Ini Dia 5 Hal Yang Nggak Perlu Kamu Cantumkan Dalam CVmu!

[ISIGOOD.COM] Hai job seeker! Ini adalah salah satu info yang penting banget untuk kamu simak. Seperti yang kamu tahu bahwa curriculum vitae (CV) adalah salah satu kunci kamu bakalan dilirik oleh HRD perusahaan yang kamu lamar. Kamu juga pasti tahu bahwa tak jarang surat lamaran seseorang tidak dilirik atau bahkan ditolak oleh pemimpin perusahaan hanya karena beberapa lembar kertas ini.

Biasanya seleksi administrasi ini akan menentukan apakah kamu akan dipanggil untuk memasuki jenjang selanjutnya, yakni interview atau nggak.

Ngomong-ngomong soal pekerjaan impian kamu, siapa sih yang nggak ingin diterima di perusahaan idaman? Namun kamu juga perlu tahu bahwa mencari pekerjaan idaman tidak seperti membalikkan tangan. Kamu memerlukan trik dan kiat khusus tentunya agar keinginanmu tercapai. Nah, dibawah ini kamu bakalan tahu bahwa tidak bisa segala hal perlu kamu masukkan dalam CV kamu saat melamar pekerjaan.

Sebenarnya ada beberapa hal yang tidak penting kamu tuliskan di CV kamu. Namun, kerapkali justru banyak para job seeker melakukan kesalahan ini. Ada diantaranya 5 hal yang sering kamu masukkan dalam CV. Padahal sebenarnya tidak perlu kamu masukkan ke dalamnya.

Mungkin saja selain tidak penting, apa yang akan kamu masukkan dalam CV ini bahkan bisa membuatmu ditolak oleh perusahaan yang kamu lamar. Lalu, apa aja sih sebenarnya 5 hal itu?

Kamu memasukkan pengalaman kerja masa lalu yang tidak relevan

Jangan sampai, baru dokumen saja sudah ditolak. Jadi, riwayat pekerjaan harus relevan. (visabrother.com)

Hal yang dimaksud disini adalah kamu memasukkan riwayat pekerjaan yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang sedang kamu lamar. Kamu hanya perlu memasukkan riwayat pekerjaan, pengalaman pelatihan ataupun hal lainnya yang berkaitan dengan pekerjaan yang kamu lamar.

Misalnya kamu melamar pekerjaan dengan bidang tulis menulis. Kendati kamu memiliki pengalaman kerja di bidang lainnya, jangan coba tuliskan pengalaman itu ke CV kamu. Sebab, hal itu akan sangat mengganggu CV mu. Artinya, relevansi pengalaman harus sesuai dengan pekerjaan yang kamu lamar.

Mencantumkan alamat email yang tidak profesional

Kamu harus profesional. Jangan berlebihan dan alay ya! (brecensun.hu)

Ini memang cukup sepele. Namun ternyata sangat mempengaruhi penilaian perusahaan terhadapmu loh. Dunia kerja adalah tempat dimana seseorang selalu dituntut untuk profesional. Nah, tentunya tidak ada perusahaan yang ingin mempekerjakan seorang yang belum dewasa dan tidak profesional.

Hal kecil itu tergambar dari alamat email yang tidak profesional atau kekanak-kanakan. Misalnya kamu mencantumkan alamat email yang alay seperti cutebanget@*mail.co.id atau c4ntiQsek4li@*ahoo.co.id . Itu akan sangat menganggu dan terkesan tidak profesional.

Mencantumkan hobi dalam CV mu

Kamu nggak perlu mencantumkan hobimu. Tidak penting! (static.guim.co.uk)

Hobi atau kegemaran yang kamu ingin tampilkan mungkin ingin mendukung pekerjaan yang kamu lamar. Namun, ternyata hal ini tidak perlu kamu lakukan. Sebab, kegemaran ataupun hobi sama sekali tidak ada relevansinya dengan pekerjaanmu. Ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan karirmu. Who’s care about it?!

Jangan cantumkan status pribadi dalam CV mu

Pandai-pandailah membuat CV. (pinimg.com)

Kamu juga tidak perlu mencantumkan status dan segala hal tentang privasimu dalam CVmu. Misalnya status pernikahan, jaminan sosial ataupun prefensi agama. Hal itu cukup menjadi privasimu saja. Kecuali memasuki jenjang atau tahapan selanjutnya yakni wawancara yang disana ditanyakan status pribadimu. Kamu perlu menjawabnya dengan jujur.

Kamu menulis nominal gaji yang kamu inginkan

Makanya, kalau mau lamaran diterima, hal tentang gaji tidak perlu kamu tulis dalam CV. Hal itu akan dibahas dalam wawancara. (realtor.com)

Duh, hal ini juga jangan sampai kamu lakukan. Dalam CV tidak perlu kamu tuliskan kamu menginginkan gaji berapa dalam sebulan. CV hanyalah sebuah dokumen yang seharusnya menunjukkan profesionalitasmu dalam karir. Nominal gaji yang kamu inginkan akan dibahas dalam tahapan lain, yakni wawancara.

Itu dia beberapa hal yang sebenarnya tidak perlu kamu cantumkan dalam CV yang kamu kirimkan untuk melamar pekerjaan. Jika selama ini kamu masih mencantumkannya, sejak sekarang kamu perlu mengubahnya. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

ISIGOOD.com Mengisi Diri Dengan Kebaikan