Sarapan sangat dibutuhkan tubuh karena menjadi energi untuk memulai aktivitas. Sarapan yang sehat seharusnya mengandung banyak gizi yang diperlukan tubuh untuk beraktivitas dan mudah dicerna. Tapi, menu sarapan orang Indonesia biasanya lebih dominan dengan karbohidrat dibanding serat, protein, atau vitaminnya.

Biasakan sarapan sejak dini (brighterlifeindonesia.net)

Biasakan sarapan sejak dini (brighterlifeindonesia.net)

Kebutuhan kalori saat sarapan memang berbeda-beda pada tiap orang, tergantung usia dan aktivitasnya. Namun porsi sarapan yang baik harusnya mampu memenuhi sekitar 25 persen dari total asupan kalori per hari, yang sekitar 1500- 2000 kalori untuk wanita dan 2000 – 2500 kalori untuk pria.

Mari kita simak kandungan kalori menu sarapan yang biasa diasup orang Indonesia.

Nasi Uduk
Kandungan gizi: Tiap 1 porsi (160 gr) nasi uduk mengandung 260 kkal, 32,84 g karbohidrat, 12,5 g lemak, dan 4,07 g protein.

Nasi Kuning
Kandungan gizi : Tiap 1 porsi (105 gr) nasi kuning mengandung 100 kkal, 21,9 g karbohidrat, 0,18 g lemak, dan 1,98 g protein.

Lontong Sayur
Kandungan gizi : Tiap 1 porsi (400 gr) lontong sayur mengandung 357 kkal, 59,1 g karbohidrat, 8,39 g lemak, dan 11,11 g protein.

Nasi Goreng
Kandungan gizi : Tiap 1 porsi (149 gr) nasi goreng mengandung 250 kkal, 31,38 g karbohidrat, 9,28 g lemak, dan 9,39 g protein.

Bubur Ayam
Kandungan gizi : Tiap 1 porsi (240 g) bubur ayam mengandung 372 kkal, 36,12 g karbohidrat, 12,39 g lemak, dan 27,56 g protein.

Roti Tawar Putih
Kandungan gizi : Tiap satu lembar (25 g) roti tawar putih mengandung 66 kkal, 12,65 g karbohidrat, 0,82 g lemak, dan 1,91 g protein. .

Nasi Pecel
Kandungan gizi : Tiap 1 porsi (120 g) nasi pecel mengandung 276 kkal, 38,09 g karbohidrat, 11,2 g lemak, dan 7,9 g protein.

Dari berbagai menu yang biasa hadir dalam menu sarapan orang Indonesia, banyak yang mengandung santan seperti nasi uduk, nasi kuning, dan bubur. Santan menjadi lemak jenuh ketika telah melawati proses pemasakan yang lama sehingga kurang baik dikonsumsi. Lemak jenuh cenderung meningkatkan kolesterol yang memicu berbagai masalah kesehatan. Sarapan roti yang praktis juga patut diwaspadai karena memiliki indeks glikemik yang tinggi, sama halnya dengan nasi putih sehingga akan meningkatkan kadar gula darah secara mendadak. Sebaiknya, batasi dalam mengkonsumsi jenis-jenis makanan ini. alangkah lebih baik jika memulai hari dengan buah segar atau sayuran, selain mudah dicerna juga kaya akan vitamin dan mineral untuk memaksimalkan energi seharian.

Disadur dari kompas.com

Penulis lepas. Tinggal di Yogyakarta. Bermimpi punya toko roti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISIGOOD.com Mengisi Diri Dengan Kebaikan