[ISIGOOD.COM] Siapa sih anak jaman sekarang yang tidak punya media sosial (medsos)? Sepertinya hampir setiap generasi muda saat ini menggunakan medsos. Bahkan, tak sedikit yang memiliki beragam akun. Hayo ngaku?! Pasti kamu punya beragam akun medsos kan guys? Hehehehehe. Ya minimal kamu pasti punya akun facebook, twitter, instagram ataupun medsos lainnya.

Medsos memang sangat memudahkan kita untuk bergaul. Dunia maya memang menjanjikan sebuah gaya pertemanan dan sharing sejalan perkembangan teknologi. Hanya dengan sebuah akun medsos, kita bisa berbagai foto, video, informasi untuk teman-teman kita. Berbagi/ share merupakan salah satu hal utama dalam pertemanan yang diwadahi medsos. Apalagi jika jarak membentang diantara sebuah pertemanan. Selain berbagi dengan sesama teman, medsos juga merupakan ajang dan wadah pencarian teman.

Medsos ituu banyak banget (wrightoncomm.com)

Sejatinya, medsos juga membantu seseorang. Medsos dapat membantu seseorang yang kesulitan mengungkapkan sesuatu yang dia alami di dunia nyata. Jadi, tak jarang kegiatan, acara atau bahkan suasana hati seseorang kita ketahui melalui akun media sosial mereka. Namun, sejalan perkembangan, medsos ternyata memiliki sisi lain yang juga membawa ke arah negatif.

Seharusnya medsos memang membantu sebuah pertemanan dan interaksi sosial dengan orang lain. Namun, hati-hati dengan sebuah postingan medsos. Lalu, apa saja sih sebab yang perlu diperhatikan terkait penggunaan medsos? Bahkan ada kejadian, pertemanan bisa hancur karena media sosial? Mau tau? Ini dia beberapa hal yang harus diperhatikan!

Hati-hati memosting sesuatu di akunmu

Duh, jangan sampai kamu malah akhirnya terpuruk gegara medsos (blogspot.com)

Ingat, kamu harus berhati-hati dalam memosting segala hal di akun media sosialmu. Kamu harus berpikir dan mempertimbangkan kembali sebelum memposting sesuatu. Sebab, segala sesuatu yang akan kamu posting itu menjadi tanggungjawabmu. Apapun konten pemberitahuan dalam akunmu yang kamu share harus kamu pertanggungjawabkan.

Jangan sampai kamu memposting sesuatu hal yang tidak sebaiknya dishare di publik atau bahkan yang menyinggung norma dan syara’. Sebab, jika hal itu terjadi maka akan dapat menghancurkan dirimu sendiri suatu saat ini.

Mungkin saja bukan kamu yang memposting hal tidak senonoh di mesdsos. Tapi perkembangan teknologi bisa jadi membuat seseorang memanfaatkan akunmu untuk hal yang tidak-tidak.

Ngeksis Wajar, Tapi Lebay Bikin Orang Muak

Jangan sampai medsosmu bikin orang males dan muak. (info-bogor.com)

Update postingan biar terkesan kekinian sih wajar. Itung-itung hal itu menjadi salah satu bentuk eksis atau menunjukkan pastisipasimu dalam dunia maya. Tapi, kalau kamu pengguna medsos yang bisa memposting sesuatu 5-10 kali sehari? Hati-hati bro, kamu bisa kelewat batas.

Tiap 10-15 menit kamu posting. Misalnya, tentang apa saja yang sedang kamu kerjakan. Sampai-sampai semua orang tahu hal sekecil apapun yang sedang kamu lakukan. Mulai dari pagi makan apa dan dimana atau dengan siapa. Alhasil, semua kabar terbaru hanya berisi postinganmu. Apa perlu sih kamu posting semua yang kamu lakukan sekecil apapun? Jika demikian, wajar saja banyak yang jenuh dan ilfeel.

Mau eksis tidak apa-apa. Tapi jangan sampai selebay itu. Sebab, hal itu justru akan membuat banyak orang ilfeel dengan ulah dan tingkahmu di medsos. Bahkan, tak sedikit orang justru akan muak dengan dirimu yang terlalu berlebihan itu. Serius, orang bisa jadi akan muak dan malas berteman denganmu.

Postingan medsos bisa bikin kawan jadi lawan loh!

Tidak ada yang tahu nasib seseorang. Ada kalanya orang sedang berada dalam posisi nasib diatas. Sementara bisa jadi saat itu pula orang lain sedang berada di tangga yang paling bawah. Nah, sejalan dengan perkembangan. Apa yang kita rasakan, kita perbuat dan kita lakukan bisa kita share via medsos.

Saat kita memposting sesuatu, hendaklah kita memikirkan apakah orang lain akan tersentak dengan postingan kita. Misalnya, kita memposting betapa bahagianya bekerja di sebuah perusahaan terkemuka. Nah, kita tidak tahu kan di sisi lain orang atau bahkan teman kita yang lain sedang dalam posisi bagaimana. Apakah dia masih menganggur atau dia bahkan lebih terpuruk.

Disanalah, medsos bisa menjadi boomerang bagi persahabatan seseorang. Rasa iri hati bisa saja muncul dari postingan-postingan tanpa pertimbangan yang kamu buat. Bisa jadi, kawanmu iri atau cemburu dengan setiap postingan buatanmu. Hasilnya, semula dia kawan kita justru mendelete pertemanan yang sudah dibentangkan oleh jarak. Dan, sebuah pertemanan berakhir hanya karena kamu tidak mempertimbangkan perasaan orang lain.

Postingan demikian tidak salah. Tapi sekali lagi hati dan sikap seseorang berbeda dalam menyikapinya. Jadi, cukup bersyukur dengan hidupmu, postinglah statusmu dengan kata-kata yang menentramkan. Dan ingat, jangan posting sesuatu yang terkesan memamerkan sesuatu.Sebab, pamer dan riya hanya akan dekat dengan kesombongan dan kehancuran.

Itu dia beberapa hal yang harus kita perhatikan dan patut berhati-hati saat bermedia sosial. Tak sedikit hal yang memudahkan justru membawa masalah bagi kita sendiri. Kuncinya satu, gunakanlah media sosialmu dengan wajar tanpa berlebih-lebihan. Selamat bersosialisasi, semoga sukses!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISIGOOD.com Mengisi Diri Dengan Kebaikan