[ISIGOOD.COM] Langsung melamar ke perusahaan idaman kerap kali dilakukan oleh fresh graduate dan job seeker lainnya. Itu biasanya dilakukan saat adanya proses pembukaan rekrutmen karyawan baru. Bisa juga langsung kirim surat lamaran dan CV secara manual, bisa juga via email. Biasanya kita akan mengetahuinya dari surat kabar, koran ataupun sistem pencarian online.

Namun, ada salah satu tempat yang paling sering disambangi para job seeker dan fresh graduate. Tempat tersebut adalah job fair. Biasanya, diadakan di suatu gedung ataupun tempat yang berisi beberapa atau bahkan puluhan perusahaan yang tengah mencari kandidat karyawan bagi mereka. Minimal ada beberapa kesempatanmu untuk bekerja di salah satu perusahaan yang berpartisipasi dalam job fair itu.

Tapi tak sedikit setelah sekian job fair kamu mengikutinya, dengan setelan baju lengkap dengan sabar mengantri dan rela berjubelan, tidak jarang seolah sia-sia. Berhari-hari, berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan ternyata tidak ada panggilan interview atas follow up lamaranmu saat job fair. Nah, ini dia beberapa kiat jitu sukses saat mengikuti job fair. Apa saja? Simak!

Persiapkan dokumen penting

Siapkan dokumen penting jauh-jauh hari. (cosmopolitan.co.id)

Panitia penyelenggara job fair biasanya mencantumkan nama-nama perusahaan yang berpartisipasi dalam acara tersebut. Gunakan informasi ini untuk melakukan riset pada perusahaan-perusahaan yang menurut kamu potensial. Intinya, kamu harus mengetahui detail beberapa perusahaan yang kamu anggap potensial.

Informasi ini akan memberikan kesempatan bagi kamu untuk fokus pada skill dan pengalaman kamu yang memang sesuai. Ini juga memberikan kamu batasan saat menjawab pertanyaan ketika harus mengikuti wawancara tanpa persiapan apapun. Perusahaan sangat tahu bagaimana cara melakukan screening interview saat job fair dan persiapan kamu akan bermanfaat untuk mengantisipasi hal ini.

Seringkali, penyelenggara Job Fair biasanya juga mencantumkan rincian dan deskripsi pekerjaan di bawah daftar perusahaan yang berpartisipasi. Sebaiknya kamu membuat catatan terkait dengan rincian tersebut untuk membantu proses perekrutan kamu selanjutnya.

Persiapkan resume dan cover letter dengan versi yang berbeda-beda

Persiapkan baik-baik. jangan sampai begini. (vemale.com)

Janet Albert, pendiri Executive Search Regional Director untuk Bridgespan mengungkapkan bahwa cover letter (surat pengantar lamaran kerja) sebaiknya ditulis dengan rapi, singkat dan bebas dari kesalahan kecil. Format resume yang digunakan harus yang simpel dan dapat membuat perusahaan memahami resume kamu secara cepat dan berkata, “Saya mengerti dengan jelas informasi tentang orang ini.”

Dia juga menekankan pentingnya menulis banyak versi dari cover letter dan resume kamu sebelum berpartisipasi dalam Job Fair karena akan ada banyak perusahaan dari industri yang beragam pada event tersebut. Buat resume dan cover letter yang dapat menunjukkan skill dan pengalaman yang relevan terhadap posisi yang akan kamu lamar.

Janet menambahkan untuk membawa beberapa versi resume dan cover letter sehingga kamu dapat menyesuaikan dengan lowongan yang beragam. Mempersiapkan softcopy-nya juga merupakan ide yang baik saat perusahaan meminta kamu untuk melamar secara online. Datang dengan persiapan yang baik adalah salah satu cara terbaik untuk meninggalkan kesan positif terhadap perusahaan yang potensial selama Job Fair berlangsung.

Kamu juga bisa membuat alternatif lain dengan cara memperbanyak jumlah salinan resume dan cover letter yang akan kamu bawa ke Job Fair. Jika kamu juga membawa softcopy pun juga akan sangat membantu. Terdapat beberapa perusahaan yang telah berbasis digital, sehingga mungkin mereka akan meminta kamu untuk menyimpan file resume dan cover letter kamu di laptop mereka. Selain itu, jasa printing biasanya hadir di setiap Job Fair, maka lebih baik kamu persiapkan softcopy dokumen kamu.

Latihan menjawab pertanyaan wawancara

Ingat-ingat dan latihan wawancara kerja. (youthmanual.com)

Yakinlah bahwa selalu ada kemungkinan kamu akan diwawancarai secara on the spot. Jadi, alangkah baiknya kamu menyiapkan diri. Kamu harus berlatih menjawab pertanyaan dalam wawancara kerja. Cari tahu lebih dulu setiap pertanyaan yang mungkin muncul sehingga kamu siap selama proses tersebut.

Para pencari kerja biasanya mengenakan pakaian yang bernuansa kasual saat menghadiri Job Fair karena lebih nyaman saat digunakan untuk berjalan ke sana ke mari. Tapi ini dapat menjadi hal yang memalukan ketika kamu mendadak diundang untuk mengikuti wawancara. Lebih baik kamu bersiap walaupun dengan outfit yang kasual, namun kamu harus terlihat “smart” untuk berjaga-jaga ketika hal ini terjadi. Ingat bahwa kamu sedang berlomba-lomba mendapatkan pekerjaan, jadi penampilan kamu harus lebih baik dari yang lain.

Nah, itu dia guys yang bisa kamu lakukan untuk sukses dalam setiap job fair yang kamu ikuti. Selamat mencoba. Ingat, jangan pernah menyerah sebelum mendapatkan apa yang kamu inginkan. Semangat!

Sumber: jobsdb.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISIGOOD.com Mengisi Diri Dengan Kebaikan