[ISIGOOD.COM] Coba kita ingat-ingat lagi, kita pasti pernah mengalami kondisi yang rasanya seolah-olah kesabaran kita sudah di ambang batas. Bahkan mungkin di antara kita ada yang ingin mengamuk. Pernahkah kamu mengalaminya? Jika kamu terlalu mudah terpancing emosi, kamu perlu waspada. Mengapa? Emosi yang terlalu meluap-luap akan mengundang sesuatu yang tidak kamu inginkan. Misalnya adalah produktivitasmu menurun dan hubunganmu dengan orang lain menjadi tidak baik. Itulah sebabnya mengapa kamu perlu tetap tenang meskipun ada yang sedang memancing emosimu. Berikut ini adalah langkah-langkah sederhana agar kamu bisa tenang di kala emosi. Simak ya!

1. Berhenti sejenak dan tarik napas dalam-dalam

Berhenti sejenak dan tarik napas dalam-dalam (2.bp.blogspot.com)

Langkah pertama yang harus kamu lakukan ketika terpancing emosi adalah menarik napas panjang. Mengamuk atau marah-marah tidak jelas hanya akan membuatmu menyesal di kemudian hari. Cobalah tutup matamu sejenak sekitar sepuluh detik sambil menarik napas dalam-dalam lalu keluarkan. Lakukan ini beberapa kali hingga emosimu mereda.

2. Mundur sejenak dan tanyakan beberapa pertanyaan kepada dirimu sendiri

Coba tanyakan beberapa pertanyaan kepada dirimu sendiri (b-i.forbesimg.com)

Jangan sampai melakukan hal-hal yang tidak-tidak ketika kamu sedang marah. Coba tanyakan dulu beberapa pertanyaan berikut ini:

Apakah yang membuatmu marah berada dalam kendalimu?

Apakah kamu “salah paham” terhadap sesuatu yang sedang membuatmu marah?

Bagaimana penampakanmu ketika kamu marah? Apakah itu akan membuat orang lain—yang bahkan tidak bersalah—menjadi tidak nyaman denganmu?

Apakah kamu mau bekerja sama dengan orang semacam itu (yang mudah terpancing emosinya)? Tentu tidak kan?

Nah, pertanyaann-pertanyaan tersebut dapat menghindarkanmu dari perbuatan-perbuatan yang tidak diinginkan dan yang akan membuat dirimu malu. Tetap gunakan akal sehatmu meski sedang marah.

3. Katakan pada dirimu sendiri bahwa kamu ingin menjadi orang yang tetap tenang dan produktif

Masa sih cuma karna bete, kamu jadi nggak produktif? (sd.keepcalm-o-matic.co.uk)

Kita tidak bisa mengontrol kebiasaan orang lain, tetapi kita bisa mengontrol diri kita sendiri. Semakin kamu menyadari akan hal ini, semakin kamu bisa mengontrol dirimu sendiri. Daripada memikirkan hal-hal yang bisa bikin kamu emosi, mending kamu mikir apa yang akan kamu lakukan setelah ini? Tanggung jawab mana yang belum kamu selesaikan? Dengan begitu, kamu jadi bisa tetap tenang dan produktif.

4. Lepaskanlah pikiran-pikiran (negatif) yang tidak akan menolongmu

Lepaskanlah pikiran-pikiran negatifmu (thoughtcatalog.files.wordpress.com)

Pikiran-pikiran negatif semacam “Ini tidak adil” atau “Orang semacam itu harus dibalas” adalah pikiran-pikiran yang sama sekali tidak akan menolongmu. Itu justru akan membuatmu semakin terpuruk. Daripada berpikir seperti itu, lebih baik pikirkan yang lain saja yang lebih penting dan bisa membuatmu lebih produktif.

5. Tulislah pengalamanmu ke dalam sebuah jurnal

Tuliskanlah pengalaman-pengalamanmu (i.kinja-img.com)

Kamu tidak harus membeli buku jurnal kok. Menulis bisa kapan saja dan di mana saja. Menuliskan pengalaman, pikiran, dan perasaanmu dapat membuat akal sehatmu lebih terpakai daripada bertindak secara emosional. Aktivitas menulis adalah aktivitas yang pasti akan membuatmu berpikir lebih. Bagaimana menyusun kalimat, bagaimana memilih kata-kata, bagaimana mengatur alurnya agar lebih jelas. Ketika menulis, pikiranmu jadi terlatih untuk menemukan solusi dari permasalahan yang sedang kamu alami.

6. Curhat kepada orang yang kamu percaya

Curhat ke orang yang kamu percaya bisa meredakan amarahmu (www.domesticshelters.org)

Curhat adalah hal paling melegakan ketika kamu telah menahan amarahmu. Curhat ini menjadi penting karena kemarahan yang kamu simpan terus menerus bisa saja akan meledak suatu saat dan akan memberikan efek yang tidak main-main. Curhat itu perlu. Meskipun mungkin kamu tidak akan langsung mendapatkan solusi dari orang yang kamu ceritakan, setidaknya hatimu lega karena telah bercerita kepada orang yang kamu percaya.

7. Bakarlah rasa amarahmu dengan olahraga

Olahraga bisa meningkatkan mood kamu (titanovo.com)

Daripada ngamuk-ngamuk nggak jelas, mending olahraga. Push up, sit up, lari, atau olahraga apapun. Olahraga selain dapat menyehatkan tubuh juga dapat membuat mood kita lebih baik. Kalau itu memang belum bisa meredam amarahmu, lebih baik kamu coba untuk tidur sebentar. Tidur bisa menimbulkan efek menangkan dan meremajakan tubuh serta pikiran.

8. Cobalah untuk keluar dan hubungkan dirimu dengan alam

Hubungkan dirimu dengan alam (thepureritual.com)

Trik terakhir untuk tetap tenang dalam situasi tidak menyenangkan adalah cobalah untuk keluar dan hubungkan dirimu dengan udara dan sinar matahari. Berjalanlah selama beberapa menit di antara pohon-pohon yang ada di sekitarmu. Lihatlah burung-burung beterbangan dan langit yang biru kemudian rasakan angin yang meniup rambutmu. Udara segar dapat membuatmu tenang dan mengingatkanmu bahwa penyebab stress adalah pikiranmu sendiri. Studi menunjukkan bahwa sebenarnya menghabiskan waktu di ruang hijau dengan pohon-pohon dapat mengurangi stres, mengurangi kelelahan mental dan meredakan perasaan depresi.

Sumber: lifehack.org

Santai aja ya bacanya :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *