[ISIGOOD.COM] Jika ada alasan-alasan mengapa kamu bisa tertarik pada seseorang, maka ada pula alasan mengapa rasa ketertarikanmu itu memudar. Bukan persoalan baik atau buruknya seseorang—karena pada dasarnya semua manusia itu baik. Persoalannya adalah pada kurang tepatnya sikap dan kecocokan pribadi. Berikut ini adalah hal-hal yang bisa membatalkan daya tarik seseorang. Check this out!

1. Gaya Komunikasi

Komunikasi adalah kunci dalam setiap pergaulan. Jika ingin berhasil dalam pergaulan jenis apapun, keterampilan komunikasilah yang harus diasah. Setiap orang di dunia ini memiliki latar belakang dan cara berpikir yang berbeda-beda. Itulah sebabnya mengapa gaya komunikasi juga berbeda-beda. Ada yang lebih suka gaya komunikasi langsung (blak-blakan) dan ada yang suka gaya komunikasi tidak langsung (ada rasa “nggak enakan”). Jika awalnya kamu tertarik pada seseorang, kemudian setelah berkomunikasi secara intens ternyata ada ketidakcocokan di sana, bukan tidak mungkin rasa ketertarikanmu perlahan akan memudar. Ini bukanlah masalah besar. Kalau memang kenyataannya tidak cocok, kamu tidak perlu galau dan memaksakan diri. Di luar sana masih ada banyak orang yang bisa cocok denganmu, kok.

2. Sikap

Sikap yang tidak tepat dapat menurunkan tingkat ketertarikan (ouknouk.info)

Attitude is everything”. Mungkin memang benar ungkapan tersebut. Sepintar apapun kamu, ketika sikapmu kurang baik, orang lain tidak akan respect terhadapmu. Sikap adalah karakter. Jadi, sikap itu bisa diubah. Jika ada orang yang bersikap kurang menyenangkan terhadapmu, jangan lantas memberikan cap buruk terhadapnya. Bisa jadi memang dia sedang berada dalam situasi atau kondisi yang kurang mendukung sehingga keluarlah sikap yang kurang simpatik. Jika ternyata kamulah yang pernah bersikap kurang menyenangkan terhadap orang lain, hmm bersiaplah menghadapi risikonya. Meminta maaf mungkin adalah hal yang kelihatan “nonsense”, jadi pilihan yang paling tepat selain meminta maaf adalah dengan mengubah sikap. Kalaupun kamu sudah terlanjur mendapatkan cap buruk dari orang lain, telanlah rasa penyesalanmu lalu bertekadlah untuk berubah. Memang prosesnya tidak instan, tapi percayalah Tuhan Maha Tahu. Tuhan pasti melihat usahamu dan akan memberikan balasan yang tepat untukmu. Jika kamu belum tahu bagaimana cara bersikap yang tepat, cobalah lihat orang-orang sukses di sekelilingmu. Lihatlah bagaimana mereka bergaul dengan orang lain. Pelajarilah polanya lalu terapkan.

3. Kebiasaan

Illfeel (www.ladybud.com)

Kebiasaan setiap manusia memang berbeda-beda. Orang yang memiliki sikap toleran mungkin bisa menerima kebiasaan-kebiasaan orang lain yang sedikit bertentangan dengannya. Tetapi untuk orang yang kurang bisa toleran, bisa jadi dia akan sangat kurang nyaman dengan kebiasaan-kebiasaan tertentu. Jika kamu sedang dekat dengan seseorang, pahamilah apa yang dia suka dan apa yang dia tidak suka. Kebiasaan mungkin adalah hal yang sepele, tetapi besar dampaknya. Meski hanya kebiasaan kecil, bisa membuat orang lain jadi illfeel. Misalnya, kentut sembarangan, sendawa terlalu keras, bersikap kasar, suka merendahkan, dan lain-lain bisa membuat orang lain jadi illfeel.

4. Kurangnya Penghargaan (Respect)

Hargai orang lain siapapun dia (chamasoft.com)

Respect memang termasuk sikap, tetapi ini dimasukkan sebagai sub judul karena sangat besar pengaruhnya. Sikap respect terhadap orang lain adalah hal yang sangat penting. Ketiadaan respect ini bisa menghancurkan segalanya yang telah terbangun. Seberapa luar biasanya orang tertarik terhadapmu, ketika kamu tidak memberikan penghargaan atas dirinya, rasa ketertarikannya akan memudar. Tidak peduli seberapa pintar dan berprestasinya kamu, ketika kamu tidak bisa menghargai orang lain, dia akan pergi darimu. Ketika kamu memandang orang lain tidak penting, perlahan orang juga akan menunjukkan sikap yang sama. Penghargaan adalah kebutuhan dasar bagi manusia di setiap belahan dunia. Meski dia hanyalah tukang sapu di pinggir jalan atau hanya pedagang soto di dekat rumahmu, hargailah. Ingat, hidup ini seperti roller coaster, ada kalanya kamu di atas, ada kalanya kamu di bawah.

 

Itulah hal-hal yang bisa membatalkan daya tarik seseorang. Ada satu hal lagi yang perlu diingat, mengenal seseorang itu tidak cukup hanya dalam waktu sehari-dua hari, seminggu-dua minggu, sebulan-dua bulan, bahkan setahun-dua tahun! Proses perkenalan adalah proses sepanjang hidup. Manusia bisa berubah kapanpun. So, meski ketertarikanmu pada seseorang bisa memudar, bukan berarti orang itu adalah orang yang buruk. Bisa jadi kalian berdua memang diciptakan untuk memiliki jalannya masing-masing. Manusia itu seperti puzzle, memiliki bagiannya masing-masing dan memiliki kecocokannya masing-masing. 🙂

Santai aja ya bacanya :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *