[ISIGOOD.COM] Malam puncak penganugerahan Pinasthika Creativestival XVI yang ditunggu-tunggu oleh semua Insan Kreatif sukses digelar pada Sabtu, 19 September 2015 di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta (TBY). Selain dihadiri oleh para finalis yang telah mengikuti kompetisi periklanan dan telah melalui proses penjurian, Awarding Night ini dihadiri oleh para pelaku industri kreatif yang cukup berperan dalam dunia periklanan baik lokal maupun nasional.

Tema “From Hero to Hore” yang diangkat Pinasthika tahun ini bukanlah tanpa makna, tema yang merupakan  undangan, mampu menyentil insan kretif Indonesia untuk tidak hanya menepuk dada sendiri dengan semua prestasi yang dimiliki, terbukti dari beberapa tokoh kreatif yang mampu menginspirasi masyarakat yang lebih besar lagi dan untuk lebih peduli kepada lingkungannya dan mengambil peran lebih melalui Creative Seminar Pinasthika dan Intensive Creative Workshop yang selama dua hari lalu dilaksanakan dan animo masyarakat sangatlah luar biasa.

Riuh ramai tepuk tangan dari segala penjuru memadati Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta dalam malam yang paling ditunggu oleh semua insan periklanan juga tentunya para finalis yang tidak sabar menunggu pengumuman pemenang kompetisi, baik dari kategori-kategori seperti Bawana, Baskara, Urban Idea, KR Best Print, Adstudent, Young Film Director dan Graphic Design.

Konsep awarding night ini sengaja disetting sesuai dengan tema Pinasthika tahun ini, Hero-Hero dihadirkan di panggung awarding night tampak dari kostum yang dikenakan Affi Khresna (Chairman Pinasthika XVI) saat membuka acara, kostum yang dikenakan MC dan juga tidak kalah menarik, para finalispun tampak mengenakan topeng sesuai dengan Hero idolanya.

Satu persembahan special sebagai rasa hormat akan segala gagasan semasa hidupnya yang telah memberikan kontribusi nyata yang sangat bernilai dan tampak nyata melalui karya-karyanya dalam bidang kreatif untuk Bangsa, Pinasthika berikan kepada Alm. Irvan Noe’man yang telah berpulang pada bulan April 2015.

Arief ‘Ayip’ Budiman, yang didampingi oleh dua Kurator yang terlibat dalam acara Pinasthika XVI Ong Hari Wahyu dan Eko Prabowo menyampaikan bahwa ‘Beliau dipilih mendapatkan penghargaan dalam ajang Pinasthika Creativestival ini untuk menghormati pemikiran, cita-citanya terhadap bangsa melalui perwujudan karya-karyanya secara global untuk bangsa Indonesia’.

Penghargaan diberikan oleh Kepala BEKRAF RI Bp. Triawan Munaf didampingi oleh Bp. Harris Thajeb Ketua P3i dan Drg. Eddy Purjanto Ketua P3i Pengda DIY kepada wakil keluarga yaitu anak sulung Alm. Irvan Noe’man yakni Kevin Noe’man. Sebuah moment yang cukup mengharukan, namun sekiranya mampu memberikan contoh kepada semua yang datang tentang arti Hero yang sesungguhnya.

Dalam sambutan Kepala BEKRAF RI Bp. Triawan Munaf mengatakan bahwa ‘Teknologi memerlukan kreatifitas, konten sekarang itu menjadi tanggung jawab dan mendorong adanya kreatifitas karena berjuta-juta konten jika tidak ada kekreatifitasan, maka tidak akan bisa menarik hati. Semakin kesini semakin menantang, semakin sulit, semakin kompetitif bagi semua orang.’ Melalui ajang Pinasthika ini akan terus menjadi tolak ukur, trend mark bagi kreatifitas beyond advertising’ tambahnya.

Penampilan dari Saron Groove yang memainkan musik gamelan gaul anak muda Yogyakarta,  mendapat apresiasi yang sangat luar biasa dari para penonton yang datang dan membuat awarding night menjadi semakin meriah.

Inilah malam yang sangat ditunggu-tunggu oleh para penonton,  semua bersiap untuk mengetahui siapakah yang layak disebut Hero yang akan membawakan kebahagiaan kepada orang lain, masyarakat secara luas melalui karya-karyanya.

Berikut adalah pemenang kompetisi dalam Ajang Pinasthika Creativestival XVI:

Kategori ADStudent

Gold: ‘Berhenti Bermimpi’ karya P. Angeline Clareta H dari Universitas Kristen Petra

Silver: ‘Untuk yang Tersayang’ karya Nellia dari Institut Teknologi Bandung

Bronze: ‘Ora Kethok’ karya Nyoman Kurnia Widiasih dari Universitas Muhamaddiyah Yogyakarta

Kategori YFD (Young Film Director)

Gold: ‘Vibra Thor’ karya Regga Hendarto

Silver: ‘Mafia Kata-Kata’ karya Agus Budi Suryanto

Bronze: ‘Ngumbahi Klambi’ karya Gregorius Gora Irianto

Kategori Urban Idea Award

Gold: ‘Lama-Lama Aku Tak Cinta’ karya Dyama Khazim

Silver: ‘Pay with Plastic’ karya Nur Kumalaningtyas

Bronze: ‘Ajian Sekaten’ karya Zulfikart

Agency of The Year BASKARA

KBBI OAO (Otak Atik Otak)

Agency of The Year BAWANA

Fortune Indonesia

The Best of Media Graphic Design

Masterpiece Magazine

 

Awarding night menjadi tanda malam puncak diselenggarakannya Pinasthika XVI, namun rangkaian acara Pinasthika XVI masih bisa dinikmati esok harinya Minggu, 20 September 2015. Creative Movement Gallery masih bisa dikunjungi secara gratis di Taman Budaya Yogyakarta sampai dengan pukul 21.00 wib ada karya-karya kreatif anak bangsa yang bisa kita apresiasi.

Dan juga stan kuliner Pasar Kreasi Pinasthika di halaman Taman Budaya Yogyakarta, disana Anda bisa menikmati aneka kuliner dengan harga yang sangat terjangkau sambil menikmati pemutaran film dari DotMov, JAFF dan Art Video Biennale Jogja di panggung bawah Beringin Tamana Budaya Yogyakarta.

Pegiat timeline. Bisa ditemui dalam akun @ervinalutfi di Twitter dan Instagram.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISIGOOD.com Mengisi Diri Dengan Kebaikan