Suasana hati yang kurang menyenangkan atau biasa disebut dengan badmood seringkali menghampiri keseharian kita. Badmood ini kadang datangnya tidak diduga-duga. Bisa saja datang ketika sedang asyik-asyiknya beraktivitas atau saat bersantai. Badmood bisa terjadi karena kondisi yang menyebalkan atau disebabkan karena sikap orang lain yang tidak menyenangkan. Hanya gara-gara badmood, tidak jarang orang malah menumpahkannya terhadap orang lain yang tidak bersalah. Hmm.. kira-kira apa ya yang bisa kita lakukan agar badmood ini tidak menjerumuskan kita ke arah negatif? Simak tips-tips berikut ini.

1. Inhale-exhale

Tarik nafas lalu keluarkan secara perlahan (markbrodinsky.com)

Tarik nafas sejenak lalu keluarkan. Kendalikan diri jangan sampai melakukan hal-hal yang tidak menyenangkan. Mengatur nafas secara perlahan dapat mengurangi emosi. Bila perlu menghindarlah sejenak dari kerumunan orang. Ini dilakukan agar kamu tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan terhadap orang lain yang tidak bersalah kepadamu. Diamkan diri sejenak di tempat yang sepi agar kamu dapat menenangkan diri.

2. Melakukan hal-hal yang kamu suka

Melakukan hal-hal yang disukai dapat meningkatkan mood (jonlieffmd.com)

Tidak masalah jika pekerjaanmu sebelumnya kamu hentikan sejenak. Ini bertujuan agar pikiranmu tidak terus menerus tegang. Hentikan sejenak pekerjaan yang cukup menguras energi dan pikiran. Melakukan hal-hal yang kamu suka seperti mendengarkan musik, membaca buku, atau main game dapat menjadi pilihan yang tepat untuk merilekskan pikiran. Melakukan hal-hal yang disukai terbukti dapat meningkatkan mood seseorang.

3. Hindari media sosial untuk sementara

Hindari media sosial untuk sementara (www.bandt.com.au)

Sebisa mungkin ketika badmood, hindari media sosial sejenak. Ini dilakukan untuk menghindarkan kamu dari hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya membuat status berupa makian atau marah-marah tidak jelas. Daripada mempermalukan diri sendiri di media sosial, lebih baik hindarkan dirimu dari media sosial saat badmood melanda. Jika ingin membuka media sosialmu, usahakan kondisimu telah stabil.

4. Introspeksi diri

Introspeksi diri (www.portrait-photos.org)

Daripada uring-uringan tidak jelas, lebih baik renungkan dulu mengapa kamu badmood. Bisa jadi kejadian buruk yang menimpamu itu bersumber dari dirimu sendiri. Misalnya, kamu telat bangun, telat masuk kelas, lalu diusir dosen secara tidak menyenangkan. Alhasil, kamu badmood seharian. Kalau dipikir lagi, sebenarnya badmood ini adalah bersumber dari diri sendiri. Seandainya kamu tidak telat bangun, kamu tidak akan telat masuk kelas sehingga tidak perlu mengalami kejadian yang tidak menyenangkan.

5. Cobalah berpikir dari sudut pandang positif

Cobalah lihat dari sudut pandang positif (assets-a1.kompasiana.com)

Hampir sama seperti poin sebelumnya, mencoba untuk berpikir positif dari setiap kejadian. Selain introspeksi diri, mencoba menggali sesuatu di balik kejadian juga merupakan langkah yang baik untuk mencari sudut pandang yang positif. Misalnya, ada teman yang sikapnya berubah padamu, lalu kamu “baper”. Kamu terus berpikir mengapa dia berubah sikap. Kamu mencoba untuk mengingat-ingat kejadian apa yang membuat dia menjadi berubah sikap. Akhirnya kamu menemukan sesuatu. Ternyata dia tidak suka dengan sikap yang kamu tunjukkan kemarin. Jadi, sisi positif yang dapat kamu ambil adalah kamu menjadi tahu harus bersikap bagaimana ketika sedang bersama temanmu itu. As simple as that.

Langkah terakhir adalah tersenyumlah! Pandanglah dirimu dalam cermin lalu tersenyumlah! Meski sedang dalam keadaan badmood, senyum akan ampuh membuat perasaanmu lebih baik. 🙂

Permasalahan yang sebenarnya sederhana tidak perlu dibawa pusing. Jika memang keadaan yang menyebalkan adalah bersumber dari kelalaianmu sendiri, telanlah penyesalanmu. Berjanjilah pada dirimu sendiri bahwa kamu tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi. Semoga bermanfaat 🙂

“Life is ten percent what happens to you and ninety percent how you respond to it.” –Lou Holtz

Santai aja ya bacanya :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *