Hal-hal Yang Akan Selalu Diingat Wanita Tentang Mantan

[ISIGOOD.COM] Move on dari hubungan yang pernah terjalin sebelumnya memang bukan merupakan hal mudah. Meskipun banyak langkah yang sudah ditempuh, tidak bisa dipungkiri, bayangan soal mantan masih sekali atau dua kali menghampiri. Terlebih bila dulu hubungan yang kita jalin berlangsung sangat lama bahkan menjurus ke tahap serius.

Terhadap mantan, pikiran seseorang seperti menyisakan ‘space’ tersendiri. Seburuk apapun perlakuan mantan, bagaimanapun, ia tetaplah orang yang dulu pernah kita sayang. Kira-kira, apa sih, hal-hal dari mantan yang bikin seseorang masih selalu teringat? Dikutip dari Kelascinta.com, berikut ini adalah empat hal yang bisa membuat seseorang selalu teringat dengan mantannya.

1. Saat PDKT

bunga semanis ini bisa tiba-tiba ada di depan rumahmu (source: www.walloza.com)

Masa PDKT menjadi periode termanis dalam kisah cinta setiap orang. Pasalnya, pada saat itulah seseorang menunjukkan usaha maksimalnya untuk mendapatkan hati orang lain. Tak jarang selama masa ini, banyak kisah manis yang sampai kapanpun akan diingat. Seperti misalnya, ada orang yang tiba-tiba datang ke rumah membawa makanan kesukaan setelah ngetwit, “Hm pengin Haagen Dazs nih.” Atau misalnya, pada saat inilah ada orang yang bersedia mengantar-jemput ke sekolah, membawakan bucket plus ajakan nonton di akhir pekan, dan hal-hal menyenangkan lainnya.

Hal-hal manis itulah yang sampai kapanpun akan teringat di pikiran seseorang, meskipun sudah jadi mantan.

2. Pertemuan terakhir

semua emosi meluap bersamaan di saat seperti ini, siapa yang sanggup lupa? (source: cdn.playbuzz.com)

Tak berbeda jauh dengan saat PDKT, pertemuan terakhir juga menjadi saat yang paling terkenang di pikiran seseorang. Bedanya, bila PDKT merujuk pada suatu permulaan, pada saat ini, seseorang mengutarakan keinginannya untuk mengakhiri semua yang sudah dijalani. Entah sudah ada pembicaraan soal putus atau tidak sebelumnya, yang jelas pada waktu ini, keputusan itu sudah diambil.

Pada saat ini, perasaan seperti marah, kesal, lega, kecewa, ataupun sakit hati berkecamuk menjadi satu. Baik pihak yang memutuskan maupun diputuskan pada akhirnya akan sama-sama merasakan goncangan. Itulah kenapa hal ini masih akan selalu teringat meskipun hubungan di antaranya keduanya sudah berakhir.

3. Ego mantannya

ego yang tinggi di antaranya keduanya menandakan semuanya harus cepet-cepet diakhiri (source: huffingtonpost.co.uk)

Salah satu dari sekian banyak hal yang menyebabkan kandasnya sebuah hubungan adalah ketika dua orang tidak bisa menurunkan egonya masing-masing. Dalam fase menjelang putus, ada masa di mana pasangan mengalami masa sering ribut bahkan untuk hal-hal yang sepele. Satu sama lain sangat sensitif dan seolah ingin menang sendiri. Di saat inilah hubungan terasa mulai tidak sehat. Entah karena hal ini terlalu menyakitkan atau gimana, yang jelas, masa ini memang akan selalu terkenang sampai kapanpun dalam ingatan.

4. Momen menangis karena mantan

beberapa perempuan mengalami saat-saat terpuruk seperti ini (source: huffingtonpost.co.uk)

Sedikit berhubungan dengan poin ketiga, pada fase menjelang putus, seseorang memang mengalami banyak permasalahan yang sukar untuk diselesaikan. Pada beberapa perempuan, menangis merupakan salah satu jalan yang bisa dilakukan untuk melegakan pikiran. Mungkin karena ini adalah saat-saat terburuknya selama pacaran, seseorang menjadi selalu ingat penyebab dari semuanya: mantan.

 

Diolah dari: KelasCinta.com

Sambut Tahun Baru dalam Festival Kampung Lampion Kalicode

[ISIGOOD.COM] Bingung malam tahun baru mau kemana? Komunitas Cemara berkolaborasi dengan RT 18 menyiapkan alternatif menghabiskan tahun dengan cara yang tak biasa. Indahnya lampion dan pameran foto yang dikemas secara kekinian akan berpadu dengan suasana kampung Jogja yang masih tradisional di pinggiran Kalicode. Seluruh keindahan ini terangkum dalam sebuah pagelaran bertajuk “Festival Kampung Lampion Kalicode”.

Festival ini berangkat dari permasalahan sosial yang melanda Jogja belakangan. Seperti yang kita tahu, Jogja kini menjadi lautan beton. Puluhan hotel baru dibangun, mall-mall besar menghiasi tiap sudut kota Yogyakarta. Di tengah modernisasi kota, kampung pinggir sungai selalu jadi wilayah tak terjamah. Peraturan terbaru dari Pemerintah Kota menyebutkan dalam rangka revitalisasi sungai, pembangunan fisik di wilayah bantaran sungai harus dihentikan.

Sementara Jogja membangun dirinya, warga Kalicode yang puluhan tahun menetap di kota ini harus tertinggal dalam kesederhanaan. Demi melihat masalah ini, warga Kalicode tak hanya tinggal diam. Tiap tahun selalu ada ide kreatif yang diciptakan untuk menunjukkan eksistensi warga asli kota yang tersisa di kampung pinggir sungai. Tak hanya soal eksistensi, warga pun ingin membangun kampungnya sendiri secara mandiri. Mereka ingin kampungnya layak huni bahkan layak untuk visitasi. Mereka tak ingin menjadi tuan yang tersingkir dari rumahnya sendiri.

1.2

diskusi membuka rangkaian Festival Kampung Lampion Kalicode

Akhirnya, bosan dengan stereotipe kampung kumuh dan gelap, tahun ini warga menyulap kampung menjadi lebih bersih, hijau dan bercahaya di malam hari. Mereka gubah barang-barang bekas yang ada di sekitar rumah seperti sendok plastik, bekas kaleng cat dan botol minuman menjadi lampion cantik yang menghias teras tiap rumah. Tak hanya itu, tembok tiap rumah akan dipercantik dengan cat pola batik. Dinding dan talut akan diisi mural karya remaja dan anak-anak setempat. Kamar mandi umum dan rumah anyaman bambu milik warga akan bertransformasi menjadi salah satu instalasi yang dipamerkan. Semua ini bisa dinikmati oleh umum mulai tanggal 28-31 Desember 2015.

1.3Sambil menikmati malam di kampung Kalicode, pengunjung dapat menyusuri sejarah RT 18 Kalicode sejak tahun 1990an hingga kini lewat pameran foto “Code Dulu, Kini dan Nanti”.Pengunjung juga dapat berpose di sepanjang gang yang akan penuh berhias lampion dan lampu-lampu kecil.

Pameran dibuka pada 28 Desember 2015 berbarengan dengan diskusi bertajuk “Peran Komunitas Kampung dalam Pembangunan Kota”. Diskusi ini akan mengulik kebijakan pemerintah kota terkait pembangunan serta inisiatif warga yang muncul dalam membangun kampungnya sendiri. Diskusi akan dihadiri oleh Wakil Walikota Yogyakarta, Komisi C DPRD Kota dan aktivis Architect Community.

1.1

yuk, Minggu pagi reresik Kalicode!

Sebagai puncak acara, tanggal 31 Desember, pameran akan ditutup dengan pentas musik, tari dan yang makin jarang ditemui di Yogyakarta: Pentas Ketoprak! Turut pula mengundang Teater Selasar FISIPOL UGM dan band Kolapopi untuk memeriahkan malam tahun baru yang spesial. Yang tak kalah menarik, sambil menikmati pagelaran keseniannya, akan ada sajian makanan tradisional yang dimasak sendiri oleh warga. Jangan khawatir, beberapa di antaranya boleh banget dimakan secara cuma-cuma alias gratiiis!

Jadi untuk kamu yang masih cinta Yogyakarta dengan segala keramahtamahannya, mari datang dan bernostalgia dengan cara yang sangat kekinian!

Seluruh rangkaian acara ini dibuka untuk umum dan free entry!

denah

save di ponselmu guys! biar nggak nyasar

Further information:

CP: 08567054932 (Asih)

Merangkum Perubahan Jogja dari Waktu ke Waktu

[ISIGOOD.COM] SMAN 9 Yogyakarta, siapa sih yang tidak kenal dengan sekolah yang satu ini? Setiap event yang diadakan SMAN 9 Yogyakarta atau bisa kita sebut Trappsila, pasti selalu mengundang decak kagum dan pastinya selalu menggetarkan panggung Jogja. Trappsila yang juga merupakan Art and Culture School sebentar lagi akan mengadakan acara bertajuk Art and Culture Day. Dengan mengambil tema “Jogja Masa Lalu, Masa Kini, dan Masa Depan”, melalui acara ini, panitia berhara masyarakat Jogja akan lebih terbuka matanya melihat kondisi Jogja yang kian berubah, entah menjadi baik atau menjadi buruk.

Acara dengan sub judul “Masih Ingatkah Engkau akan Jogja?” ini nantinya akan menampilkan pameran lukisan dan fotografi dari SMAN 9 dan SMA-SMK serta universitas di Yogyakarta. Acara ini juga diikuti dengan aksi kemanusiaan dengan menjadi partisipan kegiatan donor darah. Selain itu, tidak ketinggalan ada berbagai macam penapilan dari guest star yang turut menyemarakkan acara.

Tidak hanya menampilkan pertunjukan band, nantinya juga ada Ninechestra, orkestra dari SMAN 9 Yogyakarta, kabaret cosplay, storytelling, dan adu  jago bermain yo-yo. Tak lupa, agar lebih menunjukkan nuansa budayanya, nantinya akan ada stand komunitas dan stand kuliner Jogja dengan harga bersahabat. Berbagai perlombaan digelar dalam acara ini. Lomba-lomba tersebut di antaranya adalah lomba gamelan untuk SMA/sederajat, lomba mewarnai untuk adik-adik yang duduk di bangku PG-TK, dan di penghujung acara akan ada pentas besar Teater Sutera yang akan membawakan lakon berjudul “Semar Gugat”.

Kapan lagi akan ada acara bertema seni dan budaya se-hits ini dengan HTM 0 Rupiah? Jangan lewatkan, Art and Culture Day pada tanggal 26-27 Desember 2015 di Taman Budaya Yogyakarta!

IMG-20151215-WA0000

Fakultas Ekonomi UI Gelar KOMPeK FEUI Ke-18, Ayo Daftar!

[ISIGOOD.COM] Kompetisi ekonomi terbesar untuk siswa SMA/sederajat se-Indonesia kini hadir kembali. Kompetisi Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (KOMPeK FEUI) yang akan diadakan pada tanggal 9-13 Februari 2016 merupakan KOMPeK yang akan diselenggarakan untuk ke-18 kalinya dan merupakan program kerja Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEUI, sebagai bentuk pengabdian FEUI kepada pendidikan ekonomi bangsa.

Kompetisi ekonomi paling bergengsi ini akan mengangkat tema “EVOLVE: Enhancing Domestic Investment Quantity for Indonesia’s Economic Development”. Sesuai dengan tema tersebut, diharapkan siswa-siswi dan guru dapat kemudian menambah pengetahuan dasar mengenai investasi. Di tahun ke-18nya. Cabang lomba KOMPeK 18, yaitu: Economics Quiz (EQ), Economics Debate Competition (EDC), Economics Research Paper (ERP), dan Business Challenge (BC).

Selain saling beradu pengetahuan tentang ilmu ekonomi dan bisnis mereka, KOMPeK 18 berkomitmen memberikan nilai tambah kepada peserta dan guru pedampingnya melalui acara: KOMPeK Journey, KOMPeK Talkshow, Training Guru KOMPeK, KOMPeK Social, dan KOMPeK Gathering. Selain itu, tahu kan kalau setiap tahunnya pembukaan acara KOMPeK selalu diadakan di salah satu Kementerian? Di KOMPeK 18 ini, pembukaan acara juga akan diadakan di salah satu kementerian yang masih dirahasiakan lokasinya.

Proses pendaftaran tim perwakilan sekolah dari seluruh penjuru Indonesia dapat dilakukan melalui website KOMPeK18: www.kompek-febui.com dari sekarang. Pendaftaran ditutup tanggal 10 Januari 2016. Info lebih lanjut: kunjungi website www.kompek-febui.com, follow @kompekfbeui dan like FB Fanpage: “KOMPeK FEBUI”. Jangan sampai ketinggalan ya! SMANGKOK (Semangat KOMPeK)!

flyer isigood

Mahasiswa Teknologi Pendidikan UNY Selenggarakan Pameran Pendidikan dan Kebudayaan

[ISIGOOD.COM] Media diibaratkan sebagai sebuah pisau; perannya tergantung bagaimana seseorang memperlakukan. Apakah sebagai senjata yang melindungi atau sebagai senjata yang membunuh diri sendiri? Seiring dengan berkembangnya media yang semakin dinamis, acapkali kita tidak sadar bahwa budaya lokal yang telah tumbuh sebagai kultur di dalam masyarakat semakin tergerus. Namun sebenarnya, media dan budaya sejatinya selalu berkombinasi untuk menciptakan sesuatu yang yang unik.

Berkembangnya media yang semakin dinamis di zaman modern bukan berarti harus meninggalkan budaya yang telah cukup lama ada di masyarakat. Kini, saatnya, melakukan kolaborasi memanfaatkan media yang semakin canggih untuk mendidik generasi muda mengenai budaya yang dimilikinya.

“Budaya dalam Media” diusung sebagai tema dalam acara kali ini. Melalui acara berjudul “Jogjacation”, Mahasiswa Teknologi Pendidikan UNY kembali melaksanakan pameran pendidikan. Kegiatan ini akan dimeriahkan oleh berbagai macam acara, yaitu pementasan tari tradisional, talkshow tentang media, quiz, lomba, dan segenap acara hiburan lainnya. Kegiatan ini juga akan menampilkan berbagai produk media pendidikan yang telah dibuat oleh Mahasiswa Teknologi Pendidikan Angkatan 2012.  Pameran ini akan dilaksanakan pada tanggal 19-20 Desember 2015 di Benteng Vredeburg, Yogyakarta.

IMG-20151211-WA0001Jogjacation kali ini mengusung dua acara sebagai acara utama, yaitu Seminar Parenting dan Talkshow “Rumah Sinau”. Seminar Parenting merupakan sebuah seminar dimana para orangtua akan diberikan edukasi bagaimana mendidik anak mereka melalui sebuah media pembelajaran. Sedangkan Talkshow Rumah Sinau merupakan kegiatan interaktif yang mempertemukan peserta dengan Komunitas Rumah Sinau. Rumah Sinau sendiri adalah adalah sebuah platform berbagi ruang untuk dijadikan sebagai tempat belajar sepulang sekolah. Rumah Sinau menghadirkan solusi untuk para pelajar.  

Selanjutnya, dalam acara ini kita juga mengadakan berbagai lomba untuk siswa-siswi dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga masyarakat umum. Adapun lomba-lomba yang akan dilaksanakan adalah: Lomba Macapat untuk Siswa SMP se-DIY, Lomba Ranking 1 untuk Siswa SD, dan Lomba Fotografi untuk Siswa SMA dan umum. Tak hanya itu, acara ini juga tidak luput memberikan ruang dalam bidang seni. Hal ini dapat dilihat dari diadakannya penampilan tari tradisional jaranan dan kesenian daerah Jawa Barat, yaitu angklung. Tentunya, sebagai puncak acara akan ada special performance dalam konser musik indie, yaitu penampilan dari band The Aline.

IMG-20151211-WA0000

ISIGOOD.com Mengisi Diri Dengan Kebaikan