[ISIGOOD.COM] Perkembangan teknologi Indonesia memang belum sepesat negara-negara Barat. Namun, negara kita terus mencapai kemajuan yang berarti. Indonesia bahkan tidak kalah dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Filipina, Thailand, dan Vietnam. Walaupun belum mempunyai tokoh seperti Bram Cohen dan Steve Jobs, sebenarnya Indonesia sudah dianugerahi beberapa anak bangsa yang cemerlang di bidang teknologi. Bahkan prestasi mereka telah diakui di kancah internasional. Penasaran siapa saja mereka? Mari kita simak!

1. Prof. Dr. Ing B. J. Habibie – Pencipta 46 paten di bidang aeronautika

Habibie dengan gayanya yang unik (id.techinasia.com)

Sosok Habibie memang sudah terkenal di masyarakat kita, terutama setelah dirilisnya film Habibie & Ainun. Selain menjadi presiden ketiga Indonesia, Habibie adalah sosok jenius yang berhasil mendunia. Dia meraih gelar doktor teknik mekanik dalam bidang desain dan konstruksi pesawat udara. Habibie juga telah memegang sekitar 46 paten yang diakui dunia internasional di bidang tersebut. Luar biasa bukan?

2. Ricky Elson – Mobil listrik

Ricky Elson, anak muda yang berprestasi (id.techinasia.com)

Nama Ricky Elson sering diperbincangkan setelah Menteri BUMN, Dahlan Iskan, memintanya untuk menggarap mobil listrik agar bisa bersaing di kancah global. Ricky memang baru berusia belasan tahun. Namun, anak bangsa yang tinggal dan bekerja di Jepang ini ahli dalam hal teknologi motor penggerak listrik. Dia bahkan telah menciptakan belasan paten di bidang tersebut.

3. Prof. Dr. Eng. Khoirul Anwar – Teknologi 4G

Khoirul Anwar, lulusan universitas Jepang yang cerdas (viva.co.id)

Khoirul Anwar adalah lulusan ITB dan Nara Institute of Science and Technology, Jepang. Dia menjadi pemilik paten sistem telekomunikasi 4G berbasis Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM). Penemuannya ini telah dipatenkan pada 2010 dan kemungkinan besar dipakai untuk teknologi di masa depan.

4. Prof. Nelson Tansu – Pakar teknologi nano

Nelson Tansu, teknokrat yang kompeten di bidangnya (diurnapost.com)

Dilansir oleh Id.Techinasia, pria kelahiran Medan ini merupakan pakar teknologi nano dan optolektronika yang mempunyai karier akademis gemilang. Nelson berhasil menjadi asisten profesor ketika umurnya baru menginjak 25 tahun. Kini, Nelson menjadi associate professor di Lehigh University di Amerika. Dia telah menerbitkan ratusan jurnal internasional tentang tentang semikonduktor, optoelektronika, fotonika, dan nanoteknologi. Selain itu, Nelson juga telah memegang delapan paten dalam bidang yang ditekuninya.

5. Dr. Warsito Purwo Taruno – Teknologi pemindai 4D pertama di dunia

Dr. Warsito, pendiri perusahaan riset

Dr. Warsito adalah penemu Electrical Capacitance Volume Tomography(ECVT), yang merupakan teknologi pemindai 4D pertama di dunia. Teknologi itu disebut-sebut lebih canggih dibanding CT Scan dan MRI. Dr. Warsito masih terus mengembangkan teknologi tomografi volumetric di CTECH Labs Edwar Technology, perusahaan riset sistem tomografi 4D yang didirikannya.

6. Dr. Sehat Sutardja – CEO Marvell

Sehat Sutardja, CEO Marvell yang luar biasa (3.bp.blogspot.com)

Pria berprestasi ini merupakan CEO dan co-founder Marvell Technology Group. Perusahaan itu bekerja di bidang manufaktur produk semikonduktor yang banyak dipakai di berbagai perangkat elektronika yang berbasis di California. Dr. Sehat memiliki sekitar 260 hak paten dan dikenal luas sebagai pelopor semikonduktor.

7. Dr. Oki Gunawan – Peneliti teknologi semikonduktor IBM

Oki Gunawan saat perayaan wisuda (id.techinasia.com)

Saat masih SMA, Oki Gunawan merupakan salah satu dari lima siswa Indonesia yang mengikuti Olimpiade Fisika Internasional ke-24 dan berhasil mendapatkan medali perunggu. Sejak saat itu, Oki yang menggeluti teknologi semikonduktor menerima berbagai penghargaan di kancah internasional. Kini Oki bekerja sebagai peneliti teknologi semikonduktor di IBM, perusahaan raksasa teknologi asal Amerika.

8. Bagus Nugroho – Peneliti untuk ekspedisi ke Mars

Bagus Nugroho, salah satu peneliti ekspedisi JAXA (id.techinasia.com)

Saat ini Bagus sedang menyelesaikan studi doktoralnya pada bidang teknik mekanik dan fisika di University of Melbourne. Dua terpilih menjadi salah satu peneliti ekspedisi JAXA (semacam NASA milik Jepang) ke planet Mars. Bagus akan meneliti kinerja parasut supersonik yang berperan penting pada proses pendaratan.

Keberhasilan delapan orang tadi tentu tidak diperoleh dengan mudah. Bakat dan kecerdasan saja tidak cukup, mereka juga harus bekerja keras dan pantang menyerah. Selain mereka, masih ada banyak lagi anak bangsa yang sangat kompeten di bidang teknologi. Sebagian besar para teknokrat tersebut tinggal di luar negeri karena berbagai alasan seperti kurangnya infrastruktur, dukungan, serta merasa tidak dihargai di negeri sendiri. Sayang sekali bukan? Seandainya pemerintah lebih memberikan dukungan dan penghargaan bagi mereka, barangkali perkembangan teknologi kita bisa lebih pesat.

 

Sumber: id.techinasia.com

Mahasiswa Sastra Perancis UGM. Menyukai seni, psikologi, dan filsafat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *