[ISIGOOD.COM] Semuanya terasa salah. Rasa sesal yang mendalam melingkupi hati. Hingga membuat apapun yang kamu lakukan terasa tidak menyenangkan. Saat kamu merasa bahwa kamu telah mengambil sebuah keputusan yang salah. Saat itu, kamupun merasa sangat lelah menjalani hal yang telah kamu putuskan di masa lalu. Kamupun berandai seharusnya tidak pernah mengambil keputusan itu. Pernahkah kamu mengalaminya?

Jika pernah, maka kamu adalah seorang yang pemberani. Setidaknya, kamu pernah mengambil sebuah keputusan besar dalam hidupmu. Setidaknya kamu berani mencoba. Misalnya, kamu dihadapkan pada keharusan memilih sebuah kampus atau jurusan. Namun di suatu waktu, kamu pun merasa salah atau merasa tidak cocok. Atau, kamu dihadapkan pada pilihan untuk tetap di kota kelahiran dengan pekerjaan seadanya atau pergi ke tempat yang jauh dengan gaji pekerjaan yang lebih menggiurkan. Ketika itu, kamupun menetap di kotamu untuk merajut mimpi yang kamu inginkan. Alhasil, kamu merasa salah dan menyesal membuang kesempatan.

Ada seabrek contoh-contoh lain tentang kesalahan sebuah pilihan atau keputusan seseorang. Banyak hal yang membuat kita berada pada situasi untuk memilih. Banyak hal-hal lain yang akan kamu alami dalam kehidupan. Sebab, sejatinya hidup itu sendiri adalah pilihan. Lalu, saat ini apa yang harus kamu lakukan jika pilihanmu terasa salah? Apa yang harus kamu lakukan jika dadamu terasa sesak berisi sesal yang seolah tak termuat lagi? Ini dia hal yang harus kamu lakukan saat itu terjadi!

Jangan berandai-andai bahwa kamu akan kembali ke masa lalu

jangan sampai penyesalan membuatmu kehilangan harapan. (assets.com)

Kamu tidak seharusnya berandai-andai. Saat kamu merasa menyesal dengan keputusan di masa lalu, jangan pernah berandai-andai. Misalnya, berkata atau berpikir seharusnya dulu begini, seharusnya dulu begitu. Seharusnya seperti ini atau seharusnya seperti itu. Mengapa? Sebab dengan sikap ini, maka penyesalanmu akan terasa semakin mendalam.

Jika penyesalanmu terasa semakin mendalam, maka keadaan hatimu akan semakin memburuk pula. Itu sama sekali bukan hal yang baik. Keadaan hati yang buruk hanya akan membuat hidupmu semakin suram dan sama sekali tidak menyenangkan. Hiburlah hatimu dengan lantunan musik atau berbagai hal yang dapat mengubah mood kamu agar lebih baik.

Satu lagi catatan penting, apa jika kamu berandai-andai maka kamu akan kembali ke masa lalu dan bisa memperbaiki salah pilih yang telah terjadi? Sama sekali tidak kan? Semaksimal apapun kamu mencoba untuk kembali ke masa lalu, maka yang kamu dapatkan lagi hanyalah penyesalan. Jadi, menyesal jika ada sesuatu yang tidak sesuai harapanmu itu wajar. Tapi janganlah berandai-andai, toh itu adalah keputusanmu sendiri!

Sejatinya segalanya adalah pilihan, maka hadapi ini sebagai suatu kewajaran

Jangan bersedih, semua ini wajar kok! (tredimasterwellnes.com)

Kamu cukup menyikapi segala yang terjadi sebagai sebuah kewajaran. Sejatinya, hidup memanglah sebuah pilihan. Ketika kamu memilih mengambil suatu jalan lalu kamu menyesal, maka kamu juga dihadapi sebuah pilihan lagi. Saat kamu menyesal akan pilihan itu, kamu akan dihadapkan pada pilihan bahwa akan meneruskan pilihanmu itu ataupun tidak.

Ketika kamu memilih untuk tidak meneruskan pilihanmu, maka pastinya kamu akan melihat sebuah pilihan lainnya. Jadi, memilih hidup ini akan terus sarat dengan beragam pilihan. Kamu hanya perlu menyikapnya sebagai kewajaran. Jadi, kamu tidak perlu menganggapnya sebagai sebuah hal langka. Ini adalah suatu hal yang amat wajar terjadi. Mulai saat ini, anggap dan tanamkan dalam dirimu bahwa ini semuanya adalah kewajaran.

Kamu harus paham bahwa setiap keputusan mengandung resiko masing-masing

Jangan begitulah (ytmg.com)

Tidak ada keputusan yang tidak mengandung resiko. Keputusan apapun yang akan diambil seseorang pasti memiliki resiko. Misalnya, kamu mengambil keputusan untuk keluar dari suatu pekerjaan karena faktor ketidaknyamanan kerja. Maka, resiko yang akan kamu hadapi antara lain tantangan untuk mencari pekerjaan lain, adaptasi dengan lingkungan baru hingga hal-hal kecil lainnya. Namun, bagaimana jika kamu memilih tetap dan tidak resign? Jangan salah. Bahwa jika keputusan tetap bekerja yang kamu ambil juga mengandung resiko.

Resiko seperti apa? Misalnya frustasi dan stres yang terus meningkat, kinerja yang semakin memburuk karena tidak maksimal dan resiko untuk terus mencoba bertahan dengan keadaan. Jadi, apapun keputusan yang kamu ambil memang memiliki resiko. Jadi, jangan berharap jika kamu telah memilih satu hal yang menurutmu sudah sangat pas untukmu maka tidak ada resiko yang akan menghadangmu loh. Apapun itu kamu harus hadapi dengan berani.

Lihatlah ke atas untuk motivasi, tapi lihatlah juga ke bawah untuk bersyukur

Memang kamu perlu banyak bersyukur, jangan terus mengeluh (jewsforjudaism.org)

Pilihan biasanya akan kita ambil sesuai dengan kebutuhan. Namun, kamu harus selalu mengingat bahwa terkadang kebutuhan bisa saja menipu. Ada hal yang sekiranya tidak kita butuhkan, justru kita ciptakan dengan sendirinya. Pikirkanlah baik-baik semua hal yang benar-benar kamu butuhkan. Ingat, kebutuhan itu memang wajib dipenuhi namun sudah semestinya kamu benar-benar perhatikan. Jangan sampai tertipu dengan kebutuhan-kebutuhan palsu.

Satu lagi, jangan kebanyakan mengeluh. Jika kamu terasa sedang merasa salah memilih dan merasa sangat lelah dalam menjalani kehidupanmu, kamu perlu sejenak menenangkan pikiran. Jangan terus-terusan mengeluh. Kamu memang perlu melihat ke atas untuk terus memberikanmu motivasi agar menuju kesuksesan. Namun, kamu juga perlu melihat ke bawah, ke orang-orang yang tidak beruntung agar terus dan senantiasa bersyukur. Jika sudah demikian, maka pikiran dan hatimu pasti akan sedikit banyak lebih nyaman.

Jangan pernah berhenti berusaha, kita tidak tahu apa yang akan terjadi

Ingat, jngan pernah berhenti melangkah adan berusaha. (vividlife.me)

Ketika kamu memilih suatu jalan, kamu bisa berhenti dan memutar arah jika ingin memilih jalan lain. Kamu bisa mengganti jalanmu dengan sebuah jalan pilihan yang menurutmu lebih baik. Itu bisa dan silakan saja coba. Sah-sah saja kamu memilih, bahkan dalam beberapa hal kamu memang harus memilih. Namun, kamu hanya perlu mengingat bahwa jangan pernah berhenti berusaha. Jangan pernah menyerah pada keadaan.

Berhenti berusaha tidak akan menghasilkan apapun. Sementara berusaha terus menerus tanpa hasil yang signifikan bukan berarti sia-sia. Sebab, kita tidak akan pernah mengetahui sepenuhnya apa yang akan terjadi di depan kita. Bayangkan saja ketika kita menempuh suatu jalan untuk sebuah tujuan, kita menyerah pada langkah ke 1000. Ternyata, tempat tujuanmu itu terletak di langkah ke 1002. Jika begini, maka kamu hanya akan kecewa. Jadi, teruslah berusaha untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan.

Nah, itu dia guys, beberapa inspirasi yang bisa kamu ambil. Ingat, jangan pernah merasa hancur meski pilihanmu terasa salah. Jangan pernah menyerah pada keadaan. Selamat mencoba dan semangat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *