[ISIGOOD] Tidak ada orang yang tidak ingin mendapatkan hasil maksimal. Nah, salah satu pendukung utama adalah waktu yang produktif. Pada waktu-waktu ini, seharusnya seseorang seharusnya dapat maksimal dalam pencapaian kerja. Maka tak jarang pada waktu-waktu inilah karir seseorang tengah berada dalam keadaan yang cemerlang.

Namun, ternyata ada kalanya waktu produktif tersebut justru terhenti. Ada banyak gangguan-gangguan yang menjadi kendala seseorang untuk mencapai tingkat fokus dan efisien dalam pekerjaan. Mulai dari gangguan kecil seperti dering ponsel ataupun ajakan teman kantor untuk sekedar mengobrol atau bercanda.

Nah, tanpa disadari jika gangguan tersebut terjadi fokus kerja akan teralihkan. Maka, pekerjaan pun menjadi tertunda atau bahkan terbengkalai. Jika sudah demikian, maka kamu juga yang akan dituntut untuk lebih fokus dalam bekerja.

Biasanya hal-hal tersebut sangat sulit diatasi oleh seseorang yang berada dalam sebuah iklim kerja. Namun, kamu tidak perlu khawatir. Dibawah ini akan kami share 4 kunci fokus dan tetap efisien dalam bekerja. Tertarik mencobanya? Simak ya!

Buat Jadwal Pekerjaan

Buatlah planning kerja (career-inte;ligence.com)

Apabila kamu memiliki beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan dalam tenggat waktu berbarengan, tentukan pekerjaan paling penting. Kamu perlu membuat skala prioritas untuk menyusun mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Dengan membuat jadwal pekerjaan, kamu jadi tahu pekerjaan untuk diprioritaskan.
Dengan begitu, meskipun perasaan dan pikiran kerap meminta berhenti, kamu bisa dahulukan menyelesaikan pekerjaan utama. Jangan lupa berusaha memotivasi diri agar konsisten dengan jadwal yang telah dibuat.

Tidak melakukan multitasking

Serius bisa fokus jika multitasking? (dailymail.co.uk)

Di era serba modern, aktivitas multitasking diyakini dapat membantu membuat pekerjaan lebih efisien. Namun ternyata multitasking tidak selamanya baik. Multitasking justru dapat memecahkan fokus karena harus berganti kegiatan setiap kali hendak mengerjakan pekerjaan lainnya.

Dalam eksperimen yang diadakan Stanford University, sekelompok mahasiswa diminta untuk menghabiskan 30 menit secara simultan untuk mengompilasi playlist musik, chatting, dan menulis sebuah tulisan pendek. Kelompok kedua berfokus pada masing-masing aktivitas tersebut, masing-masing selama 10 menit. Setelah itu, mereka diberi tes memori.

Dari eksperimen ini, terbukti singletasker secara signifikan bekerja lebih baik daripada para multitasker. Oleh sebab itu, hindari melakukan kegiatan multitasking dan mulailah fokus menyelesaikan satu pekerjaan agar hasilnya lebih efektif.

Ambil jeda waktu istirahat

Istirahat penting untuk tetap fokus (medicaltourismcongress)

Saat sibuk bekerja, tidak jarang beberapa orang lupa untuk mengambil waktu istirahat. Biasanya, ketatnya deadline dan tugas yang datang tak henti-henti membuat kamu enggan mengambil jeda waktu istirahat sebentar saja. Padahal, istirahat di sela-sela waktu bekerja baik bagi pikiran dan tubuh.

Tak butuh waktu lama untuk istirahat. Kamu bisa mengambil waktu sekitar 15-20 menit untuk sekadar berjalan-jalan di sekitar meja kerja. Bisa juga mendengarkan musik instrumental yang menenangkan pikiran. Kegiatan seperti itu dapat menghilangkan kepenatan. Pikiran kamu pun seketika segar saat kembali pada pekerjaan.

Atur penggunaan gadget

Jika tidak dibatasi, penggunaan gadjet atau handphone mengurangi produktivitas (dailymail.co.uk)

Agar pekerjaan kamu cepat selesai, kamu juga perlu mengatur penggunaan ponsel serta segala aplikasi percakapan. Notifikasi yang masuk sering kali membuat kamu merasa harus mengeceknya. Memang, kamu pun tidak bisa begitu saja memutuskan perangkat komunikasi untuk menghindari gangguan. Ini karena mengingat fungsinya juga penting untuk berkomunikasi dengan rekan atau kolega.

Jadi, cukup mengganti beberapa bunyi notifikasi yang sesuai dengan skala prioritas. Atau kendalikan dirimu untuk membukanya secara berkala dengan batasan waktu yang telah kamu tentukan.

Itu dia 4 kunci bekerja secara fokus dan efisien. Setelah berbagai gangguan bisa teratasi, kamu akan terus bisa bekerja secara maksimal. Selamat mencoba!

Sumber : kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISIGOOD.com Mengisi Diri Dengan Kebaikan