Masalah Datang Bertubi-tubi? Ingat Bahwa Hidup Harus Terus Berlanjut!

[ISIGOOD.COM] Pernah nggak guys kamu menghadapi beberapa persoalan sekaligus. Contohnya, pada keadaan itu kamu sedang dilanda persoalan ekonomi yang cukup pelik. Misalnya, kamu sedang dalam keadaan benar-benar bokek. Eh, kamupun tengah menghadapi kekecewaan hati. Seperti pasanganmu yang mengkhianati dan menyakitimu. Hatimu pun pecah berkeping-keping.

Di saat itu juga, kamu sedang kecewa dengan tugas-tugas akademikmu yang seolah tak juga kelar meski berusaha kamu selesaikan. Jika saat itu terjadi, maka seolah ritme kehidupanmu terganggu. Bahkan, jika ada lebih dari satu yang bersamaan tentunya kamu merasakan hal yang terasa jauh lebih buruk. Pasti saat itu kamu merasakan bahwa dunia terasa amat sangat memuakkan. Bahkan, mungkin itu terasa seperti dunia berhenti berputar.

Pikiran butek, penat hatipun sangat kalut dan galau. Jika sudah demikian, apa sih yang harus kamu lakukan? Mungkin kamu hanya pasrah dan seolah tak berdaya menghadapi semua masalah yang datang. Namun, terkadang saat kita merasa kuat ternyata ada saja halangan datang untuk membuatmu seolah kembali pasrah atau menyerah. Jika ada permasalahan yang datang bertubi-tubi, apa yang harus kamu lakukan?

Jangan pernah merasa semuanya telah berakhir

Yakinlah, dunia tidak akan berakhir. Masih banyak harapan (exploringpsyche.com)

Guys, adanya permasalahan adalah keniscayaan. Untuk itu, saat kamu menerima masalah atau bahkan dikeroyok oleh berbagai macam masalah keduniaan maka kamu harus tabah. Hal yang harus kamu garisbawahi adalah bahwa jangan pernah merasa bahwa semuanya telah berakhir. Akan selalu ada mentari yang terbit usai badai. Kamu juga harus yakin, bahwa setiap persoalan maka pasti akan ada jalan. Sedih itu pasti, namun bertahan itu adalah suatu keharusan.

Kamu pasti bisa mengatasinya, sebab masalah yang datang adalah ujian bagimu

Semua ini hanya ujian, kamu harus kuat! (globe-views.com)

Tentunya kamu pun tahu bahwa salah satu ujian bagi seseorang di dunia adalah permasalahan. Kehidupan itu memang sesuatu yang mau tidak mau dan pasti ada saja permasalahannya. Nah, mengenai hal itu kamu benar-benar harus yakin bahwa masalah yang terus-terusan datang itu hanyalah ujian kehidupan. Kamu harus paham, bahwa Tuhan tidak akan pernah memberikan masalah dan beban yang melampaui kemampuanmu.

Sesekali kamu perlu berbagi beban dengan orang yang kamu sayangi

sesekali kamu butuh curhat dan sharing. (omgstory.net)

Sahabat, keluarga ataupun teman bisa kamu pilih sebagai orang yang bisa kamu ajak untuk berbagi beban. Orang kamu sayang dan kamu sayangi pasti akan senantiasa memberikan dukungan padamu. Kamu pernah mendengar, bahwa berbagi dalam beban juga dapat mengurangi rasa penat dan frustasimu.

Tak sedikit orang yang memilih menyimpan dan memendam perasaan kecewa dan frustasinya tanpa berbagi. Ujung-ujungnya, dia depresi. Kemungkinan, dia tak mampu lagi menahan beban yang dia rasakan. Yakinlah, dengan berbagi minimal akan ada orang yang akan merengkuhmu, ada orang yang dapat kamu jadikan sandaran. Oya, namun kamu harus selalu ingat bahwa tak semuanya harus kamu bagi. Ceritakan apa yang perlu kamu ceritakan. Namun kamu harus tetap menyimpan tentang hal-hal yang hanya cukup kamu ketahui saja.

Carilah cara untuk keluar dan menyelesaikan masalah yang membelitmu

Semua masalah pasti ada jalan. (wordpress.com)

Kamu harus berani. Jika kamu ingin membuat perubahan dalam hidupmu, maka kamu menatap tegak ke depan. Jangan sampai beragam masalah justru membuatmu cupet atau patah harapan. Jika tengah dilanda masalah, jangan kamu berusaha untuk lari dari kenyataan. Sebab, saat lari kamu bukan akan menyelesaikan masalah. Namun, kemungkinan kamu malah akan menumpuk persoalanmu, yang mungkin saja akan bertambah lebih buruk.

Apapun yang terjadi, hidupmu harus berlanjut

Bersemangatlah, jangan lupa untuk mencoba terus tersenyum. (devianart.net)

Kehidupan adalah suatu anugerah dari Tuhan yang harus dan patut kamu syukuri bagaimanapun keadaannya. Untuk itu, kamu perlu benar-benar mensyukurinya. Caranya adalah menghargai diri sendiri dan menghargai kehidupan kita.

Apapun masalah yang kamu alami, tidak ada salahnya kalau kamu bangkit kembali. Bahkan, akan salah jika kamu tak kembali bangkit. Memang tidak mudah, namun yakinlah semuanya akan baik-baik saja. Apapun yang terjadi, hidupmu harus terus berlanjut.

Tuh guys, kamu harus terus bersemangat dan jangan pernah menyerah dengan kehidupan. Yakinlah, bahwa semuanya akan baik-baik saja. Untuk itu, hidupmu harus terus berlanjut!

Baca juga : Saat Merasa Salah Dalam Memilih Keputusan. Penyesalanpun Datang. Lalu Harus Apa?

Kiat Mantapkan Hati, Saat Galau Mempertahankan atau Menyudahi Hubungan

[ISIGOOD] Memang, hubungan kita dengan seseorang tak selamanya mulus. Ada saja hal-hal yang membuat kamu dan dia saling mendiamkan, marah atau bahkan bertengkar. Bahkan, masalah terkadang bisa membuat kalian seolah tak saling mengenal satu sama lain. Itu adalah sebuah keniscayaan yang tidak akan mungkin terelakkan dalam sebuah hubungan.

Seolah, pertemuan dan hubungan kalian adalah sebuah kesalahan. Kamu pun mulai heran, mengapa dan karena apa kalian bisa menjalin sebuah hubungan. Alhasil, ada saja yang terlintas dalam pikiran dan benakmu yang membuat kamu merasa ingin mengakhiri hubungan. Namun, di sisi hati yang lain kamu ternyata juga masih ingin mempertahankan hubungan itu.

Lalu, apa saja sih yang harus kamu lakukan saat dilanda hal-hal yang membuat kamu benar-benar galau begini? Harus mempertahankan hubungan ataukah menyudahi hubungan cukup sampai disana saja? Nah, ini dia kiat memantapkan hati saat kamu merasa galau dengan hubunganmu. Simak ya!

Pikirkan matang-matang alasanmu untuk mengakhiri atau tetap meneruskan hubungan

Pikirkanlah baik-baik, apa memang akan kamu akhiri atau pertahankan. (homepathyplus.com)

Kamu boleh saja galau dengan hubunganmu yang kian terasa tidak nyaman. Tapi, kamu tidak bisa begitu saja mengambil keputusan secara serta merta begitu saja. Ingatlah, bahwa saat kalian menjalin hubungan pastinya memiliki sebuah alasan.

Kamu harus benar-benar memikirkan dan menemukan alasan untuk mengakhiri atau mempertahankan sebuah hubungan. Tentunya, alasan itu harus kuat, tidak dikarang-karang dan tidak asal-asalan.

Oya, meskipun kamu menemukan alasan yang kuat untuk berpisah, kamu juga tidak bisa langsung memutuskan hubungan. Kamu juga perlu mengingat bahwa menjalin hubungan dengan orang baru juga belum tentu akan berjalan lancar.

Nah, mempertahankan hubungan juga merupakan hal yang patut kamu pikirkan baik-baik. Artinya jika memang mau dipertahankan, kalian harus ada perbaikan secara bersama. Jadi, keduanya memang akan memiliki resiko masing-masing yang harus kamu tanggung.

Jangan mengambil pilihan saat emosi maupun saat pikiran keruh

Ingat, jangan mengambil keputusan dan pilihan saat pikiran keruh ataupun emosi. (planiclic.com)

Pilihan apapun jika dipilih dalam keadaan emosi bukanlah hal yang baik. Tak jarang pilihan yang dilakukan secara spontan karena luapan emosi, marah ataupun mangkel tidak akan membawa kita pada kebahagiaan. Sebab, sejatinya pilihan yang dilontarkan atau dipilih saat emosi hanyalah luapan egoisme kita semata. Dia tidak berdasarkan dengan pikiran yang jernih dan keputusan yang mantap.

Tak sedikit orang yang benar-benar putus atau memutuskan relationship saat sedang bertengkar. Dan karena tidak ingin kalah dan rasa egoisme yang naik, pasangannya pun mengiyakan untuk mengakhir hubungan. Tidak ada yang menyangka, keduanya justru menyesal dengan keputusan tersebut. Jadi, ingatlah untuk selalu mengambil keputusan dan pilihan saat hati telah tenang dan pikiran yang jernih.

Tidak ada salahnya, berkomunikasi dan memikirkan bersama pilihan itu

Alangkah lebih baik kalian pikirkan bersama. Jika bisa. (healthywomen.org)

Setelah pikiran kalian sama-sama tenang, tak ada salahnya kalian berbincang santai. Tak perlu menaruh dendam dan curiga. Kalian kan sudah dewasa, tentunya komunikasi yang baik serta melakukan problem solving akan membuat suasana juga lebih baik. Dengan adanya pembicaraan, kalian akan menemukan alasan masing-masing untuk tetap bertahan ataupun mengakhiri hubungan.

Nah, darisana kalian akan mengetahui perasaan masing-masing. Kamu akan mengetahui apakah dia ingin lanjut ataukah tidak. Kalian juga bisa menemukan penyelesaian masalah jika memang ada yang akan kalian selesaikan.

Satu lagi, inijuga merupakan antisipasi agar tidak menyesal di kemudian harinya.

Berpikirlah kedepan, apa yang akan terjadi jika kamu memilih putus atau lanjut

Pikirkan apa yang terjadi setelah kalian memutuskan pikiran. (happyhealthyrelationship.com)

Ini adalah saatnya kamu menggunakan kemampuanmu menerka masa depan. Sebelum mengambil keputusan apakah akan tetap mempertahankan hubungan dengan pacarmu atau tidak, kamu harus berlaku bijak. Sangat penting kamu berpikir ke depan terutama untuk masa depan kalian masing-masing.

Tidak ada salahnya kamu menerka apa yang akan terjadi saat kalian tidak lagi bersama pasangan. Apa yang akan kalian lakukan jika nantinya kalian tidak lagi bersama.

Hal lain, mungkin sejauh mana kalian telah membicarakan masa depan bersama. Misalnya mungkin saja kamu dan dia pernah memilih satu sama lain untuk menjadi tujuan hidup masing-masing. Seperti pernah merencanakan akan melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius atau menikah. Tentunya kalian harus memikirkan, bagaimana selanjutnya jika kalian tidak lagi saling bersama. Dengan memikirkannya, maka kamu akan terasa lebih siap.

Berdoalah agar mendapatkan pilihan yang terbaik

Percayalah bahwa Tuhan akan memberikanmu jalan terbaik. (pinimg.com)

Nah, ini adalah salah satu langkah yang tak kalah penting. Kamu harus senantiasa melibatkan Tuhan dalam setiap pilihan hidupmu. Termasuk dalam hal asmara. Berdoa dan mantapkanlah pilihanmu setelah melalui beberapa tahap diatas. Lalu, kamu perlu berdoa agar mendapatkan jalan dan pilihan yang terbaik.

Itu dia beberapa kiat memantapkan pilihan. Saat kamu didera kegalauan akan meneruskan hubungan ataukah harus mengakhirinya. Bagaimana? Tertarik untuk melakukannya kan? Yakinlah bahwa pilihanmu baik dan membawa kebaikan. Good Luck!

Baca juga : Pacaran Beda Agama, Bagaimana Cara Terbaik Menyikapinya?

Hai Girls, Ini Dia 5 Alasan Kenapa Cewek Nggak Boleh Terlalu Manja Pada Cowok!

[ISIGOOD.COM] Manja mungkin adalah salah satu sifat yang sebagian besar dimiliki cewek saat menjalin sebuah hubungan. Contoh terkecil yang paling sering terjadi adalah cewek selalu diantar dan dijemput kemanapun. Entah cewek yang meminta ataupun cowoknya yang mau. Belum lagi kemana mana harus bersama. Mulai belanja, main ataupun mengerjakan tugas. Seolah semuanya harus ditemani, dibantu dan harus bersama si doi.

Duh, serius kamu mau terus begitu girls? Lalu, kapan kamu jadi cewek yang mandiri? Kamu harus tahu, sebagai cewek kamu nggak boleh terlalu manja pada pasanganmu. Wajar sih, kita manja dan selalu ingin diperhatikan oleh orang yang kita sayang. Namun, itu bukan berarti seluruh sikap dan apa yang kamu lakukan membunuh kemandirianmu. Yakinlah, hal itu bakal merugikan bagi orang lain, bahkan bagi dirimu sendiri.

Banyak sekali hal yang harus kamu perhatikan saat kamu menjalin hubungan dengan seseorang. Termasuk salah satu hal yang mungkin sepele namun sangat berpengaruh besar bagi hidup kamu. Hal itu adalah sikap dan sifat manja kamu. Berikut ini ada beberapa alasan mengapa sih kamu nggak boleh terlalu manja pada pasanganmu? Simak ya, pasti bermanfaat banget buat kamu calon cewek-cewek yang hebat!

Jika manja terus menerus, bisa-bisa kamu ketergantungan

Kalau ketergantungan, bisa-bisa kamu tidak akan pernah mandiri! (netdna-cdn.com)

Apa sih yang dimaksud dengan ketergantungan disini? Maksudnya adalah kamu akan dimanjakan oleh keadaan itu dan tanpa sadar kamu seolah tidak akan bisa melakukan sesuatu tanpa si doi. Lah, meskipun kalian pasangan, apa harus seperti itu?

Jika kamu bisa melakukannya sendiri, mengapa setiap saat kamu harus diantar dan dijemput oleh pasanganmu? Apalagi kamu juga memiliki kendaraan sendiri. Mengapa sih setiap saat kamu harus manja dengan diantar dan dijemput kemanapun?

Toh, nggak ada salahnya kan kamu tetap bisa kemana-mana sendiri. Boleh kok sesekali kamu minta diantar atau dijemput. Tapi bukan berarti terus-terusan begitu, hingga tak bisa apapun tanpa dia kan?

Bukankah itu akan mematikan kemandirianmu? Bahkan, jika terus menerus kamu akan mengalami ketergantungan padanya. Nah, kalau kamu sudah ketergantungan dengannya maka tidak akan banyak yang bisa kamu lakukan tanpanya. Dan yakin, jika terus-terusan kamu nggak akan pernah bisa mandiri.

Tidak semua cowok menyukai tipe cewek yang manja

Banyak cowok yang nggak suka cewek manja dan egois (gopaktor.com)

Memang, sebagian cowok menyukai seorang cewek yang manja. Sebab hal itu menunjukkan superioritas bagi cowok dan menunjukkan betapa “kuat dan hebat”nya cowok. Namun, tidak selamanya cowok menyukai cewek yang manja.

Apalagi cewek yang manjanya keterlaluan. Misalnya selalu bergantung padanya, selalu membutuhkannya dan bahkan tidak bisa melakukan hal apapun tanpa si cowok. Lama-lama cowok malah mungkin akan risih dan menghindar dari kamu yang terlalu manja.

Bukan hanya itu, banyak fakta yang menunjukkan bahwa cowok lebih menyukai tipe cewek yang mandiri dalam banyak hal. Sebab, cewek yang mandiri identik dengan cewek yang dewasa secara pemikiran maupun dalam bertindak. Tentunya cewek jenis ini lebih mudah diajak menjalin hubungan daripada cewek yang terlalu manja. Apalagi bagi cowok, mereka tidak perlu ambil pusing harus melakukan ini itu atau berkorban ini itu untuk kebutuhan sang cewek.

Jika ada masalah dengan cowokmu, kamu tidak tahu sampai kapan hubungan bertahan

Duh, jangan sampai deh kamu kayak gini! (mirror.co.uk)

Hubungan seseorang tentunya tidak selalu berjalan dengan baik. Dalam setiap hubungan tentunya akan mengalami berbagai macam kendala yang kecil hingga terbesar. Itu semuanya pasti akan dilalui. Nah, bagaimana jika kamu sedang bertengkar dengan pasanganmu, padahal kamu benar-benar manja dan bergantung padanya. Misalnya kamu terbiasa diantar jemput dan tidak bisa berangkat kerja sendiri. Wah, pastinya kamu sendiri kan yang akan kesulitan dengan keadaan itu?

Belum lagi jika keadaan semakin memburuk. Lalu, akhirnya terpaksa kalian harus mengakhiri hubungan karena masalah tertentu. Nah loh! Jika kamu terlalu manja padanya, maka kamu sendiri yang akan rugi. Karena ketergantunganmu, kamu akhirnya malah terpuruk sendiri karena menyesal tidak mandiri dalam melakukan berbagai kegiatan.

Hubunganmu dengan sahabat dan teman akan tersendat

Jangan sampai hubungan dengan temanmu rusak karena hanya berkomunikasi saat membutuhkan saja. (irishtimes.com)

Kemanapun kamu pergi, kamu selalu bersama si doi. Wah-wah, serasa dunia milik berdua. Apalagi, jika kamu benar-benar manja hingga ketergantungan dengannya. Bahkan, seolah waktumu paling banyak kamu habiskan dengan pasanganmu. Sampai-sampai tidak ada waktu lagi untuk teman dan sahabatmu. Eh, ini membawa dampak buruk.

Mengapa? Sebab hubunganmu dengan sahabat dan temanmu tidak akan berjalan dengan begitu baik. Apalagi para sahabatmu tidak pernah kamu berikan alokasi waktu yang cukup. Beeh, jangan marah kalau hubungan kalian tidak begitu akrab.

Nah, saat kamu ada masalah atau bahkan putus dengan pasanganmu, kamu tidak bisa serta merta lari ke sahabatmu. Meskipun sahabatmu menerima, apakah cukup adil bagi mereka jika sahabat hanya ditemui dan diperlukan ketika pasanganmu tak ada? Yakinlah jika terus begini, pertemanan dan persahabatan kalian juga tidak akan berjalan dengan mulus.

Menjadi cewek yang mandiri jauh lebih baik

Kita pasti bisa mandiri (theodysseyonline.com)

Seorang cewek yang mandiri tanpa manja yang berlebihan tentunya akan lebih baik bagi kamu. Artinya, kamu harus bisa menempatkan kapan dan dimana kamu harus tetap mandiri. Namun, ada kalanya pula kamu terkadang perlu sedikit manja pada pasanganmu. Eits, manja disini bukan yang berlebihan dan mengakibatkan ketergantungan loh. Manja disini hanya berupa perhatian ataupun kebutuhan kasih sayang dari pasangan. Tidak lebih.

Artinya, dalam kehidupan yang serba berat dan keras ini, perempuan wajib mandiri. Setiap perempuan yang punya kemandirian akan jauh lebih baik dan siap menghadapi hidup daripada perempuan yang manja dan lemah. Bukankah kamu akan merasa kebih berharga dan bangga jika mampu melakukan apapun yang kamu mau dan butuhkan?!

Itu dia beberapa alasan mengapa buat kamu para cewek, kamu tidak boleh terlalu manja dengan pasangan. Kamu harus menjadi seorang perempuan yang mandiri dan siap dengan tantangan hidup. Gimana girls? Masih mau manja berlebihan? Pikir ulang deh!

Baca juga : Lagi LDR? Kamu Harus Lakukan 5 Hal Ini Agar Hubunganmu Tetap Langgeng!

5 Alasan Bekerja Terlalu Keras Ternyata Tidak Baik Untukmu!

[ISIGOOD.COM] Karir memang seringkali membuat seseorang lupa diri. Kesibukan kerja tak jarang membuat kita melupakan kesehatan dan keluarga. Kita tidak menyadari bahwa kita masih memiliki dunia lain selain dalam karir. Banyak hal yang perlu kita perhatikan selain semata-mata karir.

Akhirnya, tak jarang kita seolah mendedikasikan hidup untuk karir. Setiap saat tentang kerja dan kerja. Jika tidak bekerja secara keras dan mati-matian maka merasa belum puas. Kita tidak menyadari bahwa bekerja terlalu keras justru merugikan diri sendiri. Bahkan, seringkali bekerja terlalu keras bukan membawa manfaat melainkan sebuah kerugian.

Ada beberapa alasan mengapa bekerja terlalu keras hanya akan merugikanmu. Kerugian yang kamu dapatkan bukan hanya dalam kegiatan di luar karir seperti keluarga, persahabatan ataupun lingkungan. Namun justru juga untuk karir yang kamu bangga-banggakan itu. Nggak percaya? Simak ini beberapa alasan bahwa bekerja terlalu keras ternyata tidak baik untukmu!

Kerja terlampau keras dengan jam kerja yang panjang bisa menurunkan produktivitas

Kerja begini bisa malah menurunkan produktivitas loh guys! (quickhealth.net)

Kita adalah manusia, bukan robot. Bahkan, robotpun memiliki batas kerja agar tidak mengalami kerusakan. Begitu pula manusia. Berdasarkan penelitian, bekerja dimulai sejak fajar hingga senja merupakan tradisi yang sangat lama. Seiring berjalannya waktu, penelitian yang dilakukan Henry Ford pada 1926 telah mengubah konsep lama itu. Dia mengubah waktu kerja menjadi 8 jam sehari agar membuat para pekerja lebih produktif.

Sebab, kita sangat tahu bahwa semakin berat kita bekerja maka semakin menurun daya dan konsentrasi kita terhadap suatu pekerjaan. Bahkan, bekerja terlampau lama bisa jadi membuat kualitas pekerjaan yang kita lakukan akan menurun meskipun kuantitasnya memenuhi. Untuk itulah, generasi saat ini pun tidak menganggap lamanya kerja sebagai indikator produktivitas seseorang.

Promosi dalam karir bukan karena jam kerja yang panjang

Siapa bilang lamanya kerja penentu promosi jabatan? (theatlantic.com)

Siapa bilang kalau semakin panjang jam kerja kita maka peluang promosi akan semakin besar? Itu adalah pemikiran yang tradisional. Dulunya memang pemikiran tradisional mengatakan bahwa jika kamu bekerja sangat keras hingga lembur dan tengah malam, maka kamu akan dilihat bos dan mendapat promosi karir. Ternyata itu tidak lagi berlaku saat ini.

Saat ini, jam kerja kamu bukan lagi menjadi penentu dalam mendapatkan promosi dari atasan loh. Hal yang menjadi kenyataan adalah seseorang mendapatkan promosi jabatan adalah dari managemen waktu yang cepat selesai melakukan pekerjaan daripada orang yang lain. Dia yang cepat, sesuai deadline dan tepat pada waktunya memiliki kesempatan lebih untuk promosi jabatan.

Bisa membedakan mana yang menjadi prioritas, bukan sekedar menjalankan kerja

Bukan yang hanya kerja saja, tapi juga yang tahu prioritas dalam kerja, (wordpress.com)

Anggapan tradisional mengungkapkan bahwa melakukan setiap permintaan dari atasan adalah cara cepat mendapat promosi. Namun, ternyata saat ini itu tidak sepenuhnya berlaku dan tidak sepenuhnya benar. Generasi saat ini lebih perlu pandai dalam mendahulukan prioritas ketimbang menjalankan semua pekerjaan saja. Warren Buffet pernah berkata bahwa perbedaan antara orang sukses dan sangat sukses, orang yang sangat sukses berani mengatakan tidak untuk suatu hal.

Mengambil alih semua pekerjaan seorang diri

Multitasking juga tidak baik untukmu (icaruswept.com)

Di era saat ini, ada seseorang yang justru mendapatkan amarah dari atasan saat mengambil alih semua pekerjaan seorang diri. Dia justru dianggap sebagai salah satu faktor kemunduran perusahaan. Sebab, pekerjaan yang dilakukan justru membuat sama sekali tidak maksimal. Memang, multitasking justru membuat kualitas pekerjaan akan menurun.

Generasi saat ini justru memiliki acuan bahwa bekerja secara bersama-sama dalam tim jauh lebih efektif untuk produktivitas. Itu bahkan akan membuat kamu menguras energi dengan sangat percuma bahkan bisa merugikan dirimu sendiri. Kamu bisa mempercayakan suatu pekerjaan sesuai bidangnya dengan sistem kerjasama.

Tidak mau istirahat dan menolak ajakan istirahat oleh rekan kerja

Tidak ada salahnya kamu menerima ajakan makan siang rekan kerja (squarespace.com)

Siapa bilang jika beristirahat saat jam kerja itu tidak penting? Hal ini sangat penting. Ini adalah jaman dimana generasi lebih memperhatikan kualitas kerja. Dengan beristirahat, maka kinerjamu akan lebih baik lagi. Bahkan, tidak ada gunanya kamu menolak ajakan makan siang oleh rekan kerjamu. Sebab, sosialisasi dengan rekan kerja juga tak kalah penting.

Nah, itu dia guys beberapa alasan yang menjadikan bekerja terlalu keras ternyata bisa merugikan dan tidak baik untuk karirmu sendiri. Sekarang sudah tahu kan? Pastinya setelah tahu kamu bisa mengambil langkah konkrit kan? So, happy working!

Sumber : lifehack.org

 

Baca juga : Mau Harimu Produktif? Coba 3 Kebiasaan Ini Pada Pagimu!

Buat Cowok, Jangan Lepaskan 5 Jenis Cewek Ini Jika Kamu Menjalin Hubungan Dengannya!

[ISIGOOD.COM]  Cowok pasti punya seabrek kriteria cewek idaman dan yang dianggap sempurna baginya. Ada yang harus berwajah cantik. Ada pula cowok yang menyukai cewek imut-imut nan lucu. Kriteria cewek yang disukai cowok adalah pintar memasak. Kriteria idaman lain adalah yang pandai atau ramah. Setiap cowok memiliki kriteria yang berbeda untuk cewek idamannya.

Behhh, apalagi kalau cowok sudah mendapatkan cewek dengan beberapa kelebihan sekaligus. Misalnya, selain cantik si cewek juga baik hati dan pandai. Atau dia adalah seorang cewek yang feminin, keibuan dan pandai dalam banyak hal. Pastinya buat kamu cowok-cowok semua, tidak akan melepaskan cewek yang begitu. Ibarat mendapatkan sebuah permata langka dan berharga, cowok akan menjaganya sampai titik darah penghabisan. Hehehe

Namun, sebenarnya ada beberapa hal utama yang benar-benar perlu diperhatikan seorang laki-laki ketika menjalin sebuah hubungan dengan cewek. Ada beberapa jenis cewek yang jangan sampai kamu lepaskan. Sebab, dia begitu berharga. Jika kamu telah menjalin relationship dengan beberapa tipe cewek dibawah ini, maka jangan pernah lepaskan atau mengakhiri hubungan kalian. Kalau kamu lepaskan cewek jenis ini, kemungkinan kamu hanya akan terus-terusan menyesali keputusanmu itu. Cewek-cewek yang bagaimana sih itu? Simak ini!

Dia benar-benar mencintai segalanya tentangmu

Jangan pernah lepaskan perempuan yang mencintaimu. (screenlicious.com)

Memang, mendapatkan seorang perempuan yang cantik adalah semua keinginan cowok. Bagaimana tidak bahagia, memandangi wajahnya yang cantik dan rupawan pastinya sangat menyenangkan. Namun apa artinya kecantikan jika dia tidak mencintai kamu. Pastinya kamu akan mengutamakan seorang cewek yang benar-benar kamu sayangi dan dia juga menyayangimu kan? Seseorang yang mencintai kamu, maka dia akan mengungkapkan cintanya dengan banyak hal yang membuatmu bahagia dan tentram.

Nah, jika kamu saat ini tengah menjalin hubungan dengan seseorang yang sudah sangat mencintaimu, maka jangan lepaskan dia. Apalagi, jika wajahnya yang sederhana saja sudah bisa menentramkan hatimu. Dia patut dipertahankan. Sebab, ada saatnya ketika seorang cewek telah mencintai dengan hati, maka dia akan benar-benar mencintai. Jika sudah begitu, maka lanjutkanlah hubungan kalian ke jenjang yang lebih serius, yakni pernikahan.

Dia tidak berpaling saat keadaanmu buruk

Jika dia tidak berpaling darimu, maka dia patut dipertahankan! (eskipaper.com)

Inilah salah satu kriteria cewek yang jika sudah kamu dapatkan, maka jangan pernah relakan dia pergi. Satu lagi, ini adalah salah satu cewek yang dapat terbilang langka dan sangat patut dipertahankan saat ini. Dia adalah cewek yang tidak berpaling saat keadaanmu terpuruk. Misalnya saat ini karirmu sedang menurun atau kamu sedang mengalami sebuah masalah yang besar. Jika kamu menjalin hubungan dengan seorang perempuan yang masih membersamaimu, maka dia tak boleh kamu lepaskan.

Mengapa? Sebab, mencari seorang perempuan seperti ini bagaikan mencari jarum di tumpukkan jerami. Kamu harus mempertahankan jenis cewek ini jika dia tidak berpaling meskipun kehidupanmu semakin memburuk. Cewek jenis ini akan terus membersamaimu dan selalu mendukungmu untuk membangun segalanya mulai dari nol. Bahkan, dia akan ikut berjuang denganmu. Jika kamu mendapatkannya, maka jangan tunggu lagi untuk melanjutkan hubungan kalian ke pernikahan.

Dia tidak pergi saat dia mampu mendapatkan segalanya

Jika dia selalu membersamaimu dalam setiap keadaanmu meski dia bisa dapatkan segalanya, maka jangan lepaskan dia! (mobofree.com)

Nah, jika kamu menjalin sebuah relationship dengan seorang cewek yang menerimamu apa adanya maka sudah seharusnya kamu tidak meninggalkannya. Apalagi, jika dia sebenarnya bisa saja mendapatkan seseorang yang lebih darimu. Seolah dia sebenarnya bisa mendapatkan segalanya, namun dia tidak pergi meninggalkanmu. Maka, jangan pernah kau lepaskannya, yang benar adalah kapan kamu akan menjalin sebuah hubungan yang lebih serius lagi.

Dia cukup dewasa dalam berpikir dan menempatkan diri

Dia cukup dewasa dan mampu mengertimu, jangan biarkan dia pergi. (pxleyes.com)

Banyak kaum Adam yang mendambakan kedewasaan dari seseorang yang dipilihnya sebagai pasangan. Kedewasaan disini bukan melulu terletak pada umur. Namun kedewasaan cara berpikir dan cara bersikap terlepas dari umur berapapun. Sebab, setiap laki-laki pasti menginginkan pasangannya untuk mengerti dan memahami. Cowok memiliki banyak hal yang juga merasa ingin terus dimengerti dan dipahami.

Biasanya, jika cewek dewasa dalam berpikir, dia akan bisa menempatkan diri dimanapun dia berada. Dia akan melakukan hal apapun sesuai dengan kondisinya. Kalau kamu menjalin hubungan dengan cewek dengan ciri diatas, maka jangan pernah melepaskannya.

Dia seorang perempuan yang cerdas dan bisa diandalkan

Dia cerdas? Jangan lepaskan! (zastavki.com)

Jika kamu tengah menjalin dengan seorang perempuan yang cerdas. Maka seharusnya kamu berpikir seribu kali lagi untuk melepaskannya. Mengapa? Seorang perempuan yang cerdas memiliki kualitas yang jauh diatas perempuan biasa. Cewek yang cerdas merupakan seorang cewek yang memiliki daya penyelesaian masalah yang tinggi, nyambung diajak ngobrol dan berbincang dalam hal apapun. Bukan hanya itu, cewek yang cerdas merupakan salah yang tidak ternilai dan sangat diidamkan setiap cowok bagi masa depannya.

Selain merasa bangga mampu bersanding dengan perempuan cerdas, kamu pastinya juga akan merasa sangat bahagia menjalin hubungan dengan seorang perempuan cerdas. Ingat, bukan hanya seorang yang penurut yang kamu perlukan. Namun, seorang teman hidup. Jadi, jika sudah kau temukan, maka jangan pernah kamu lepaskan.

Itu dia beberapa kriteria cewek yang jika kamu telah menjalin relationship dengannya, kamu akan menyesal jika melepasnya. Hmmm, gimana dengan kamu? Sedang memperjuangkannya, sudah mendapatkannya atau tengah mempertahankannya?

Baca juga : Sampe Kapan Mau Pacaran? Menikah Saja Jika Sudah Seperti Ini!