

Kini, tak bisa lagi kita lihat banyolannya di layar kaca. Selamat jalan, Coy. Buatlah seisi surga tertawa dengan candaanmu.

Baca juga :Inilah Tips Supaya Hidupmu Menjadi Lebih Tenang

[ISIGOOD.COM] Mau tidak mau, kita harus mengakui bahwa kondisi bumi semakin menyedihkan. Lihat saja, kasus penebangan hutan, sampah berserakan, pemburuan hewan langka, cuaca dan iklim yang melenceng dari perkiraan, suhu bumi yang tidak menentu, dan lain sebagainya. Menanggapi hal ini, banyak cara dilakukan orang untuk menunjukkan keprihatinannya terhadap masalah alam. Misalnya saja dengan melakukan aksi sosialisasi atau kampanye untuk mengajak orang agar lebih menjaga kelestarian alam.

Tentang sosialisasi dan kempanye, medianya pun beragam. Ada yang memilih melakukan seruan dengan cara teatrikal, musikal, aksi massal di jalan, membuat tulisan dan lain sebagainya. Salah satu cara yang unik adalah melalui gambar atau visual. Kenapa unik? Karena banyak yang bilang bahwa sebuah gambar, dapat mewakili ratusan kata.

Lalu seperti apa ya,  gambar-gambar keren yang bisa mengingatkan orang untuk lebih mencintai lingkungan?

Apa yang kita lempar, apa yang kita buang atau apapun yang kita lakukan, akan kembali ke diri kita sendiri

1

Andai saja sampah punya tangan dan kaki. Mungkin dia akan memungut dirinya sendiri. Karena sampah pun tahu, dimana tempat dia seharusnya

2

Sulit membuat orang mengurangi penggunaan kantong plastik. Mungkin desain kantong plastik seperti ini bisa mengingatkan orang bahwa kantong plastik yang dia gunakan bisa jadi sumber kerusakan

3

Hei pemburu liar! Coba bayangkan, jika hewan yang kamu buru itu adalah putri kecilmu. Masih tega memburu?

4

Mungkin, anak cucuk kita kelak tidak bisa lagi melihat gajah

5

Setiap jam, spesies Orang Utan di bumi ini ditemukan mati. Maka inilah ilustrasi yang menggambarkan Orang Utan di menit terakhir sebelum mereka hilang di muka bumi

6

Sepeti sebuah es krim yang dibiarkan terkena panas. Bumi kita mulai mencair!

7

Semakin banyak penggunaan kertas, semakin cepat pula kita menghabisi bumi. Seperti tissu toilet ini, setiap kita mengambil helaian tisu, saat itu pula kita sedikit-demi sedikit mengurangi kehijauan bumi.

9

Andai saja hewan langka seperti mesin mobil. Bisa direparasi. Tentu tidak akan punah.

10

Rusaknya hutan sebagai paru-paru dunia, adalah rusaknya paru-paru kita sebagai manusia

11

Setiap menit, 15 km2 hutan lenyap dari muka bumi. Kalau ada Tarzan, dia akan kaget karena tiba-tiba hutan tempat tinggalnya hilang dengan begitu cepatnya.

12

Sumber gambar : brightside.me

Baca juga : Hal-hal yang Harus Dihindari dalam Kehidupan Sosial

[ISIGOOD.COM] Tidak hanya asal ramal, berbagai penelitian telah dilakukan untuk memprediksi tanda-tanda kematian. Penelitian-penelitian itu pun ternyata mengungkapkan sesuatu yang mengejutkan.

Tanda kematian, katanya, bisa diketahui bahkan dari bagian tubuh yang tidak pernah diduga sebelumnya.

Para peneliti pun mencurigai jumlah antibodi yang terus berkurang pada air liur berhubungan dengan meningkatnya risiko kematian. Katanya, air liur bisa menjadi indikasi awal untuk meramalkan risiko kematian.

Para peneliti dari University of Birmingham mencoba mengembangkan hubungan antara antibodi yang biasanya ditemukan pada air liur, yaitu sekresi imunoglobulin A (IgA) dengan tingkat kematian rata-rata pada sebuah populasi.

(panduanhidupsehat.com)

Mereka melakukan penelitian terhadap 639 orang dewasa berusia 63 tahun atau lebih dengan mengambil air liur sebagai sampelnya. Penelitian tersebut dilakukan pada 1995 dengan mengukur tingkat sekresi IgA.

Imunoglobulin adalah protein yang dikeluarkan sel darah putih. Imunoglobulin penting untuk melawan penyakit yang bisa menyebabkan infeksi.

Para partisipan itu diamati terus selama 19 tahun untuk melihat kemungkinan kematian mereka. Pengamatan itu juga dikaitkan dengan jenis kelamin mereka, jabatan, kebiasaan merokok, dan penggunaan obat.

Hasilnya, ternyata tingkat sekresi IgA dengan semua hal yang menyebabkan kematian memiliki hubungan yang negatif. Analisa yang lebih mendalam terkait data tersebut menunjukkan bahwa semua hal yang dipercaya dan dihubungkan dengan kematian baru memungkinkan ketika ada hubungannya dengan kanker, kecuali kanker paru-paru.

“Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi seberapa baiknya tubuh memproduksi antibodi dan menjaga level produksinya agar tetap baik,” kata Anna Phillips dari University of Birmingham dilansir dari Medical Daily.

Ia menambahkan, beberapa faktor pengontrol imunoglobulin yang tidak bisa dikendalikan adalah umur, keturunan atau penyakit.

immunoglobulin (biologydiscussion.com)

Tapi, ada juga yang bisa dikendalikan seperti stres, pola makan, olah raga, konsumsi alkohol, dan merokok yang dipercaya dapat memengaruhi tingkat produksi imunoglobulin dalam tubuh.

Phillips mengatakan air liur masih bisa digunakan untuk pemeriksaan, dengan catatan para peneliti harus menggali lagi tingkat sekresi IgA, apakah benar-benar bisa jadi patokan untuk melihat risiko kematian. “Kalau jumlahnya terlalu rendah mungkin bisa berguna untuk dijadikan indikator awal,” ujar Anna.

Tim peneliti percaya langkah selanjutnya harus lebih besar lagi. Harus ada studi lanjutan yang menelusuri lebih lanjut tentang hubungan di antara penemuan-penemuan mereka dengan penyakit yang disebabkan infeksi.

Para peneliti juga harus lebih menggali lagi tentang penyakit lainnya seperti kanker agar bisa mendapatkan hubungan yang lebih mendetil lagi tentang studi mereka.

Sumber: cnnindonesia.com

Baca juga : Ternyata Dari Segi Dermatologis, Tidak Semua Orang Butuh Pelembab Kulit