[ISIGOOD.COM] Bulan Agustus merupakan bulan yang penuh dengan dinamika mahasiswa baru. Mulai dari persiapan ospek, hingga persiapan mencicipi bangku kuliah. Tidak sedikit mahasiswa baru yang masih belum ada gambaran sama sekali mengenai kehidupan kuliah. Banyak sekali stereotip tentang kuliah yang telah lama hinggap di benak masyarakat Indonesia. Untuk kamu yang merasa mahasiswa baru, wajib mengetahui wejangan-wejangan berikut ini agar tidak salah pengertian mengenai bangku kuliah.

1. Kuliah itu tidak seperti sekolah. Kamu harus bisa lebih dewasa menghadapi segala sesuatu yang berkaitan dengan perkuliahan.

Dunia kuliah akan sangat berbeda dibanding sekolah. Dewasakanlah dirimu segera! (http://media.viva.co.id/thumbs2/2012/02/04/142587_mahasiswa_663_382.jpg)

Jika di sekolah kamu masih dikontrol oleh gurumu mengenai perilaku dan prestasi akademikmu, di bangku kuliah tidak. Kamu wajib bertanggung jawab atas perilaku dan prestasi akademikmu sendiri. Ya, mungkin ada beberapa dosen yang perhatian denganmu, tapi itu hanya segelentir. Di bangku kuliah, kamu dididik untuk me-manage dirimu sendiri. Kamu mau bolos kuliah, tidak ada yang memarahi. Kamu mau berfoya-foya, tidak ada yang melarangmu. Yang pasti, kamu akan menanggung sendiri apa yang telah kamu perbuat.

2. Jadi anak kuliahan itu harus mandiri

Jadilah mahasiswa yang kuat dan mandiri! Jangan sebentar-sebentar merengek! (http://uai.ac.id/wp-content/uploads/2013/07/mahasiswa.jpg)

Kamu mahasiswa? Tapi masih suka merengek karena uang saku habis? Masih merengek karena dosen tidak mau tahu tentang hasil belajarmu? Ah, balik saja ke bangku sekolah! Menjadi mahasiswa itu harus mandiri! Jangan sedikit-sedikit minta ini minta itu. Sedikit-sedikit mengeluh. Jangan! Mahasiswa itu harus kuat dan mandiri. Selama masih bisa dikerjakan sendiri, kerjakanlah sendiri. Selama kamu belum benar-benar giat belajar, jangan berharap bisa mendapat nilai A. Apa yang kamu usahakan, itulah yang akan kamu dapat.

3. Masih bersaing soal nilai? Ah, itu bukan mahasiswa!

Di bangku sekolah, masih banyak ditemui siswa-siswi yang mempersoalkan nilai. Terlebih lagi, bersaing soal nilai. Aduh, itu childish banget! Kuliah itu bukan untuk kejar-kejaran nilai. Di bangku kuliah, kamu harus sudah mulai menyadari tentang apa esensi dari pendidikan. Kamu kuliah untuk belajar. Kamu belajar untuk mengembangkan dirimu yang semula tidak tahu menjadi tahu. Kamu menjadi tahu bahwa ilmu yang kamu dapat adalah untuk membuat dirimu lebih bermanfaat untuk lingkungan. Buat apa nilai kamu A semua kalau ternyata kontribusimu untuk lingkungan sangat minim?

4. Kuliah itu bukan hanya belajar di kelas

Ada banyak sekali sarana belajar. Kuliah itu tidak hanya di kelas. (http://www.furman.edu/studentlife/campuslife/gettinginvolved/PublishingImages/Organization.jpg)

Jika kuliah itu hanya belajar di kelas, oh sungguh sempit duniamu. Sangat disayangkan kalau kuliah hanya untuk belajar di kelas. Come on! Kuliah empat tahun hanya belajar di kelas?  BIG NO! Kamu akan sangat rugi jika hanya menjadi kupu-kupu mati (kuliah pulang-kuliah pulang makan tidur). Jadilah lebih dari itu. Kamu sudah bertitel “mahasiswa”. Jadilah manusia yang lebih berkembang. Ikutilah organisasi-organisasi atau unit kegiatan mahasiswa yang bisa mengembangkan diri kamu sehingga kamu memiliki “nilai” lebih.

5. Tujuan utama kuliah bukan untuk “cari duit”

Kuliah bukan sekedar untuk cari pekerjaan dan kemudian nanti cari uang. Kuliah adalah sarana untuk memperbaiki kualitas hidupmu (thelostandfoundblogdotcom.wordpress.com)

Okelah kalau kuliah itu agar kamu dapat ijazah sehingga bisa mendapatkan pekerjaan yang memiliki standar gaji yang tinggi. Tapi ingat, tujuan utama kuliah sebenarnya bukanlah untuk itu. Jika niat awalmu hanya soal “uang”, tanpa kuliah pun kamu bisa cari uang. Lihatlah para pengemis dan pengamen di pinggir jalan, penghasilan mereka dalam satu hari bisa mencapai ratusan ribu. Kamu bisa mencari uang bahkan tanpa kuliah! Lalu, apa tujuan kuliah? Kuliah adalah untuk belajar agar kualitas hidupmu naik. Percuma kalau punya uang banyak tapi gampang ditipu. Percuma punya uang banyak tapi tidak tahu bagaimana me-manage uang dengan baik. Kuliah itu salah satunya untuk mengembangkan pola pikirmu agar tidak sempit.

6. Setelah lulus kuliah nanti, kamu harus ingat kalimat tanya ini “Sebagai orang yang telah mengenyam bangku kuliah, apa kontribusimu untuk negerimu?”

Tahukah kamu, hanya segelintir orang Indonesia yang bisa mengenyam bangku kuliah. Melihat kenyataan tersebut, kamu sangat wajib untuk bersyukur dan memiliki kontribusi lebih daripada mereka yang tidak memiliki kesempatan untuk menikmati bangku kuliah. Kamu harus memiliki nilai kemanfaatan yang lebih daripada mereka yang belum memiliki kesempatan mengenyam bangku kuliah.

 

Selamat berproses menjadi seutuhnya manusia, wahai mahasiswa baru! Negeri ini sangat membutuhkan kontribusimu J

Seorang terpelajar harus berlaku adil sudah sejak dalam pikiran, apalagi dalam perbuatan. –Pramoedya Ananta Toer

Santai aja ya bacanya :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISIGOOD.com Mengisi Diri Dengan Kebaikan