[ISIGOOD.COM] Magang menjadi salah satu cara yang ampuh untuk menjajaki dunia kerja. Tak jarang, magang juga menjadi salah satu komponen kelengkapan syarat akademik. Oleh karena itu, lowongan magang selalu penuh antrian. Dan persaingan memperoleh tempat magang tidaklah ringan.

Proposal menjadi gerbang pertama untuk kesuksesan magangmu. Namun begitu, mungkin ada banyak di antara Gooders yang masih bingung bagaimana membuat proposal yang baik dan akan memenangkan persaingan. Coba ikuti beberapa tips di bawah ini ya, semoga bermanfaat!

1. Jangan lupa sertakan kontak yang bisa dihubungi

Perkenalkan dirimu secara lengkap. Jangan pernah mengira rekruter memiliki peramal untuk melacak dan mengenalimu. Data personal seperti  nama, alamat tinggal, hingga kontak harus ditulis dengan lengkap dan jelas. Untuk kontak yang dapat dihubungi tuliskan nomor ponsel dan alamat e-mail.  Pastikan alamat e-mailmu tidak alay, alamat semacam teekaachubbyimoetz@****.com membuatmu terkesan kekanakan dan tidak profesional. Gunakan nama aslimu.

2. Tunjukan kemampuanmu

Perekrut biasanya mencari adalah korelasi latar belakang pendidikan clon staf magang dengan job description yang telah ditetapkan. Mereka mengharapkan orang baru yang dapat memberikan ide serta pandangan baru. Mereka biasanya memiliki harapan yang tinggi terhadap mahasiswa. Mahasiswa dinilai memiliki pemikiran yang lebih fresh dan idealis, serta memiliki keinginan besar untuk belajar sehingga dapat memberikan sumbangan gagasan baru terhadap instansi. Cari tahu terlebih dahulu informasi tentang perusahaan dan jelaskan bagaimana latar belakang pendidikanmu dapat berperan banyak bagi mereka.

Sertakan juga keterampilan non teknis yang kamu miliki, seperti mahir menggunakan Ms. Office, keahlian menyetir, dan lain-lain. keterampilan ini akan menjadi nilai tambah buatmu di mata perusahaan. Tak ada salahnya juga menambahkan sikap kerjamu yang positif.

Dalam kolom edukasi ini, kamu juga bisa mencantumkan informasi kontak dosen maupun dari bagian akademik kampus yang bisa memberikan pernyataan rekomendasi terhadap keikutsertaanmu dalam program magang tersebut.

3. Jelaskan tujuanmu

Tidak ada salahnya untuk menjelaskan apa yang ingin kamu raih dengan mengikuti program magang. Paparkan hal-hal yang ingin kamu capai dan ingin kamu pelajari. Dengan demikian, calon tempat magangmu akan melihat, apakah yang kamu harapkan sesuai dengan apa yang sanggup difasilitasi oleh mereka. Jika tidak, bukan berarti kamu gagal. Namun mungkin tempat tersebut tidak tepat untukmu.

4. Checklist tugas

Check list poin-poin yang sudah terpenuhi (blogsmonitor.com)

Bagi kamu yang magang karena memenuhi tugas kuliah, pastikan untuk mencantumkan poin-poin yang harus kamu penuhi demi ketuntasan tugas tersebut. Ini bisa sebagai informasi bagi perusahaan bahwa kamu pun memiliki target yang harus dipenuhi demi kepentingan akademikmu. Dengan demikian, mereka bisa memberikan waktu khusus bagimu dan membantu melengkapinya.

5. Evaluasi dan laporan

Bukan hanya sebagai laporan untuk tugas kuliahmu semata, evaluasi juga penting untuk memetakan apa kelebihan dan kekuranganmu dalam hal pekerjaan. Sampaikan dalam proposal bahwa kamu membutuhkan evaluasi secara menyeluruh, dari awal hingga akhir proses magang sehingga akan berguna bagi perkembangan diri dan juga sebagai poin penting yang harus kamu cantumkan dalam laporan magang.

Laporan yang baik harus memuat berbagai hal berkaitan dengan magang, dari perkenalan awal, pelatihan, kendala, proyek yang diikuti, hingga ketika magang berakhir. Kamu juga harus menyampaikan metode evaluasi seperti apa yang kamu inginkan sehingga memudahkan kamu untuk memetakan bagaimana kinerjamu selama magang berlangsung, mana saja yang perlu ditingkatkan, dan apa saja yang harus diperbaiki.

6. Apa yang ditulis pada kesimpulan?

Pada bagian ini, beri ringkasan pendek tentang bagaimana magang dapat memberikan banyak manfaat kepadamu dan bagaimana kamu pun bisa menjalankan tugas di tempat magang dengan baik. Di sini, kamu juga bisa menambahkan keterangan menarik yang menurutmu dapat menjadi bahan pertimbangan mereka.

7. Bubuhkan juga tanda tangan dosen dan pihak kampus

Tunjukkan bahwa proposal yang kamu ajukan adalah legal (putroperdana.net)

Pada bagian ini, bubuhkan tanda tanganmu beserta tanda tangan dosen, ketua jurusan, dan pihak fakultas. Ini berguna dalam menunjukkan bahwa proses magang yang akan kamu lakukan telah resmi disetujui oleh pihak kampus.

Tidak sulit kan membuat proposal magang? Semoga bermanfaat!

Sumber: careernews.com

Penulis lepas. Tinggal di Yogyakarta. Bermimpi punya toko roti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *