[ISIGOOD.COM] Kata siapa curriculum vitae (CV) tidak penting? CV bahkan dapat dikatakan sangat penting bagi permulaan karir job seeker. Terbukti, sebuah penelitian menemukan bahwa pihak perekrut dapat menilai kepribadian seorang pelamar kerja hanya lewat CV. Bisa saja, perekrut pekerjaan akan meloloskan kamu ke tahap selanjutnya karena CV yang dinilai menarik.

Kendati kepribadian pelamar kerja yang terbaca lewat CV berperan kecil, CV berperan besar bagi pelamar kerja untuk dipanggil wawancara. Itu dilakukan pada penelitian yang telah dipublikasikan di Journal of Business and Psychology. Penelitian tersebut dilakukan pada 122 perekrut yang mengevaluasi 37 CV lulusan mahasiswa.

Nah, darisana benar-benar tampak hasil kepribadian pelamar lewat CV. Melalui lembaran kertas yang dikirim itu, mereka dapat menyimpulkan beberapa sifat dasar job seeker. Ada 5 sifat dasar pelamar kerja yang diamati para perekrut, yakni keterbukaan, konsistensi, senang berinteraksi, sikap mudah menerima, dan mudah depresi. Jadi, kamu pun tidak boleh mengesampingkan penyusunan lembaran riwayat hidup kamu itu.

Dibawah ini, ada beberapa trik dan susunan agar CV kamu lebih diamati dan menarik. Disini juga akan dibeberkan penilaian yang sangat diamati perekrut yang harus kamu susun sebaik-baiknya! Bagian mana saja sih yang dilihat? Yuk, simak!

Tempatkan pencapaian pendidikan terlebih dahulu dibanding pencapaian pekerjaan

Dahulukan pencapaian pendidikan, baru pencapaian pekerjaanmu (eurthisnthat.com)

Artinya, tulislah riwayat pendidikanmu terlebih dahulu. Baru setelah itu riwayat pekerjaan. Misalnya pernah bekerja dimana saja. Oya, tidak salah jika penulisan CV mu menggunakan bahasa Inggris. Tentunya yang baik dan benar. itu akan membuat potensi dan kualifikasi bahasa Inggris kamu terlihat.

Tampilkan peranmu dalam organisasi yang pernah kamu ikuti

Tunjukkan kalau kamu pandai bersosialisasi dengan siapapun (ggpht.com)

Setelah menampilkan pencapaian pendidikan dan pekerjaan, kamu harus menampilkan peranmu dalam organisasi. Tentunya, sebutkan bahwa kamu kerap menjadi pemimpuin dalam organisasi yang pernah kamu ikuti. Sebutkan juga bahwa memiliki jiwa yang suka berpetualang dan menyukai tantangan.

Bukan hanya itu, kamu juga tidak perlu ragu untuk memasukkan pengalamanmu dalam berbagai kegiatan sosial. Para perekrut rata-rata menilai bahwa aktifis lebih baik daripada yang tidak berpengalaman organisasi sama sekali. Mengapa? Sebab kamu akan menampilkan seseorang dengan kepribadian yang mudah bersosialisasi, dan lebih mudah diajak bekerjasama.

Perhatikan kaidah penulisan CV

Ketahui dan taati aturan yang ada!

Kamu juga harus memperhatikan kaidah penulisan CV, seperti menggunakan ejaan yang disempurnakan (EYD). Ketelitian juga harus kamu lakukan. Jangan sampai lupa edit suatu kata menjadikan CV mu dibuang begitu saja. Hal lain yang membuat CV mu lebih menarik, yakni spasi tulisan. Spasi 2 lebih menarik dibandingkan spasi 1.

Penulis penelitian Gary Burns dari Wright State University di Amerika Serikat mengatakan, bahwa para pencari kerja harus menghindari menulis CV dengan format tulisan yang tak biasa. Jangan pernah menulis pernyataan atau pendapat pribadi dalam CV yang siap disebarkan.

Buatlah secara maksimal dan rinci

teliti dan detail itu wajib! (envato.com)

Membuat CV tidak boleh terlalu berlebihan. Artinya, bahasa yang digunakan harus rinci, detail tapi pas. Kelengkapan dokumen persyaratan adalah hal yang harus dipenuhi. Jika tidak, bersiaplah dicap tidak niat melamar suatu pekerjaan. Menggunakan bahasa yang berlebihan juga akan membuat perekrut justru ilfeel dengan CV kamu.

Gimana guys, tertarik mencoba? Jika sudah, tunggu saja perekrut akan menilai baik seluruh CV mu. Alhasil, kamu bisa melanjutkan jenjang seleksi usai pengiriman CV. Good luck for you.

Sumber : kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISIGOOD.com Mengisi Diri Dengan Kebaikan