[ISIGOOD.COM] Jamaah Shalahuddin Universitas Gadjah Mada (JS UGM) baru saja menggelar Sekolah Kepenulisan yang menghadirkan penulis kawakan, Tere Liye, pada Sabtu 27 Juni 2015 lalu. Acara ini diselenggarakan atas kerjasama JS UGM dengan Jamaah Muslim Fisipol. Bertempat di ruang Seminar Timur Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Pemerintahan UGM, acara ini dimulai pukul 09.00-11.45 WIB. Dengan membayar Rp 20.000 peserta sudah mendapatkan fasilitas berupa seminar kit, sertifikat dan coaching menulis langsung dengan Tere Liye.

Pada mulanya, peserta mendaftarkan diri dengan mengirimkan tulisan bertema bebas. Kemudian, tulisan yang masuk diseleksi menjadi 3 terbaik untuk dibedah langsung bersama Tere Liye dan diberi penghargaan. Dalam acara yang berlangsung meriah ini, peserta berasal dari berbagai kalangan, dari mulai mahasiswa berbagai universitas, hingga masyarakat umum. Hal ini mengingat bahwa Tere Liye sudah sangat terkenal hingga berbagai kalangan.

Tema yang diusung dalam acara ini adalah “Membangkitkan Semangat Menulis dalam Diri Seorang Muslim”. Selaras dengan tema yang diusung, acara ini diselenggarakan untuk membangkitkan semangat menulis di kalangan kaum muslimin.

Mengapa menulis? Karena menulis berarti bekerja untuk keabadian.

Seperti sebuah quote dari penulis legendaris Indonesia, Pramoedya Ananta Toer, “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang dari dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”

Sekolah Kepenulisan kali ini merupakan bagian dari rangkaian acara Ramadhan di Kampus UGM. Pada keesokan harinya, Minggu 28 Juni 2015, acara dilanjutkan dengan penyelenggaraan Sekolah Jurnalistik. Pembicara dalam Sekolah Jurnalistik pun tak kalah menarik, yaitu Hafidz Muftisany, seorang wartawan senior di Republika.

JS UGM memandang bahwa salah satu permasalahan bangsa saat ini terletak pada media. Media tak sepenuhnya menyampaikan tentang kebenaran saja, ada beberapa media yang disalahgunakan. Pun masyarakat awam bisa dengan mudahnya terpengaruh dengan apa yang disampaikan oleh media. Rangkaian acara kepenulisan dan jurnalistik ini bertujuan salah satunya untuk memberikan pencerdasan kepada masyarakat akan pentingnya literasi, sehingga tidak lagi  asal menerima berita mentah-mentah.

IMG-20150625-WA0003

Pegiat timeline. Bisa ditemui dalam akun @ervinalutfi di Twitter dan Instagram.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISIGOOD.com Mengisi Diri Dengan Kebaikan