Kumpulan Meme Lucu dari Perempuan Cantik Miss Meme Indonesia

Meme berasal dari bahasa Yunani “mimeme” yang berarti sesuatu yang menyerupai/menirukan. Jadi sebenarnya meme ini merupakan fenomena budaya yang memang sudah ada sejak dulu. Contoh-contoh meme pun sangat beragam. Mulai dari teknologi, hukum, peraturan, pekerjaan, teori, ide/gagasan, atau bahkan sifat manusia itu juga bisa termasuk meme. Bentuk dari meme itu bisa berupa lisan, tulisan, maupun gambar. Nah, untuk artikel kali ini, meme dalam bentuk gambar—atau sering disebut dengan meme comic—yang akan dibahas. Meme comic di bawah ini merupakan meme comic buatan Miss Meme Indonesia yang diunggah melalui akun instagramnya (@clairineclay). Berkat kreativitasnya dalam membuat meme yang sekaligus juga didukung dengan parasnya yang cantik, Clay mendapat perhatian yang cukup besar dari para netizen. Followersnya pun sudah mencapai 600.000 orang. Yuk simak meme-meme lucu berikut ini.

1. Sayang banget…

12144280_763833090389914_1034901740_n_002

2. Mau izin aja susah…

12338875_1032255573493878_337890867_n

3. Baru post foto indomie aja udah naik dua kilo…

12256876_998537890216511_1662161497_n

4. Apus aja alisnya…

4

5. Ya ga bisa dipaksaian…

8

6. Olshop yang di-private itu kayak…

13

7. Pacaran aje sama bihun…

17

8. Ha? Kayak Mak Erot?

6

Masih banyak koleksi meme lucu dari Clay yang bisa kamu lihat di sini 🙂

Baca juga : Ngintipin Apa yang Sebenarnya Terjadi Di Balik Foto Kece Di Akun Medsos Orang Yuk!

Buat Kamu Para Pecinta Film AADC, Pasti Tahu Momen-momen Berikut Ini!

Film Ada Apa Dengan Cinta yang mengisahkan kehidupan percintaan anak SMA ini mendapatkan banyak perhatian dari para remaja di era 2000-an. Cerita yang diangkat cukup sederhana, namun memberikan kesan di hati para penontonnya. Adalah Dian Sastro dan Nicholas Saputra yang menjadi pemeran utama dalam film ini. Akting mereka berdua berhasil membuat para penonton jatuh hati. Dian sastro sebagai Cinta yang merupakan representasi cewek keren pada era itu dan Nicholas Saputra sebagai Rangga yang merupakan gambaran cowok cool nan misterius. Buat kamu para pecinta film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) pasti tahu hal-hal berikut ini. Check this out!

1. Pertemuan Rangga dan Cinta di Perpustakaan—“Saya gak mau pulpen itu balik ke muka saya”

“Saya gak mau itu pulpen balik ke muka saya” (montasefilm.com)

Saat itu, Rangga sedang asyik membaca bukunya yang berjudul “Aku”. Ada dua orang yang berisik di dalam perpustakaan itu kemudian ia melemparinya dengan pulpen. Tak lama kemudian Cinta mendatanginya dan mengucapkan selamat atas puisinya yang memenangkan lomba puisi di sekolah. Alih-alih mendapat sambutan hangat dari Rangga,Cinta malah mendapatkan muka jutek dan dingin darinya. Rangga bilang, “Barusan saya ngelempar pulpen ke orang gara-gara ada yang berisik di ruangan ini. Saya gak mau itu pulpen balik ke muka saya gara-gara saya berisik sama kamu.”

2. Ternyata nggak cuma cowok populer yang bisa menaklukan hati cewek keren, cowok cool nan misterus ala Rangga pun mampu meluluhkan hati cewek keren macam Cinta

Cool, serius, misterius. (images.cnnindonesia.com)

Biasanya sih, cewek keren di sekolah jadiannya ya sama cowok keren nan populer. Tapi tidak untuk Cinta. Ia justru menambatkan hatinya pada seorang cowok misterius. Rangga tidak termasuk ke dalam jajaran cowok keren di sekolahnya namun mampu memberikan kesan di hati Cinta. Ternyata cowok yang nggak banyak omong dan nggak suka basa-basi itu juga menarik buat cewek keren macam Cinta.

3. Perkataan Cinta ketika Rangga berterima kasih kepadanya karena telah menemukan bukunya yang berjudul “Aku”

“Kamu tu kalo lagi kebingungan lebih nyenengin ya” (masjawaa.files.wordpress.com)

Buku tersebut sebetulnya bukan hilang, tetapi jatuh ketika Rangga dan Cinta sedang bertengkar. Buku itu kemudian diam-diam diambil oleh Cinta dan dibacanya. Setelah dibaca, ia mengembalikan buku tersebut kepada Rangga dengan cara meletakannya di atas meja di kelas Rangga. Rangga kemudian menemui Cinta untuk mengucapkan terima kasih. Cinta pun berkata, “Kamu tu kalo lagi kebingungan lebih nyenengin ya? Kamu bingung aja terus.” #eeeeaaaa (sambil senyum). Benih-benih cinta pun tumbuh di antara mereka.

4. Dialog Pak Limbong dengan Rangga di sebuah toko buku bekas: “Kau perhatiin ya, kalau sampe dia menengok kemari, itu berarti dia berharap kau mengejarnya.”

Rangga dan Cinta bertengkar lagi di toko buku Kwitang (lelelaila.files.wordpress.com)

Adegan ini terjadi ketika Cinta dan Rangga tiba-tiba bertengkar di sebuah toko buku langganan Rangga di daerah Kwitang. Rangga menuduh Cinta dan teman-temannya sebagai orang yang tak punya kepribadian karena kemana-mana selalu bersama—seperti selalu bergantung dengan teman-temannya. Seketika Cinta marah kemudian pergi meninggalkan Rangga. Kemudian Pak Limbong (Alm. Giro Rollies) berkata kepada Rangga, “Kau perhatiin ya, kalau sampe dia menengok kemari, itu berarti dia berharap kau mengejarnya”. Ternyata Cinta beneran nengok! Hahaha (cewek emang suka gitu ya kalo lagi marahan sama cowoknya?)

5. Ucapan Cinta yang menjadi tren saat itu dan terkenang hingga kini, “Trus salah siapa? Salah gue? Salah temen-temen gue?”

“Terus salah siapa? Salah gue? Salah temen-temen gue?” (www.mldspot.com)

Kalimat itu diucapkan ketika Cinta bertikai dengan Rangga di lapangan basket di sekolahnya. Adegan pertengkaran ini merupakan adegan pertengkaran lanjutan setelah mereka bertengkar di toko buku Pak Limbong. Cinta tidak terima jika dikatakan sebagai orang yang tak berkepribadian dan tidak prinsipil. Kemudian ia berkata kepada Rangga, “Trus, kalo lo ngerasa nggak nyaman di tempat rame kayak gini salah siapa? Salah gue? Salah temen-temen gue?.”

6. “Pecahkan saja gelasnya biar ramai…”

https://www.youtube.com/watch?v=zUA3hxwA_dw

Nah, ini nih puisi yang dibacakan oleh Cinta di dalam sebuah kafe. Kalimat ini pun masih terkenang hingga saat ini; “Pecahkan saja gelasnya biar ramai, biar mengaduh sampai gaduh…”. Berikut potongan puisi Cinta:

Pecahkan saja gelasnya biar ramai

Biar mengaduh sampai gaduh

Ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih

Kenapa tak goyangkan saja loncengnya biar terdera

Atau aku harus lari ke hutan belok ke pantai?

Bosan aku dengan penat

Dan enyah saja kau pekat

Seperti berjelaga jika ku sendiri

Udah ya, bacanya biasa aja jangan baper 🙂

 

Hal-hal yang Harus Dihindari dalam Kehidupan Sosial

Manusia adalah makhluk sosial. Seberapapun tertutupnya orang tersebut, ia pasti tetap membutuhkan peran dari orang lain. Manusia tidak dapat hidup tanpa adanya bantuan orang lain. Meski ia telah terbiasa hidup mandiri, tak dapat dipungkiri bahwa ia pasti akan tetap membutuhkan peran orang lain di dalam hidupnya. Seberapa pintarpun seseorang, pasti ada beberapa hal yang tidak dikuasainya. Itulah sebabnya mengapa manusia di dunia ini pasti saling membutuhkan.

Dalam kehidupan sosial, ada aturan-aturan tidak tertulis yang—seharusnya—diketahui oleh orang-orang yang ingin sukses dalam kehidupan sosialnya. Berikut ini adalah hal-hal yang harus kita hindari dalam kehidupan sosial.

1. Menilai terlalu cepat

Kita tak bisa mengerti bagaimana orang lain sebelum kita pernah memosisikan diri di posisinya (emilysquotes.com)

Biasanya, orang baru dalam suatu lingkungan akan mendapatkan perhatian dari orang-orang lama dalam lingkungan tersebut. Orang-orang lama biasanya penasaran terhadap orang baru yang muncul ke dalam lingkungannya. Tidak jarang, ketika seseorang penasaran, ia berusaha mencari tahu tentang orang baru tersebut—entah bagaimana caranya. Dalam hal ini, biasanya seseorang “terlalu cepat menilai”. Ada semacam perkiraan “Kayaknya dia sok pinter deh”, “Kayaknya dia sok cantik deh”, “Kayaknya dia sombong deh”. Pemikiran seperti itulah yang harus kita hindari. Mengapa kita bisa sedemikian cepatnya menilai seseorang yang bahkan baru kita kenal dalam hitungan bulan—bahkan hari? Kenal setahun-dua tahun saja tidak menjamin kita bisa benar-benar mengenal seseorang, apalagi hanya dalam hitungan bulan.

2. Terkecoh dengan media sosial

Jangan gampang terkecoh dengan media sosial milik orang lain (marketingland.com)

Zaman sekarang siapa sih yang tidak punya akun media sosial? Hampir setiap orang punya. Cara paling mudah untuk “ngepoin” orang ya dari media sosialnya. Dari mana lagi? Kalau tanya ke temannya, takutnya nanti ketahuan kepo. Ya nggak? Nah, hal yang harus kita ingat selalu adalah media sosial tidak selalu mencerminkan penggunanya seratus persen. Coba kita pikir, apakah mungkin seseorang mengumbar segala hal yang ada dalam hidupnya ke akun media sosialnya? Sepertinya tidak. Kalaupun iya, paling hanya beberapa. Seseorang cenderung memilah-milah apa yang ingin dia sampaikan ke khalayak di akun media sosialnya. Orang seringkali menilai orang lain hanya dari dunia maya—ini terlalu dangkal.

3. Manis di depan, pait di belakang (?)

Di depan manis, di belakang pait? (i.ytimg.com)

Nah, ini dia. Berapa banyak orang yang bersikap manis di depan tapi di belakang menertawakan atau bahkan menghujat? Mungkin ada pernyataan bahwa “Kita harus sopan terhadap siapapun, bahkan terhadap orang yang kita tidak suka”. Iya, pendapat itu benar, dengan catatan: “Kita juga harus sopan di belakang—tidak hanya di depan”. Percuma beramah-tamah dan bersopan-ria di depan tetapi di belakang menertawakan atau bahkan menghujat. Kalau memang tidak suka, ya sudah, cukup kamu dan Tuhan yang tahu. Orang-orang yang lain tidak perlu kamu pengaruhi untuk tidak suka juga. Membicarakan aib teman sendiri di depan teman-teman yang lain itu tindakan yang cukup kejam lho. Tidak ada manusia yang sempurna. Kamu sendiri apakah mau diperlakukan seperti itu—diperlakukan manis di depan tetapi di belakang kamu dihujat?

4. Berbuat pamrih

Selama ini ikhlas nggak? (www.wikihow.com)

Berapa banyak orang yang berbuat baik bukan karena memang benar-benar ingin berbuat baik tetapi hanya ingin “dianggap baik”?. Bedakan antara “ingin berbuat baik” dan “ingin dianggap baik”. Ingin berbuat baik berarti tulus dari hati memang kamu ingin berbuat baik terhadap orang lain. Ingin dianggap baik berarti kamu berbuat baik bukan karena ketulusan dari dalam hatimu, melainkan adanya keinginan untuk dianggap baik oleh orang lain. Yuk, kita renungkan kembali, apakah selama ini kita berbuat baik karena benar-benar ingin berbuat baik atau hanya karena ingin dianggap baik?

5. Iri melihat teman sendiri berhasil

Iri melihat teman sendiri berhasil? (cdn3.drprem.com)

Melihat ada teman yang berhasil kok malah iri? Harusnya ikut seneng dong. Adanya teman yang berhasil seharusnya jadi motivasi untuk diri sendiri. Mungkin ada banyak orang yang tidak sadar bahwa dirinya iri. Ciri-ciri iri paling sederhana adalah kamu selalu mengkritik temanmu yang berhasil. Mengapa harus begitu? Mengapa tidak terima melihat kebahagiaan orang lain? Jangan sampai kita merasa diri kita paling hebat sampai-sampai tidak terima kalau melihat ada orang lain yang lebih berhasil daripada kita.

 

Itulah hal-hal yang harus kita hindari dalam kehidupan sosial. Semoga bisa menjadi bahan cerminan untuk kita semua 🙂

Bagaimana Caranya Menjadi Perempuan yang Bermental Kuat? Simak Tips Berikut Ini

[ISIGOOD.COM] Memiliki mental yang kuat artinya nggak gampang down setiap kali ada gangguan–pun ketika mental kita down, itu tidak akan lama. Kenapa harus jadi perempuan yang bermental kuat? Karena dunia ini nggak kayak permen yupi yang selalu manis dan empuk. Kita nggak tahu kapan badai itu datang, tahu-tahu datang aja tanpa kita duga sebelumnya. Bagaimana kita bisa menghadapinya kalau mental kita kayak permen yupi? Ini nih, tips supaya kita bisa jadi perempuan yang bermental kuat.

1. Perempuan memang sensitif sih, tapi terlalu sensitif bisa bikin kita tertekan juga

Terlalu sensitif bikin kita jadi tertekan sendiri (www.northernstaracting.co.uk)

Karena sifat yang sensitif, perempuan jadi lebih lembut dan hati-hati. Kadang, perempuan bisa tersentil oleh sesuatu yang bahkan itu bukan buat dia sama sekali. Selain itu, perempuan juga bisa tahu sesuatu yang bahkan belum ditunjukkan secara eksplisit (peka). Di sisi lain, terlalu sensitif bisa bikin kita tertekan sendiri dan jadi nggak berani nyoba sesuatu yang baru karena takut dinyinyirin sama orang terus sakit hati. Mungkin kita perlu belajar untuk menertawakan diri sendiri ketika kita mulai melakukan kebodohan atau kesalahan yang tidak sengaja kita perbuat. Nggak ada manusia yang sempurna, melakukan kesalahan itu wajar.

2. Kita harus tahu hal ini: “Whatever you do, people will always judge you

Nggak usah peduliin setiap kata orang. Bikin capek. (i.quoteaddicts.com)

Apapun yang kita lakukan, kita nggak bisa menghindar dari penilaian seseorang. Entah itu penilaian positif atau negatif. Setiap orang punya perspektifnya masing-masing. Bahkan sesuatu yang kita pandang sebagai sesuatu yang positif, bisa menjadi negatif di mata orang yang nggak suka sama kita. Mulai sekarang mungkin kita harus belajar untuk tidak mempedulikan apa yang seharusnya tidak kita pedulikan. Waktu kita terlalu mahal untuk menganalisis setiap reaksi orang terhadap apa yang kita lakukan. Selama kita tidak berniat buruk, tidak masalah untuk meneruskannya. Adalah hal yang sia-sia kalau kita dengarkan pendapat semua orang. Cukup dengarkan apa yang perlu didengarkan.

3. Tantang diri sendiri

Tantang dirimu sendiri (i.ytimg.com)

Demi membentuk mental yang kuat, kita harus berani menantang diri kita sendiri. Salah satu caranya adalah dengan melakukan sesuatu yang kita pikir itu cukup sulit untuk kita. Misalnya, selama ini kita beranggapan bahwa kita tidak bisa berbisnis. Kita patut mencobanya. Kalau gagal? Ya namanya berusaha, gagal itu risikonya. Kalau pengen punya mental yang kuat, ya harus berani melatih mental sendiri. Mungkin saat menantang diri sendiri, kita akan mengalami masa-masa “penuh malu”. Justru di situlah tantangannya!

4. Semakin dewasa, tantangan hidup semakin keras; kita perlu selalu lebih kuat setiap hari

Mau tidak mau, kita harus lebih kuat setiap hari (thoughtcatalog.files.wordpress.com)

Hal ini terjadi secara alami; semakin kita dewasa, semakin keras juga tantangan yang kita hadapi. Ibaratnya, soal ujian anak SMA nggak mungkin lebih mudah dari soal ujian anak SD. Makin lama, ujian yang kita hadapi makin sulit. Mungkin sekarang kita belum merasakan ujian yang keras banget, tetapi besok? Siapa yang tahu. Ujian hidup itu kadang datang dengan sendirinya tanpa kita duga-duga. Itulah kenapa kita perlu punya mental yang kuat. Ketika hidup mulai terasa sangat berat, perasan kita jadi down banget dan rasanya pengen nangis aja. Nangis boleh kok asal jangan sampai berlarut-larut. Percayalah, badai pasti berlalu. Pasti.

5. Olah raga teratur

Olah raga minimal 150 menit/minggu (static.parade.com)

Strong mentality come from a strong body. Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa orang yang rutin berolahraga memiliki kesehatan mental yang lebih baik. Olah raga memicu hormon endorphin yang bisa membuat kita lebih kebal terhadap rasa sakit dan lebih bersemangat. Untuk mendapatkan efek positif dari olah raga, kita memerlukan waktu sebanyak 150 menit/minggu. Dua kali seminggu naik sepeda masing-masing sejam nggak repot kan?

Disadur dari gogirlmagz.com

Inilah Tips Supaya Hidupmu Menjadi Lebih Tenang

[ISIGOOD.COM] Hidup memang penuh dengan dinamika. Ada kalanya manusia mengalami kebahagiaan. Ada kalanya manusia mengalami kesedihan. Justru dengan adanya dinamika itulah, hidup ini menjadi tidak hambar. Ketika mengalami kondisi yang membuat perasaan menjadi tidak tenang, mungkin kamu perlu memperhatikan hal-hal berikut ini.

1. Pikiran dan perasaan ada di dalam dirimu. Kamulah yang memegang kendali atas pikiran dan perasaanmu sendiri

Pikiran dan perasaanmu ada dalam kendalimu (tamaramccleary.com)

Memikirkan dan merasakan sesuatu itu ada di dalam kendalimu. Kamu mau memikirkan tentang apapun tidak ada yang melarang. Kamu merasakan hal apapun itu juga tidak ada yang melarang. Ini berlaku untuk pikiran dan perasaan yang positif maupun negatif, sepenuhnya menjadi hakmu. Jika kamu telah mengetahui hal ini, seharusnya kamu bisa mengendalikan pikiran dan perasaanmu sendiri. Jika ada orang yang menyakitimu, kamu bisa untuk memilih mengabaikannya atau justru malah terjerumus di dalamnya. Silakan pilih mana yang baik untukmu.

2. Kamu disakiti? Sudah, abaikan saja

Kamu disakiti? Sudah, abaikan saja. (hdwallpaperbackgrounds.net)

Kamu merasa disakiti oleh orang lain? Sudahlah abaikan saja. Siapakah dia sampai bisa menyakitimu begitu dalam? Toh dia juga manusia biasa kan? Masih banyak hal yang lebih penting untuk dipikirkan. Mengapa kamu mau meluangkan waktumu yang sangat berharga untuk menangisi perbuatan seseorang? Mulai sekarang, kamu perlu tegas terhadap dirimu sendiri untuk bisa mengabaikan yang tidak penting, dan fokus terhadap hal yang penting.

3. Jangan gampang GR

Ssst… jangan dikit-dikit GR. Belum tentu dia lagi ngomongin kamu (venapro-hemorrhoidstreatment.com)

Baru baca status orang aja udah berasa dia nyindir kamu. Padahal kan belum tentu? Baru baca tulisan orang yang kamu kenal aja udah berasa dia lagi bahas kamu. Padahal kan belum tentu? Memangnya orang yang dia kenal cuma kamu? Ya hati-hati saja dalam menerka. Dari sini kan kita jadi tahu sebenarnya sumber kegelisahan manusia itu ya dari dirinya sendiri.

4. Tidak perlu terlalu mengurusi kehidupan orang lain. Itu bikin kamu capek sendiri

Nggak usah ngurusin hidup orang lain. Nanti kamu bakalan capek. Mending urusin diri sendiri (www.protein-up.com)

Mungkin kamu sempat tidak suka dengan cara hidup atau cara berpikir seseorang. Kemudian kamu mengungkapkannya dengan cara yang tidak semestinya (a.k.a nyinyir). Sudahlah, setiap orang berhak untuk memilih cara hidupnya masing-masing. Meskipun kamu beranggapan bahwa cara hidup orang lain itu tidak baik, lalu apa urusanmu? Yang menjalani dia, kok yang ribet kamu? Ingat, waktumu tidak semurah itu. Waktumu terlalu berharga jika hanya untuk mengomentari cara hidup orang lain. Apakah kamu sedemikian suci sehingga berhak untuk mengharamkan cara hidup orang lain?

5. Persoalan suka dan tidak suka itu manusiawi, tetapi caramu menyikapi kesukaan dan ketidaksukaan itulah yang menunjukkan kualitasmu

Suka dan tidak suka itu hak masing-masing orang. Alangkah baiknya kalau kamu tetap stay cool terhadap kesukaan dan ketidaksukaan kamu (i.huffpost.com)

Setiap manusia pasti memiliki rasa suka dan tidak suka terhadap sesuatu. Kamu berhak untuk menyukai orang yang elegan dan kamu juga berhak untuk tidak menyukai orang yang norak. Hal yang membedakan kamu dengan manusia lain adalah cara kamu menyikapi sesuatu. Apakah hanya karena kamu tidak menyukai sesuatu lantas kamu menyampaikannya dengan cara yang tidak berkelas? Jangan sampai, ya. Suka atau tidak suka itu hak kamu. Tapi jangan sampai kamu menjatuhkan dirimu sendiri hanya karena sesuatu yang tidak kamu sukai.

6. Santai aja kayak di pantai…

Santai aja kayak di pantai~ (mudra.club)

Kamu dihujat? Kamu dinyinyirin? Sudah, santai saja. Dia juga punya hak untuk nyinyir kok. Kalau kamu nyinyirin balik, terus apa dong bedanya kamu sama dia? Sudahlah santai aja. Kamu pengen marah? Nggak papa, marah itu manusiawi kok, asal cara marahnya aja yang harus dikontrol. Kamu tahu manusia paling kuat itu yang kayak gimana? Bukan yang bisa angkat beban sampe berkilo-kilo loh yaa.. Manusia yang kuat itu adalah manusia yang bisa mengontrol amarahnya sendiri.

ISIGOOD.com Mengisi Diri Dengan Kebaikan