10 Film Keren yang Menanti Kita di Tahun 2016. Mana yang Paling Kamu Nantikan?

[ISIGOOD.COM] Tahun 2016 telah tiba! Banyak orang ramai-ramai bikin resolusi, menetapkan hatinyanya untuk mencapai hal baru, atau sekedar bertekad untuk gak jomblo lagi tahun ini. Apa makna tahun 2016 bagimu?

Siapapun kamu, apapun tekad dan resolusimu, kamu pasti setuju kalau tahun ini bakalan tahun yang oke banget buat pecinta film. Sejumlah film layar lebar internasional dijadwalkan akan rilis di tahun 2016 ini. Hmm, apa saja film keren yang menanti kita tahun ini ya?

Angry Birds

Film ini gak bakal kalah lucu ama game-nya! (aolcdn.com)

Yap, tokoh burung pemarah yang sering kita mainkan di HP ini akan mencoba peruntungannya bermain di layar lebar. Sanggup gak ya burung-burung imut dan emosional ini akting? Kita tunggu saja!

Warcraft

Nonton ini berasa maen Dota deh! (echoba.se)

Buat anak cowok yang demen banget maen Dota, pasti gak asing lagi dengan Warcraft. Yap, game aslinya kan namanya Warcraft, bukan Dota, hehehe. Tahun ini, Blizzard Entertainment selaku pembuat game akan mengangkat tokoh-tokoh Warcraft kesayangan kita ke layar lebar! Dilihat dari trailernya, kayaknya film ini bakalan gak kalah serunya dengan game. By the way, kalo maen Warcraft, kamu lebih suka pake Human atau Orc nih? Hehe.

Teenage Mutant Ninja Turtle 2

Kawanan kura-kura ninja yang macho dan keren ini kembali beraksi? Kira-kira aksi apa yang akan dilakukan Leonardo, Michelangelo, Donatello, dan Raphael berikutnya ya? Sudah gitu sutradaranya Michael Bay pula. Bakalan penuh dengan adegan kombat dan ledak-ledakan nih!

Selanjutnya? Tonton di video ini saja ya!

Capek nih kalo dijelasin satu-satu. Tonton video ini saja ya! Inilah 10 film paling dinanti di tahun 2016 versi isigood.com. Mana favoritmu? Atau kamu punya pilihan lain? Tambahkan saja di kolom komentar ya! (NB: Biar pinter dikit, narasinya kita pakai Bahasa Inggris yak!)

 

Buat Kamu Para Pecinta Film AADC, Pasti Tahu Momen-momen Berikut Ini!

Film Ada Apa Dengan Cinta yang mengisahkan kehidupan percintaan anak SMA ini mendapatkan banyak perhatian dari para remaja di era 2000-an. Cerita yang diangkat cukup sederhana, namun memberikan kesan di hati para penontonnya. Adalah Dian Sastro dan Nicholas Saputra yang menjadi pemeran utama dalam film ini. Akting mereka berdua berhasil membuat para penonton jatuh hati. Dian sastro sebagai Cinta yang merupakan representasi cewek keren pada era itu dan Nicholas Saputra sebagai Rangga yang merupakan gambaran cowok cool nan misterius. Buat kamu para pecinta film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) pasti tahu hal-hal berikut ini. Check this out!

1. Pertemuan Rangga dan Cinta di Perpustakaan—“Saya gak mau pulpen itu balik ke muka saya”

“Saya gak mau itu pulpen balik ke muka saya” (montasefilm.com)

Saat itu, Rangga sedang asyik membaca bukunya yang berjudul “Aku”. Ada dua orang yang berisik di dalam perpustakaan itu kemudian ia melemparinya dengan pulpen. Tak lama kemudian Cinta mendatanginya dan mengucapkan selamat atas puisinya yang memenangkan lomba puisi di sekolah. Alih-alih mendapat sambutan hangat dari Rangga,Cinta malah mendapatkan muka jutek dan dingin darinya. Rangga bilang, “Barusan saya ngelempar pulpen ke orang gara-gara ada yang berisik di ruangan ini. Saya gak mau itu pulpen balik ke muka saya gara-gara saya berisik sama kamu.”

2. Ternyata nggak cuma cowok populer yang bisa menaklukan hati cewek keren, cowok cool nan misterus ala Rangga pun mampu meluluhkan hati cewek keren macam Cinta

Cool, serius, misterius. (images.cnnindonesia.com)

Biasanya sih, cewek keren di sekolah jadiannya ya sama cowok keren nan populer. Tapi tidak untuk Cinta. Ia justru menambatkan hatinya pada seorang cowok misterius. Rangga tidak termasuk ke dalam jajaran cowok keren di sekolahnya namun mampu memberikan kesan di hati Cinta. Ternyata cowok yang nggak banyak omong dan nggak suka basa-basi itu juga menarik buat cewek keren macam Cinta.

3. Perkataan Cinta ketika Rangga berterima kasih kepadanya karena telah menemukan bukunya yang berjudul “Aku”

“Kamu tu kalo lagi kebingungan lebih nyenengin ya” (masjawaa.files.wordpress.com)

Buku tersebut sebetulnya bukan hilang, tetapi jatuh ketika Rangga dan Cinta sedang bertengkar. Buku itu kemudian diam-diam diambil oleh Cinta dan dibacanya. Setelah dibaca, ia mengembalikan buku tersebut kepada Rangga dengan cara meletakannya di atas meja di kelas Rangga. Rangga kemudian menemui Cinta untuk mengucapkan terima kasih. Cinta pun berkata, “Kamu tu kalo lagi kebingungan lebih nyenengin ya? Kamu bingung aja terus.” #eeeeaaaa (sambil senyum). Benih-benih cinta pun tumbuh di antara mereka.

4. Dialog Pak Limbong dengan Rangga di sebuah toko buku bekas: “Kau perhatiin ya, kalau sampe dia menengok kemari, itu berarti dia berharap kau mengejarnya.”

Rangga dan Cinta bertengkar lagi di toko buku Kwitang (lelelaila.files.wordpress.com)

Adegan ini terjadi ketika Cinta dan Rangga tiba-tiba bertengkar di sebuah toko buku langganan Rangga di daerah Kwitang. Rangga menuduh Cinta dan teman-temannya sebagai orang yang tak punya kepribadian karena kemana-mana selalu bersama—seperti selalu bergantung dengan teman-temannya. Seketika Cinta marah kemudian pergi meninggalkan Rangga. Kemudian Pak Limbong (Alm. Giro Rollies) berkata kepada Rangga, “Kau perhatiin ya, kalau sampe dia menengok kemari, itu berarti dia berharap kau mengejarnya”. Ternyata Cinta beneran nengok! Hahaha (cewek emang suka gitu ya kalo lagi marahan sama cowoknya?)

5. Ucapan Cinta yang menjadi tren saat itu dan terkenang hingga kini, “Trus salah siapa? Salah gue? Salah temen-temen gue?”

“Terus salah siapa? Salah gue? Salah temen-temen gue?” (www.mldspot.com)

Kalimat itu diucapkan ketika Cinta bertikai dengan Rangga di lapangan basket di sekolahnya. Adegan pertengkaran ini merupakan adegan pertengkaran lanjutan setelah mereka bertengkar di toko buku Pak Limbong. Cinta tidak terima jika dikatakan sebagai orang yang tak berkepribadian dan tidak prinsipil. Kemudian ia berkata kepada Rangga, “Trus, kalo lo ngerasa nggak nyaman di tempat rame kayak gini salah siapa? Salah gue? Salah temen-temen gue?.”

6. “Pecahkan saja gelasnya biar ramai…”

https://www.youtube.com/watch?v=zUA3hxwA_dw

Nah, ini nih puisi yang dibacakan oleh Cinta di dalam sebuah kafe. Kalimat ini pun masih terkenang hingga saat ini; “Pecahkan saja gelasnya biar ramai, biar mengaduh sampai gaduh…”. Berikut potongan puisi Cinta:

Pecahkan saja gelasnya biar ramai

Biar mengaduh sampai gaduh

Ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih

Kenapa tak goyangkan saja loncengnya biar terdera

Atau aku harus lari ke hutan belok ke pantai?

Bosan aku dengan penat

Dan enyah saja kau pekat

Seperti berjelaga jika ku sendiri

Udah ya, bacanya biasa aja jangan baper 🙂

 

Film Indonesia Raih Penghargaan di CineAsia 2015

[ISIGOOD.COM] Produksi film Indonesia dari tahun ke tahun semakin meningkat. Peningkatan jumlah juga dibarengi dengan kualitas dan penghargaan yang diraih. Produser film Indonesia, Sheila Timothy seperti di lansir TheJakartaPost dikabarkan akan mendapatkan penghargaan Motion Picture Association (MPA) 2015 di acara CineAsia 2015 bulan depan di Hongkong.

Direktur Co-managing dari CineAsia, Andrew Sunshine mengatakna bahwa ajang pemberian penghargaan untuk orang-orang terpilih tersebut adalah untuk mengapresiasi kerja keras para pembuat film dari berbagai wilayah.

“Sebagai seorang produser, Sheila telah membuat langkah yang besar bersama MPA untuk mempromosikan edukasi tentang hak cipta,” ujar Andrew seperti dikutip dari filmjournal.com

Cineasia di Hongkong (actionmovieaddict.net)

CineAsia tahun ini dijadwalkan akan diadakan pada tanggal 8-10 Desember di Hong Kong Convention and Exhibition Center.

Sheila yang juga merupakan presiden dari Association of Indonesian Film Producers (APROFI), telah memiliki karir yang panjang di bidang periklanan dan industri musik. Beberapa tahun lalu, fokusnya berpindah menjadi produser film melalui LifeLike Pictures, sebuah perusahaan yang dia dirikan pada tahun 2008 bersama suaminya Luki Wanandi.

LifeLike Pictures telah memproduksi tiga film komersial seperti Pintu Terlarang, Modus Anomali and Tabula Rasa.

Bekerja sama dengan penulis sekaligus sutradara, Joko Anwar, Film Pintu Terlarang sebuah film menengangkan yang dibintangi oleh Fachri Albar dan Marsha Timothy. Film ini mendapatkan predikat film terbaik di Puchon International Fantastic Film Festival (PiFan) in Korea tahun 2009 silam.

Film Modus Anomali yang juga bekerja sama kembali dengan Joko, memenangkan penghargaan Bucheon di Network of Asian Fantasic Films (NAFF) Awards yang ke-4 pada tahun 2011.

Karya Sheila yang ketiga, sebuah drama keluarga berjudul Tabula Rasa. Film yang mendapatkan empat penghargaan di tahun 2014 di Indonesian Film Festival Melbourne ini berusaha mengekplorasi aspek antropologi dalam makanan dan bagaimana makanan tersebut dapat menghubungkan orang-orang yang terlibat dan relasi diantara mereka.

Saat ini Sheila sedang mengerjakan sebuah film drama keluarga berjudul Sidewalk Dog dan sebuah film fantasi, WS212 yang akan menampilkan silat, seni bela diri khas Indonesia. Maju terus perfilman Indonesia!

Sumber: goodnewsfromindonesia.org

Mitos-Mitos Soal Otak yang Sering Kamu Dengar

[ISIGOOD.COM] Otak ialah bagian paling vital bagi manusia. Organ ini masih menyimpan banyak misteri yang belum terpecahkan. Sehingga, banyak fakta soal otak yang berbaur dengan mitos seperti, apakah benar otak manusia hanya terpakai 10 persen? Atau benarkah memperdengarkan musik klasik membuat bayi jadi pintar? Itu semua fakta atau mitos belaka? Berikut ini 10 mitos otak yang belakangan diketahui keliru:

Kapasitas Otak yang Terpakai hanya 10 Persen

Film fiksi-sains berjudul "Lucy" (feminspire.com)

Film fiksi-sains berjudul “Lucy” (feminspire.com)

Dulu ada pandangan bahwa manusia hanya memakai 10 persen saja dari kapasitas mentalnya. Pandangan ini dikutip aktor Morgan Freeman dalam film Lucy, yang mengatakan bahwa “Diperhitungkan bahwa kebanyakan manusia hanya memakai 10 persen dari kapasitas otaknya. Bayangkan kalau kita bisa mengakses 100 persen.”

Pandangan ini keliru. Penelitian menunjukkan bahwa manusia memakai keseluruhan bagian otaknya, meski tak semuanya aktif pada saat yang bersamaan. Itulah mengapa, kalau ada satu bagian kecil saja dalam otak kita yang rusak —mungkin karena serangan stroke—, akan berdampak pada kesehatan mental dan perilaku kita.

Memperdengarkan Musik Klasik Bikin Bayi Lebih Cerdas

Kamu suka lagu Beethoven? (stevekaufmanpopart.com)

Kamu suka lagu Beethoven? (stevekaufmanpopart.com)

Pada 1998 Negara Bagian Georgia di Amerika Serikat mendistribusikan CD musik klasik kepada keluarga yang baru saja mendapatkan bayi. Tiap CD berisi pesan Gubernur: Saya harap Anda dan bayi Anda menikmatinya—dan si kecil akan mengalami awal yang cerdas”. Ini disebut dengan Efek Mozart.

Efek Mozart menyebar sejak 1993, setelah Universitas California di Irvine melakukan penelitian dan mendapati bahwa 36 mahasiswa memiliki IQ yang lebih baik setelah mendengarkan musik klasik gubahan Mozart. Faktanya, pada 1999 Universitas Harvard melakukan review terhadap 16 studi yang serupa dan mendapati bahwa Efek Mozart itu tidak nyata.

Orang Dewasa Tak Dapat Menumbuhkan Sel Otak Baru?

(www.huffingtonpost.com)

(www.huffingtonpost.com)

Tikus, kelinci, dan bahkan burung dewasa bisa menumbuhkan syaraf baru. Tapi selama 130 tahun ilmuwan gagal mengidentifikasi pertumbuhan sel otak baru pada manusia dewasa. Itu berubah pada 1998, ketika satu tim ilmuwan dari Swedia menunjukkan bahwa sel otak baru bisa tumbuh di hippocampus, sebuah struktur yang berfungsi menyimpan memori dalam otak manusia.

Kemudian pada 2014, satu tim di Institut Karolinska di Swedia mendapati jejak carbon-14 dalam DNA sebagai cara untuk menghitung usia sel dan mengkonfirmasikan bahwa striatum, sebuah area yang berfungsi mengontrol motorik dan kognisi, juga memproduksi sel otak baru. Jadi, otak manusia secara konstan melakukan regenerasi lho.

Otak Lelaki Lebih Cocok untuk Matematika, Otak Perempuan untuk Empati?

(teens.drugabuse.gov)

(teens.drugabuse.gov)

Memang ada perbedaan anatomi antara otak lelaki dan perempuan. Hippocampus, bagian yang mengontrol motorik dan kognisi, pada perempuan lebih besar. Adapun amygdala, yang berfungsi mengatur emosi, pada lelaki lebih besar. Ini tentu bertentangan dengan anggapan bahwa otak lelaki lebih cocok untuk matematika dan perempuan untuk empati. Tapi bukti-bukti menunjukkan bahwa perbedaan lebih berhubungan dengan kebudayaan, bukan biologi.

Koma, Benarkah Tertidur Saja?

(timesofisrael.com)

(timesofisrael.com)

Di film-film, tokoh yang mengalami koma terlihat baik-baik saja setelah sadar. Tapi faktanya, mereka yang sadar dari koma seringkali mengalami banyak kesulitan dan membutuhkan rehabilitasi. Ilmuwan di National Center for Scientific Research di Perancis pada 2012 mendapati bahwa kawasan teraktif di otak, yang tetap aktif meski kita sedang tidur, terlihat gelap pada pasien koma. Jadi, koma bukan sekadar tidur ya.

Teka-Teki Silang Meningkatkan Memori

(olvista.com)

(olvista.com)

Pada 2011, peneliti dari Fakultas Kedokteran Albert Einstein College mendapati bahwa menjawab teka-teki silang (TTS) hanya menunda penurunan memori individual pada manusia yang berusia antara 75 dan 85 tahun. Tapi menurun dengan cepat begitu seseorang menderita demensia. Hari-hari ini, kebanyakan ilmuwan setuju bahwa tak ada yang salah dengan mengisi TTS, tapi itu tak berarti bahwa kemampuan mengingat kita akan meningkat.

Minum Alkohol Membunuh Sel Otak

(telegraph.co.uk)

(telegraph.co.uk)

Perasaan aneh setelah meminum minuman beralkohol bukanlah karena sel otak menurun jumlahnya. Ilmuwan dari Bartholin Institute di Denmark mendapati bahwa sel otak mereka yang pecandu alkohol dan bukan pecandu, tak ada beda jumlahnya. Memang, ada alkohol yang bisa merusak sel otak, yaitu alkohol pada kadar yang sangat tinggi. Kalau minuman beralkohol sedang, seperti anggur, tak merusak. Alkohol pada minuman semacam ini hanya mengintervensi komunikasi otak, sehingga mereka yang sedang mabuk sulit berjalan, berbicara, atau mengambil keputusan.

Indera Keenam Itu Nyata

Indera keenam atau disebut pula Extrasensory Perception (ESP) pernah disebut ada pada eksperimen tahun 1930-an. Joseph Banks Rhine, seorang ahli botani dari Universitas Duke mengklaim telah menemukan ESP. Mitos ESP ini kemudian dipelihara oleh badan intelijen, seperti CIA, yang melakukan aksi mata-mata pada Perang Dingin. Tapi CIA sendiri yang kemudian mengakui bahwa ESP bukanlah senjata dan tak berwujud benda.

Beberapa Cenderung ke Otak Kiri (Logika) dan yang Lain ke Otak Kanan (Kreatif)

(pinterest.com)

Otak sebelah kiri dan kanan (pinterest.com)

Pemikiran ini digawangi oleh Roger Sperry pada era 1960-an. Neuropsychologist dari Institut Teknologi California ini mengatakan bahwa otak kiri lebih mudah memproses informasi verbal dan otak kanan pada visual dan spasial. Selama beberapa dekade kemudian, ahli mendapati bahwa itu keliru. Tak ada bukti bahwa tipe kepribadian seseorang tergantung bagian otak mana yang lebih dominan. Contohnya, pada 2012, psikolog dari Universitas British Columbia mendapati bahwa pemikiran kreatif aktif di banyak tempat di jaringan otak manusia tanpa kecenderungan kepada satu sisi otak manusia.

Nah, sekarang kamu sudah tahu kan? Mana yang mitos dan mana pula yang fakta.

Sumber: cnnindonesia.com

Dapetin Nilai A itu Susah? Lihat Film ini!

[ISIGOOD.COM] Nilai A adalah dambaan setiap insan mahasiswa di seluruh belahan dunia (tentunya bagi kampus yang menggunakan sistem penilaian A,B,C,D,E). Sekedar informasi, di Jerman menggunakan sistem penilaian yang lain, yaitu 1 – 5. Sedangkan di Belanda menggunakan sistem penilai 1 – 10.

Di Jerman, nilai 1,0 – 1,3 justru sangat bagus (sehr gut); 1,7 – 2,0 – 2,3 bagus (gut); 2,7 – 3,0 – 3,3 memuaskan (befriedigend ); 3,7 – 4,0 cukup (ausreichend); > 4,0 Kurang/tidak lulus. Jadi (misalnya) kalau dapat nilai 1,3 dari dosennya, maka pantaslah si mahasiswa untuk sujud syukur. Semakin tinggi nilai di Jerman, semakin mengakibatkan mahasiswa jadi sedih.

Sedangkan di negara tetangganya, yaitu Belanda, mereka menggunakan sistem penilaian 1 – 10. Berbeda dengan di Jerman, semakin tinggi nilai mahasiswa di Belanda maka semakin bagus. Nilai 7 atau 8 sudah membuat si mahasiswa lega luar biasa, karena nilai 9 – 10 jarang dikucurkan oleh dosen. Sedangkan nilai 1 – 3 juga sudah jarang muncul.

Untuk mendapatkan nilai terbaik, maka syarat utamanya harus BELAJAR SEBAIK MUNGKIN … No doubt, tak diragukan lagi.

Namun sebagai seorang mahasiswa kamu harus memahami bahwa ada sisi-sisi lain, selain belajar, yang ‘somehow’ mempengaruhi suasana kebatinan dosen di saat-saat memutuskan sebuah nilai akhir bagi mahasiswanya.

Nah, sisi-sisi lain inilah yang harus dipahami oleh para mahasiswa, untuk memaksimalkan kemungkinan munculnya nilai A di transkrip dan KHS. Artikel ini ditulis dengan merangkum dari berbagai hasil diskusi dengan beberapa dosen, baik dari Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia. Silahkan disimak baik-baik, untuk menambah koleksi nilai A dalam transkripmu.