[ISIGOOD.COM]    Waktu terus berlalu. Kamu sudah kembali merajut hubungan dengan orang lain. Begitu pula dengan dia yang sudah menjalani hidupnya dengan bahagianya. Namun, sekali dua kali atau bahkan tiga kali bayangan “mantan” seolah masih saja menghantui. Tiba-tiba dia datang dalam mimpi atau terbesit dalam benak dan pikiran. Padahal jelas, hubungan kalian telah lama berakhir.

Berat memang. Mengakhiri sesuatu yang dulunya sempat membuat kamu bahagia. Bagaimanapun, mantan merupakan seseorang yang pernah ada di dalam hati kita. Dia pernah menjadi satu-satunya tambatan hati dan membuat hatimu klepekklepek. Bukan hanya itu, bagaimanapun pastinya sang mantan telah meninggalkan seabrek kenangan yang sejatinya menyiksamu perlahan.

Berbagai upaya kamu lakukan untuk melupakan dan bisa move on dari sang mantan. Namun tetap saja, usaha-usahamu seolah gagal dan tak berbekas. Usahamu melupakannya seringkali hanya sekedar wacana alias gagal move on (galon). Toh, dalam alam bawah sadarmu tetap saja mantanmu muncul. Belum lagi jika sang mantan masih berada di sekeliling kehidupanmu. Pastinya hati dan jiwamu seolah terasa sangat tersiksa. Sebenarnya ada beberapa hal yang harus kamu hindari jika kamu beneran mau move on dari mantanmu. Apa saja? Simak ya Gooders!

Menuruti rasa penasaranmu tentang dia

Duh, hindari stalking mantan kalau kamu mau sukses move on! (teen.com)

Duh, siapa hayo yang sampai sekarang masih suka stalking media sosial (medsos) punya mantan? Sampai kapan coba kamu mau kepo? Kalau kamu masih sering atau beberapa kali stalking dan repot-repot ingin tahu sibuk apa dia sekarang, pacar dia seperti apa, sudah menikah belum atau pekerjaan apa yang dilakukannya sekarang berarti kamu belum 100 % move on. Entah sedikit atau banyak pasti kamu masih memikirkannya.

Itu artinya, masih ada rasa penasaran dan ingin tahu tentangnya. Jika kamu teruskan kebiasaanmu ini, maka dijamin kamu tidak akan pernah move on secara sempurna alias galon. Sebab, lama kelamaan kebiasaan menuruti rasa penasaranmu ini akan menjadi sebuah kebutuhan. Kebutuhan ini jika terus dipelihara lama-lama bisa menjelma menjadi sebuah perhatian atau bentuk kepedulian. Wah,,,padahal jelas semua tentang dia telah berakhir. Jadi, kalau mau sukses move on, hindari rasa penasaranmu tentangnya!

Baper (bawa perasaan) saat menanggapi pancingan atau perhatian darinya

Jangan pernah baper pada pancingannya, betul! Tidak perlu ditanggapi. (exboyfriendrecovery.com)

Kadang, ada kalanya orang yang pernah menjalin hubungan dengan kamu mancing-mancing kamu dengan indahnya kenangan masa lalu. Si mantan mungkin iseng mengingatkan kita dengan hal-hal indah di masa lalu. Atau dia lagi iseng sengaja memancingmu dengan perhatian-perhatian yang dia berikan padamu. Pancingan lain misalnya kontak berupa pesan singkat/sms, chatting di media sosial ataupun bentuk pancingan lain.

Kalau perasaan kamu belum sepenuhnya hilang darinya, atau kamu adalah pribadi yang terlalu sensitif, jangan tanggapi pancingan darinya. Tidak menutup kemungkinan kamu bisa jadi bawa perasaan (baper) lalu kelingan sing mbiyenmbiyen (teringat yang dulu-dulu). Jika memang kalian sudah berakhir atau bahkan sudah memulai jalan masing-masing, kamu cukup cuek saja dengan pancingan-pancingan dia. Jangan pernah anggap serius hal itu jika kamu mau move on beneran! Kali ini, kalau nggak mau galon kamu cukup tebalkan hati!

Masih menyimpan benda atau mengunjungi tempat yang penuh kenangan dengannya

Sulit sih, tapi kamu pasti bisa melupakannya. (picturequotes.com)

Mungkin kamu hobi menyimpan barang-barang atau benda yang dapatkan di masa lalu? Misalnya barang pemberian atau kenang-kenangan mantanmu. Tidak ada salahnya memang kamu menyimpan barang itu, menjadi salah jika barang-barang itu menambah gagal usahamu untuk move on dari sang mantan. Misalnya mengingat-ingat hal indah masa lalu atau masa manis bersama dia atau hadiah ultah termanis pemberiannya. Hati-hati menyimpan benda dari sang mantan sedikit banyak berpengaruh dengan daya ingatmu terhadapnya.

Sebaiknya, jika kamu memang telah mengakhiri hubungan dengannya, kamu perlu memasukkan benda-benda itu ke dalam gudang saja. Bukan hanya itu, datang bersama pasanganmu yang baru ke tempat favorit bersama mantanmu pasti akan menimbulkan sebuah sensasi yang berbeda. Jelas saja kamu akan teringat masa lalu bersama mantanmu dulu. Jadi sebisa mungkin, kamu hindari apapun yang mengandung kenangan bersama mantanmu.

Jangan pernah membandingkan pasangan sekarang dengan mantan

Jangan membandingkan pasanganmu dengan mantan. (exboyfriendrecovery.com)

Mungkin, pasanganmu sekarang tak secantik, seganteng, sepandai atau seperti mantan kamu. Mungkin juga mantanmu kamu anggap lebih baik. Namun, jangan pernah berusaha membandingkan pasanganmu dengan mantan. Sebab, hal itu sama saja menunjukkan bahwa kamu sudah gagal dalam move on dari mantan. Itu juga menunjukkan bahwa sebenarnya kamu masih berharap atau mungkin membuka harapan bagi mantan kamu untuk kembali memasuki pikiran, hati bahkan hidupmu.

Nah, agar usahamu untuk move on tidak sia-sia, maka terimalah apa adanya pasanganmu sekarang. Jangan pernah kamu bandingkannya dengan mantanmu. Ingatlah bahwa kamu hidup untuk masa depan. Kamu bukan hidup untuk masa lalu. Jadi, mulai sejak ini kamu harus tanamkan bahwa hubungan kamu telah berakhir dan dia hanyalah masa lalu. Bukan siapa-siapa dan tidak perlu lagi menjadi siapa-siapa.

Tetap tanpa perubahan dan tidak membenahi diri

Yap, buat perubahan dan move on! (tumblr.com)

Move on kamu akan dinyatakan gagal jika kamu hanya tetap pada kepribadian yang sama. Atau bahkan kamu menjadi seseorang yang lebih buruk karena kegagalan cinta karenanya. Jika kamu bertransformasi menjadi seseorang yang lebih baik tentunya kamu tidak akan merasa gagal dalam move on. Justru pastinya kamu akan membalik posisi mantanmu untuk masuk dalam posisimu dalam gagal move on. Oya, ini bukan tujuan utama agar mantanmu menyesal putus denganmu. Tapi, upaya utama adalah pembenahan diri. Satu lagi, move on adalah momen disaat kamu perlu berdamai dengan masa lalu. Jika sudah, maka kamu akan kembali maju.

Semangat ya Gooders. Jika kamu mau mencobanya dan bersemangat, pastinya kamu bisa. Let’s try!

baca juga Untukmu yang Sering Bertanya-tanya, Mengapa Sulit Sekali Melupakan Mantan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *