[ISIGOOD.COM]  Mencari pekerjaan memang susah, semua orang tahu. Harus menyingkirkan ratusan bahkan mungkin ribuan jobseeker lain untuk memenangkan sebuah posisi pekerjaan. Maka dari itu, kamu pasti senang tidak terkira ketika akhirnya berhasil mendapatkan pekerjaan itu. Kamu mulai membayangkan hal-hal indah dalam pekerjaanmu. Saking semangatnya, kamu mungkin tidak sabar untuk menantikan hari pertama masuk kerja.

Tapi persoalannya, banyak orang yang kaget ketika dia mulai masuk kerja. Jika sebelumnya bayangan hari pertama masuk kerja adalah hal yang sangat menyenangkan, kenyataannya tidak demikian. Justru, banyak bahkan hampir semua orang merasa, hari awal masuk kerja adalah saat yang paling tidak nyaman. Malah mungkin kamu akan langsung merasa ingin quit saja dari pekerjaan ini. Padahal sebelumnya, kamu sudah sangat menanti-nantikan hari pertamamu bekerja disana.

Sebenarnya, ini adalah hal yang lumrah dan dirasakan oleh hampir semua orang yang masuk ke lingkungan kerja baru. Mereka, yang saat ini kamu lihat telah begitu paham dengan pekerjaannya, pun juga merasakan hal yang sama dulu di awal dia masuk kerja. Tapi mereka berhasil beradaptasi sampai akhirnya bisa expert begini. Nah, ini kuncinya! Adaptasi.

Pertanyaannya kemudian, bagaimana kita beradaptasi dengan lingkungan kerja yang sangat asing ini?

 

Siapkan mental sebaik-baiknya. Karena mungkin banyak hal tidak menyenangkan terjadi

Tantangan kerja (life-in-saudiarabia.com)

Kamu harus siapkan mental dengan baik. Karena kamu akan masuk ke lingkungan yang baru, bersama orang-orang yang baru juga. Mereka mungkin terlihat sudah sangat akrab satu sama lain. Sedangkan kamu hanyalah orang asing. Kamu akan merasa orang-orang bersikap sangat cuek terhadapmu, mereka ngobrolin sesuatu yang kamu tidak paham sama sekali dan terlihat asik sendiri.

Karena kamu adalah orang baru, kamu juga mungkin belum paham soal aturan tertulis ataupun tidak tertulis di sana. Misalnya soal cara berpakaian. Jadi, kamu siap-siap saja kalau kamu mendapatkan teguran. Jangan terlalu baper saat ditegur, soalnya itu hal biasa!S

 

Jangan kebanyakan tingkah, jangan sok asik

Sebagai orang baru, wajar jika kamu ingin terkesan ramah. Kamu ingin cepat-cepat punya teman. Tapi akan jadi aneh kalau kamu bersikap sok asik. Kebanyakan gaya, kebanyakan tingkah. Karena itu hanya akan membuatmu jadi orang yang tidak menyenangkan. Kalem aja! Banyak mengamati, banyak mendengarkan. Baru kamu bisa paham bagaimana harus mengambil sikap.

 

Berikan atensi untuk orang di sekitarmu

Berikan atensi sekitar (drdianehamilton.com)

Berikan kesan ramahmu. Jika tidak boleh terlalu banyak bicara, kamu bisa beramah tamah dengan memberikan atensi yang cukup untuk orang lain. Perhatikan orang yang sedang berbicara, berikan kontak mata yang ramah, tertawalah ketika ada yang lucu, senyumlah ketika orang menatap ke arahmu. Berikan jawaban yang baik ketika orang bertanya kepadamu.

 

Perhatikan budaya kerja di sana berikut karakter orang-orang di dalamnya

Sebagai orang baru, kamu harus mengamati benar bagaimana budaya kerja di sana. Bagaimana karakter orang-orang di dalamnya. Ini penting supaya kamu lebih bisa membawa diri. Bisa menjaga sikap. Jangan sampai sikapmu ini nabrak-nabrak budaya kerja yang ada di sana.

 

Belajar memahami pekerjaanmu

Saat pertama masuk, kamu mungkin merasa bingung, tidak paham apa-apa, gak ngerti harus ngerjain apa. Tapi gak masalah, itu hal wajar. Mereka yang saat ini sudah mahir, dulu juga mengalami kebingungan seperti yang kamu rasakan saat ini. Jadi tenang aja. Pintar-pintarlah mengamati,  ini hanya soal waktu. Nanti, kamu pasti akan paham dengan sendirinya.

 

Berpikir untuk mundur? Ingat susahnya kamu mendapatkan pekerjaan ini

Seminggu, dua minggu, kamu mungkin masih juga belum nyaman dengan lingkungan kerjamu yang baru. Ada kalanya kamu pulang kerja dengan muka murung, bahkan nangis sesenggukan. Sampai kamu berpikir untuk mundur saja dari pekerjaan itu. Tapi tunggu! Kamu yakin persoalan selesai setelah kamu mengundurkan diri?

Kamu hanya akan dicap sebagai seseorang bermental tempe. Toh, nanti di lingkungan kerjamu yang lain, kamu pun akan mengalami hal serupa. Jadi sudahlah, hadapi dan taklukkan pekerjaanmu ini!

 

Kalau mereka bisa, kenapa kamu tidak?

Sekali lagi, mereka yang saat ini kamu lihat sudah sangat terampil melakoni pekerjaannya, dulu juga merasakan ketidaknyamanan seperti kamu sekarang ini. Jadi, sudahlah, anggap ini sebagai fase wajar yang memang dihadapi oleh semua orang. Kamu hanya sedang harus bersabar, banyak belajar dan banyak mendengar. Kalau mereka saja bisa, kenapa kamu tidak!

Wanita yang sedang belajar tentang bagaimana menjadi seorang wanita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISIGOOD.com Mengisi Diri Dengan Kebaikan