[ISIGOOD.COM] Mungkin kamu memiliki beberapa pengalaman dalam memimpin sebuah organisasi atau kelompok. Baik itu oraganisasi dalam level yang besar, atau sekecil kelompok belajar. Sering menjadi pemimpin jangan lantas membuatmu percaya diri bahwa kamu adalah sosok pemimpin yang baik. Jangan-jangan, kamu tidak sadar bahwa selama ini kamu tidak cukup baik dalam memimpin.

Seringnya kamu terpilih menjadi pemimpin, bukan karena orang lain ingin dan senang kamu pimpin. Tapi hanya karena kamu yang paling terlihat ambisi untuk menjadi pimpinan. Semoga sih tidak seperti itu. Harapannya, kamu adalah orang yang cukup berpengalaman dan cukup baik menjadi seorang pemimpin. Untuk memastikan hal itu, cobalah lihat dirimu sendiri. Ingat-ingat betul gayamu dalam memimpin. Jika kamu masih sering melakukan 9 hal ini, artinya kamu bukan pemimpin yang baik.

Hanya memberi instruksi tanpa contoh yang nyata

Selalu memerintah (media.bizj.us)

Pemimpin yang baik itu tidak hanya bisa memberi perintah, tapi juga contoh yang nyata. Jangan hanya meminta anggotamu untuk disiplin tapi kamu sendiri sering terlambat. Jangan hanya memerintah anggotamu untuk mengerjakan tugas dengan rapi tapi kamu bahkan bermalas-malasan untuk menyelesaikan tugasmu sendiri.

Lamban membuat keputusan

Kecepatan, ketepatan dan kebijaksanaan dalam membuat keputusan adalah salah satu indikator untuk melihat kualitas kepemimpinan seseorang. Jika kamu adalah orang yang lambat membuat keputusan, artinya kamu bukan pemimpin yang baik. Juga ketika kamu plin-plan dengan keputusan yang pernah kamu buat.

Membeda-bedakan anggotanya

Tidak bersikap bijaksana (www.potentialmatters.co.uk)

Menjadi pemimpin harus bersikap adil terhadap anggotanya tanpa pandang bulu. Gagal bagi seorang pemimpin jika dia membeda-bedakan perlakuan antara anggota satu dengan anggota lainnya. Misalnya jika kamu memiliki anggota yang sangat kamu anakmas-kan, lantas kamu selalu membelanya, selalu memujinya di hadapan anggota yang lain. Sementara anggota lain tidak pernah mendapatkan perlakuan sebaik itu darimu.

Merasa takut tersaingi oleh anggotanya,

Ini adalah bentuk pemimpin yang sangat ambisisus dan superior. Ingin menjadi yang terbaik dan tidak suka jika anggotanya memiliki talenta lebih darimu. Maka kamu akan berusaha bagaimanapun caranya untuk menutup talenta anggotamu agar tidak terlihat. Menjegal langkahnya agar tidak terlihat lebih baik dari dirimu. Dengan harapan dia yang akan selalu tampil terdepan.

Membuat orang lain bekerja sangat keras sedangkan dia tidak melakukan apapun

Sleeping with legs on table

Sleeping with legs on table

Bagaimana bisa disebut pemimpin yang baik jika kamu tega membuat anggotamu bekerja sangat keras sedangkan kamu hanya berleha-leha.  Itu namanya kamu telah berbuat semena-mena. Tidak bisa memanusiakan anggota. Begitu juga sebaliknya. Pemimpin yang buruk juga akan melakukan one men show. Melakukan banyak hal sendirian dan tidak berbagi peran dengan anggota timya. Entah karena tidak percaya dengan anggota tim, atau ingin tampil yang paling superior dibanding yang lainnya.

Merasa bahwa dirinya adalah orang yang paling penting

Pemimpin yang baik tidak akan merasa lebih super daripada anggota yang lain. Justru dia akan banyak belajar, banyak mendengarkan dan memposisikan diri setara dengan yang lain. Maka kamu bukan pemimpin yang baik jika kamu merasa paling segalanya. Selalu menyalahkan orang lain dan menganggap tidak ada yang bisa melakukan apapun lebih baik darimu.

Tidak memiliki hubungan baik dengan anggotanya di luar urusan profesional

Tidak disukai anggota (i.huffpost.com)

Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang disukai anggotanya. Anggotanya akan nyaman untuk berhubungan baik di luar urusan profesional. Misalnya, hang out bareng, sering menghubungi untuk curhat atau sekedar menanyakan kabar. Ini menunjukkan bahwa anggotanya memiliki kenyamanan untuk berhubungan baik dengan kami, pemimpinnya. Jika kamu hanya berhubungan dengan anggotamu untuk urusan profesional saja, mungkin dia merasa tidak nyaman denganmu. Tidak menyukai caramu memimpinnya.

Menolak inovasi dan ide baru dari orang lain

Pemimpin yang buruk adalah pemimpin yang selalu menolak masukan dari anggotanya. Tidak berkoordinasi dengan anggotanya dalam setiap keputusan. Juga selalu meremehkan pendapat dari orang lain. Baginya, ide yang muncul darinya adalah ide yang terbaik.

Kasar dan sering melukai hati anggota

Bersikap kasar dan semena-mena (www.careerealism.com)

Tentu, bukan pemimpin yang baik jika kerap berbicara kasar. Sering melontarkan kalimat yang menyakiti hati anggota. Acapkali membuat sedih atau bahkan menangis anggota kelompoknya. Artinya, kamu tidak memiliki sisi personal yang baik sebagai seorang pemimpin

Wanita yang sedang belajar tentang bagaimana menjadi seorang wanita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *