Mau Karir Makin Sukses dan Menyenangkan? Tunjukkan 5 Sikap Ini!

[ISIGOOD.COM] Kesuksesan karir seseorang dimanapun dan dalam bidang apapun, pastinya juga ditunjang dari kepribadian seseorang. Tingkat pencapaian seseorang tentunya lebih sempurna jika dilengkapi dengan kepribadian yang juga sukses. Siapa sih yang tidak mau bergaul dengan orang yang sukses dan menyenangkan?

Bukan hanya itu loh guys, buat kamu job seeker ataupun karyawan pemula di suatu perusahaan, kepribadian ini akan membantu dalam karirmu. Bahkan, kamu akan lebih dan makin sukses dengan beberapa kepribadian yang kamu tunjukkan. Apa saja sih yaa kepribadian yang perlu kamu tunjukkan agar karirmu makin sukses? Ini dia, simak!

Kamu harus tunjukkan keramahanmu dengan murah senyum dan tampil ceria

Kamu harus tampil ceria dan murah senyum ya! (sheknows.com)

Siapapun akan lebih enak dipandang mata jika sedang tersenyum. Begitu pula kamu. Kamu juga pasti akan terlihat jauh lebih baik dengan wajah ramah dan murah senyum. Senyuman terbukti menjadikan aura diri lebih positif . Selain senyuman bisa membawa suasana dan aura diri dari dalam lebih baik, senyuman juga membawa dampak eksternal bagi orang lain yang cukup dalam. Orang lain tentunya akan melihatmu sebagai sosok dengan kepribadian yang mengasyikkan dan menyenangkan. Termasuk atasanmu, otomatis akan berpengaruh pada karirmu.

Dimanapun kamu berada dalam berkata kamu harus jujur dan apa adanya

kejujuran adalah salah satu hal penting penunjang karir. (dailymoss.com)

Jangan pernah kamu memulai karirmu dengan kecurangan dan kebohongan. Artinya, dalam bergaul dan berkata-kata kamu harus jujur. Sekalinya kamu berbohong dan tidak jujur, maka kamu akan melakukannya di kemudian hari. Nah, dalam sebuah pergaulan ketidakjujuran dan kebohongan tentunya tidak akan membuat orang lain nyaman bergaul denganmu. Apalagi menjadi orang yang tidak apa adanya. Tidak mau kan kamu menjadi orang yang berpura-pura selamanya?

Apapun keadaan diri tetap menjadi seseorang yang percaya diri

Kamu harus percaya pada dirimu sendiri! (ladyendigee.com)

Walaupun jujur dan apa adanya, kamu tetap bisa menjadi orang yang tetap percaya diri. Dalam hal apapun, kamu memang sudah seharusnya percaya diri. Orang yang penuh percaya diri akan mengerjakan pekerjaan apapun dengan yakin dan melakukan hal apapun dengan kepercayaan diri. Orang lain tentunya akan lebih menyukai seseorang dengan kepercayaan diri yang lebih baik daripada tidak.

Kamu harus berpikiran terbuka dan memahami perbedaan

Perbedaan adalah mutlak, sikap bijak adalah saling memahami dan selalu berpikiran terbuka. (scienceillustrated.com)

Agar semakin meningkatkan karirmu agar lebih cemerlang, maka kamu harus berpikiran terbuka. Mengapa? Sebab, orang yang cerdas adalah orang yang berpikiran terbuka dan mampu memahami perbedaan. Jika kamu ingin menjadi seseorang yang lebih baik dalam bidang apapun, maka secara tidak langsung kamu harus senantiasa berpikiran terbuka dan memahami perbedaan. Jika kamu sudah mampu keduanya, maka tentunya kamu akan lebih diterima oleh siapapun termasuk mempengaruhi peningkatan karirmu.

Pandai memilih topik pembicaraan yang asyik dan bisa mengobrol dengan santai

Jika kamu pandai memilih topik, pasti kehidupan akan lebih asyik. (dailymail.co.uk)

Siapapun akan menyukai seseorang yang cerdas dalam memilih topik pembicaraan. Sebab, kemampuan yang baik dalam memilih topik pembicaraan menunjukkan kecerdasan seseorang. Bukan hanya itu, cara menyatakan sesuatu ataupun mengobrol juga memerlukan suatu trik. Bagaimanapun seseorang akan lebih suka diajak berbicara dan bergaul dengan orang yang santai daripada orang yang terlampau serius. Kedua sikap ini tentunya juga bisa dapat mendukung karir kamu kedepannya untuk meraih sebuah jabatan yang lebih tinggi.

Mampu mengendalikan emosi dan menahan kemarahan dalam kondisi apapun

Memang tidak mudah, tapi kamu harus mengendalikan emosimu! (cdn.co)

Orang yang mampu mengendalikan emosinya adalah orang yang pandai mengelola diri. Dia pastinya sudah mampu menguasai dirinya sendiri. Emosinya tidak meletup-letup sedemikian rupa tanpa kendali. Jika demikian, maka apapun yang terjadi termasuk kemarahan yang meluap-kuap akan bisa dikendalikannya. Sekali lagi, marah tidak akan dapat menghancurkan karirmu perlahan.

Nah, jika kamu benar-benar menerapkannya, tunggu saja efeknya. kamu akan menjadi wanita/pria karir yang lebih sukses dan bahagia. Mau coba? Semangat!

Ini Dia 4 Cara Tepat Memilih Karir yang Tepat Untukmu!

[ISIGOOD.COM] Sudah semestinya, seseorang berpikir dan mempertimbangkan baik-baik akan karir yang dipilihnya. Tidak seharusnya, hal yang akan kita tekuni itu dipilih dan dilakukan hanya dengan main-main semata. Sebab, sekali saja kamu terjebak dalam karir yang ternyata tidak menyenangkan buatmu, kamu bisa terperangkap dalam waktu yang tidak sebentar.

Karir yang tepat tentunya diinginkan oleh semua orang. Tepat dalam hal ini adalah pas dan sesuai dengan apa yang kita inginkan. Semuanya pas pada tempatnya dan tidak membuat kita menyesal setelah memilih karir itu. Itu artinya karir tersebut cukup tepat dan cocok untukmu.

Ada banyak hal yang membuat seseorang menentukan karirnya. Kadang, kita melibatkan banyak orang dalam pertimbangan karir dan pekerjaan yang kita pilih. Sebab, resiko sepenuhnya memang harus kita tanggung. Namun, tak jarang pula kita bimbang dan bingung dengan pekerjaan yang akan kita pilih. Pastinya, kamu nggak mau kan menyesal atas pilihanmu? Ini dia beberapa hal yang penting kamu perhatikan untuk memilih karir yang tepat untukmu! Simak!

Kamu harus memilih pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kemampuanmu

Ini akibatnya jika kamu memilih pekerjaan yang tidak sesuai dengan minat dan kemampuanmu. Masih kandidat saja kamu sudah tidak sesuai. (careeraddict.com)

Siapa sih yang ingin bekerja dengan tidak sepenuh hati? Apapun yang tidak dikerjakan sesuai dengan minat sudah dipastikan tidak maksimal hasilnya. Begitu pula dengan pekerjaan yang kamu pilih. Jangan sampai kamu memilih pekerjaan yang sama sekali tidak kamu minati. Sebab, sedari awalpun kamu akan merasakan sesuatu yang tidak pas, tidak nyaman dan tentunya tidak kamu sukai. Sebaliknya, kamu akan lebih mengerjakan sesuatu dengan senang dan sepenuh hati jika berawal dari minat dan kesukaanmu.

Kemampuan juga tidak kalah penting untuk menjadi bahan pertimbangan. Perusahaan manapun berkeinginan menerima seorang pekerja yang mampu mengerjakan tugasnya dengan baik. Untuk itu, kemampuan tentunya juga menjadi tolak ukur yang penting dalam menentukan pilihan kerjamu. Jika tidak memiliki kemampuan ini dan tidak yakin bisa mempelajarinya, maka kamu juga akan selalu yakin tidak bisa mengerjakan tugas dengan baik.

Kamu harus mengetahui dan mempertimbangkan suasana dan waktu kerja

Suasana yang pas dan waktu yang sesuai akan menjadi pilihan tepat pekerjaan untukmu. (millennialmagazine.com)

Suasana dan situasi kerja merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah karir atau pekerjaan. Hal ini juga bahkan dapat mempengaruhi kualitas kerja. Bukan hanya kualitas kerja saja yang akan berpengaruh. Tentunya, kamu pun memiliki kehidupan lain selain kerja. Kamu harus benar-benar menyesuaikan situasi ini. Untuk itu, sebelum memilih atau bahkan menerima sebuah pekerjaan kamu harus mengetahui dan mempertimbangkan suasana dan waktu kerjamu.

Perhatikan dan hitung baik-baik gaji yang akan kamu peroleh sebelum memilih pekerjaan

Perhatikan gaji yang ditawarkan. Cukup nggak? (inddist.com)

Gaji memang bukan segalanya untuk menjadi pertimbanganmu dalam memilih sebuah pekerjaan. Namun, ternyata ini juga merupakan salah satu hal yang menjadi penting. Sebab, pastinya siapapun menginginkan gaji yang menarik yang cukup untuk seluruh kebutuhan sehari-hari. Jika perlu bisa disisihkan untuk keperluan masa depan.

Nah, untuk itu, perkirakanlah apakah tawaran gaji di pekerjaan yang akan kamu pilih itu sesuai dengan keinginanmu. Kamu pastinya tidak ingin menyesal di kemudian hari setelah menyadari bahwa gaji yang kamu terima memang tidak cukup. Namun, hal ini bukan berarti menjadikanmu tidak mengambil kesempatan apapun. Apalagi, kamu masih fresh graduate. Kamu tidak boleh melulu memikirkan gaji.

Kamu harus mengetahui stabilitas pekerjaan itu sebelum menentukan pilihan karir

Kamu tidak mau kan suatu saat dipecat hanya karena stabilitas perusahaan terganggu? (work.chron.com)

Salah satu aspek lain yang tidak kalah penting dalam memilih pekerjaan di masa depan adalah stabilitas pekerjaan. Meskipun ada tawaran pekerjaan dengan gaji yang menjanjikan, jangan sampai kamu terkecoh. Belum tentu kan pekerjaan dalam industri itu mampu bertahan dalam jangka waktu yang panjang.

Perlu kita ketahui bahwa tidak semua sektor pekerjaan dan bisnis akan terus-terusan berjaya. Untuk itu, kamu harus pintar-pintar mempelajari pasar tenaga kerja yang baik dan pilihlah pekerjaan yang kemungkinan besar mampu bertahan lama. Pekerjaan itu juga harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat dalam jangka waktu yang panjang. Untuk itu, pilih pekerjaan yang terbaik untukmu.

Nah, itu dia guys beberapa hal yang penting banget kamu perhatikan sebelum menentukan karir ataupun pekerjaan. Pilihlah baik-baik. Semoga bermanfaat dan semoga sukses!

4 Saran Karir Agar Lebih Sukses Dari Tahun Sebelumnya!

[ISIGOOD.COM] Tidak ada seseorang yang tidak ingin menjadi lebih baik dan lebih sukses dari sebelumnya. Semua orang ingin menjadi lebih sukses, begitu pula dengan karir. Untuk itulah, banyak orang yang mencari kiat dan cara tertentu agar target dan keinginannya itu tercapai. Penghujung tahun ini, tentunya kamu akan memikirkan tentang target menjadi lebih sukses daripada tahun sebelumnya.

Namun, terkadang seseorang kerap melakukan sebuah kesalahan dalam menentukan jalannya. Awalnya hanya ingin lebih sukses, tapi justru kerugian yang didapatkan. Hal itu menunjukkan bahwa sebuah keputusan dan pertimbangan memang harus didapatkan dalam keadaan yang baik. Selain pikiran harus jernih, kematangan keputusan juga penting.

Untuk itu, setiap orang perlu memancing diri agar dapat memiliki pikiran, pekerjaan ataupun sesuatu yang menurut mereka menjadikan lebih baik. Apalagi, orang yang baik adalah orang yang terus berusaha menjadi lebih baik. Nah, untuk itu ada beberapa saran untuk karir yang bisa membuat kamu lebih sukses. Simak!

Jangan terlalu berambisi dengan angan dan melupakan agenda terdekat

jangan terlalu terbuai dengan rencana masa depan tanpa peduli dengan agenda terdekat. (lifehack.org)

Jika kamu memang memiliki rencana lima tahun atau tujuh tahun kedepan memang diperlukan. Namun, jangan mengabaikan hal yang lain. Jangan sampai juga kamu terlalu bangga dengan rencana. Sebab, rencana tetaplah rencana jika belum dikerjakan. Jangan sampai rencana lima tahun kedepan justru membuatmu buta dengan agendamu terdekat. Tak jarang seseorang terlalu membanggakan sebuah rencana tanpa dapat memenuhinya. Jadi, tetaplah kerjakan target dan agendamu yang dekat sembari meraih rencana 5 tahunmu.

 Jangan menutup diri terhadap suatu peluang yang lebih menjanjikan

Jangan menutup diri. (wordpress.com)

Kamu memang bagus memiliki sifat yang loyal di tempatmu bekerja. Tapi itu bukan berarti kamu harus menutup diri dari sebuah peluang yang menjanjikan. Memang sangat diperlukan seseorang yang setia, murah hati, cekatan bekerja dan hormat pada atasan. Akan selalu ada jenjang karir bagi sesosok pribadi yang demikian. Namun, sekali lagi itu juga bukan berarti kamu menutup diri dari peluang yang ada. Apalagi jika peluang tersebut jauh lebih menjanjikan.

Jangan melulu mikirin uang, nikmatilah pekerjaanmu sebaik mungkin

Jangan melulu mikirin uang! (floridaconnects.info)

Jika ada saran bekerjalah untuk penghasilan yang besar maka uang akan mengikutimu, maka salah. Hal yang terindah adalah hobi yang dibayar. Jadi, lakukanlah pekerjaanmu dengan rasa yang tulus. Lakukanlah pekerjaan yang kamu sukai dan memiliki magnet bagimu. Maka jika kamu selesaikan pekerjaan dengan sebaik mungkin, apalagi itu kesukaanmu. Pasti uang juga akan mengikutimu.

Tak ada salahnya melamar kerja yang bukan keahlianmu

Tidak ada salahnya mencoba. kamu hanya perlu bekerja sedikit lebih keras. (careerrealism.com)

Jika kamu memiliki keinginan terpendam untuk bekerja di suatu bidang yang bukan keahlianmu, cobalah untuk memasukinya. Tidak ada salahnya kamu mencobanya. Ingatlah bahwa setiap kesempatan kerja adalah merupakan kesempatan emas Anda untuk menambah pengalaman. Bukan hanya itu, kegiatan barumu juga akan mengasah kemampuan, serta membangun kepercayaan diri, yang mana tak akan membuang waktu Anda.

Nah, itu dia guys. Beberapa saran yang cocok kamu terapkan sebagai saran sukses bagi karirmu. Semoga bermanfaat.
Sunber : kompas.com

Ini Dia Kiat Jitu Saat Kamu Mengikuti Job Fair!

[ISIGOOD.COM] Langsung melamar ke perusahaan idaman kerap kali dilakukan oleh fresh graduate dan job seeker lainnya. Itu biasanya dilakukan saat adanya proses pembukaan rekrutmen karyawan baru. Bisa juga langsung kirim surat lamaran dan CV secara manual, bisa juga via email. Biasanya kita akan mengetahuinya dari surat kabar, koran ataupun sistem pencarian online.

Namun, ada salah satu tempat yang paling sering disambangi para job seeker dan fresh graduate. Tempat tersebut adalah job fair. Biasanya, diadakan di suatu gedung ataupun tempat yang berisi beberapa atau bahkan puluhan perusahaan yang tengah mencari kandidat karyawan bagi mereka. Minimal ada beberapa kesempatanmu untuk bekerja di salah satu perusahaan yang berpartisipasi dalam job fair itu.

Tapi tak sedikit setelah sekian job fair kamu mengikutinya, dengan setelan baju lengkap dengan sabar mengantri dan rela berjubelan, tidak jarang seolah sia-sia. Berhari-hari, berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan ternyata tidak ada panggilan interview atas follow up lamaranmu saat job fair. Nah, ini dia beberapa kiat jitu sukses saat mengikuti job fair. Apa saja? Simak!

Persiapkan dokumen penting

Siapkan dokumen penting jauh-jauh hari. (cosmopolitan.co.id)

Panitia penyelenggara job fair biasanya mencantumkan nama-nama perusahaan yang berpartisipasi dalam acara tersebut. Gunakan informasi ini untuk melakukan riset pada perusahaan-perusahaan yang menurut kamu potensial. Intinya, kamu harus mengetahui detail beberapa perusahaan yang kamu anggap potensial.

Informasi ini akan memberikan kesempatan bagi kamu untuk fokus pada skill dan pengalaman kamu yang memang sesuai. Ini juga memberikan kamu batasan saat menjawab pertanyaan ketika harus mengikuti wawancara tanpa persiapan apapun. Perusahaan sangat tahu bagaimana cara melakukan screening interview saat job fair dan persiapan kamu akan bermanfaat untuk mengantisipasi hal ini.

Seringkali, penyelenggara Job Fair biasanya juga mencantumkan rincian dan deskripsi pekerjaan di bawah daftar perusahaan yang berpartisipasi. Sebaiknya kamu membuat catatan terkait dengan rincian tersebut untuk membantu proses perekrutan kamu selanjutnya.

Persiapkan resume dan cover letter dengan versi yang berbeda-beda

Persiapkan baik-baik. jangan sampai begini. (vemale.com)

Janet Albert, pendiri Executive Search Regional Director untuk Bridgespan mengungkapkan bahwa cover letter (surat pengantar lamaran kerja) sebaiknya ditulis dengan rapi, singkat dan bebas dari kesalahan kecil. Format resume yang digunakan harus yang simpel dan dapat membuat perusahaan memahami resume kamu secara cepat dan berkata, “Saya mengerti dengan jelas informasi tentang orang ini.”

Dia juga menekankan pentingnya menulis banyak versi dari cover letter dan resume kamu sebelum berpartisipasi dalam Job Fair karena akan ada banyak perusahaan dari industri yang beragam pada event tersebut. Buat resume dan cover letter yang dapat menunjukkan skill dan pengalaman yang relevan terhadap posisi yang akan kamu lamar.

Janet menambahkan untuk membawa beberapa versi resume dan cover letter sehingga kamu dapat menyesuaikan dengan lowongan yang beragam. Mempersiapkan softcopy-nya juga merupakan ide yang baik saat perusahaan meminta kamu untuk melamar secara online. Datang dengan persiapan yang baik adalah salah satu cara terbaik untuk meninggalkan kesan positif terhadap perusahaan yang potensial selama Job Fair berlangsung.

Kamu juga bisa membuat alternatif lain dengan cara memperbanyak jumlah salinan resume dan cover letter yang akan kamu bawa ke Job Fair. Jika kamu juga membawa softcopy pun juga akan sangat membantu. Terdapat beberapa perusahaan yang telah berbasis digital, sehingga mungkin mereka akan meminta kamu untuk menyimpan file resume dan cover letter kamu di laptop mereka. Selain itu, jasa printing biasanya hadir di setiap Job Fair, maka lebih baik kamu persiapkan softcopy dokumen kamu.

Latihan menjawab pertanyaan wawancara

Ingat-ingat dan latihan wawancara kerja. (youthmanual.com)

Yakinlah bahwa selalu ada kemungkinan kamu akan diwawancarai secara on the spot. Jadi, alangkah baiknya kamu menyiapkan diri. Kamu harus berlatih menjawab pertanyaan dalam wawancara kerja. Cari tahu lebih dulu setiap pertanyaan yang mungkin muncul sehingga kamu siap selama proses tersebut.

Para pencari kerja biasanya mengenakan pakaian yang bernuansa kasual saat menghadiri Job Fair karena lebih nyaman saat digunakan untuk berjalan ke sana ke mari. Tapi ini dapat menjadi hal yang memalukan ketika kamu mendadak diundang untuk mengikuti wawancara. Lebih baik kamu bersiap walaupun dengan outfit yang kasual, namun kamu harus terlihat “smart” untuk berjaga-jaga ketika hal ini terjadi. Ingat bahwa kamu sedang berlomba-lomba mendapatkan pekerjaan, jadi penampilan kamu harus lebih baik dari yang lain.

Nah, itu dia guys yang bisa kamu lakukan untuk sukses dalam setiap job fair yang kamu ikuti. Selamat mencoba. Ingat, jangan pernah menyerah sebelum mendapatkan apa yang kamu inginkan. Semangat!

Sumber: jobsdb.com

5 Hal Ini Bisa Perburuk Dirimu Saat Interview Kerja!

[ISIGOOD.COM] Apa kabar buat para job seeker? Jika kamu telah mendapatkan kesempatan untuk mengikuti sebuah wawancara kerja, maka itu adalah peluang besarmu. Kamu harus menyiapkan berbagai persiapan menjelang wawancara kerja. Mulai penampilan, setelan pakaian yang kamu pakai dan dandanan.
Tidak cukup itu, kamu juga harus memikirkan dan mengendalikan apa saja yang akan kamu katakan saat wawancara. Apalagi kamu cukup paham bahwa interview kerja sangat mempengaruhi diterima atau tidaknya kamu dalam pekerjaan yang sedang kamu lamar. Bukan hanya itu, ada beberapa pantangan untuk kamu saat menjalani wawancara kerja.

Ada 5 hal yang bisa menjadi penghambat dan cukup jadi sandungan bagi karir kamu. Apa saja hal itu? Simak 5 hal yang bisa memperburuk citramu saat wawancara kerja. Apa saja?

Jangan menunjukkan rasa tidak percaya dirimu

jangan minder dan tidak percaya diri. Buatlah para pewawancara terpukau. (herzing.ca)

 

Biasanya dalam sebuah wawancara kerja, kamu juga ditanyai mengenai kesanggupan dalam melakukan suatu pekerjaan atau tugas. Dalam wawancara kamu harus menunjukkan kualitas, keahlian dan kemampuanmu dalam bekerja. Jangan sampai kamu berkata apakah bisa mengerjakannya dengan rasa ragu. Sebab, hal itu akan membuat pewawancara berpikir bahwa kamu bukan merupakan kandidat yang cocok untuk pekerjaan itu.

Jangan bertanya soal gaji

Ingat, jangan kelihatan bahwa kamu hanya semata-mata mementingkan uang. (guardian)

Gaji merupakan hal yang utama saat kamu bekerja. Namun jangan sampai kamu menanyakan kisaran besar gaji yang akan kamu terima sebelum pewawancara membicarakan masalah gaji terlebih dahulu. Tunggu sampai pewawancara mengajukan pertanyaan seputar gaji, baru kamu bisa menanyakan gaji dan benefit yang akan kamu dapat. Jika kamu menanyakan masalah gaji terlebih dahulu, pewawancara menganggap kamu hanya akan tertarik kepada uang saja.

Jangan bicara soal keburukan mantan bosmu dulu

Lakukan maksimal. Tapi jangan sampai beberkan keburukan mantan bosmu.  (pictures.zimbio.com)

Jika kamu sudah bekerja, jangan melakukan hal bodoh dengan menceritakan keburukan atasanmu dulu. Hal itu akan memberikan kesan bahwa kamu selalu menjelek-jelekkan mantan bosmu. Tidak menutup kemungkinan akan terjadi juga suatu saat jika kamu keluar dari pekerjaanmu. Kamu cukup memberikan pernyataan bahwa pekerjaanmu di tempat lama kurang menantang atau kurang dapat meningkatkan potensimu.

Jika ditanya, jangan terlalu singkat menjawab pertanyaan pewawancara

Betul, jelaskanlah secara detail. Jangan sampai bikin ilfeel. (interviewmastermind.com)

 

Tes wawancara bertujuan untuk mendalami karakter dan kemampuan kamu. Jadi, jangan sampai kamu menjawab pertanyaan wawancara dengan sangat singkat. Jika perlu kamu menjelaskan apa yang menjadi pertanyaan pewawancara dengan detail. Misalnya tentang suatu masalah yang bisa kamu pecahkan ataupun potensi terbaik kamu. Tapi, ingat jangan juga terlampau berlebihan hingga membuat pewawancara bosan dan malas denganmu.

Saat ditanya ada pertanyaan, jangan menjawab tidak ada

Jangan pasif, tunjukkan antusiasme mu dalam meraih pekerjaan. (laskinmedia.com)

Ada satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh pewawancara pada para job seeker. Yakni apakah kamu memiliki pertanyaan atau tidak. Nah, jangan pernah menjawab tidak ada pertanyaan sama sekali. Kamu harus menunjukkan ketertarikanmu dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan seputar pekerjaanmu. Misalnya gambaran mengenai rekan kerjamu dan pekerjaan yang akan kamu kerjakan.

Itu dia guys, semoga bermanfaat. semangat terus!

ISIGOOD.com Mengisi Diri Dengan Kebaikan