[ISIGOOD.COM] Ada suatu perasaan aneh dalam diri manusia. Suatu rasa yang sangat rahasia. Ia adalah sebuah hasil dari persepsi dalam pikiran manusia, yang ketika mereka merasakannya, bahkan otak tak lagi mampu berpikir. Perasaan aneh ini selalu berasosiasi pada sebuah objek, emmm pada seseorang. ­čśë

Hmm ini aneh.

Rasa itu aneh karena tidak ada definisi atau sebab-sebab yang menjelaskan keberadaannya..

Saat kamu sudah terkena ‘rasa’ itu, akan ada suatu kejadian aneh yang sering menimpa hidupmu. Seperti misalnya, kamu sering merasa khawatir kamu itu bagaimana, atau apa yang ia persepsikan terhadapmu.

perasaan itu menyelimuti seluruh emosimu (source: www.magic4walls.com)

Pernah tidak, sekali dalam hidupmu kamu merasakan bingung nggak tahu apa sebabnya? Atau semacam perasaan khawatir tanpa alasan? Atau kamu merasakan jantungmu berpacu lebih kencang bahkan hanya ketika membaca kata-katanya?

Pernahkah kamu merasakan ngilu yang tak jelas apa penyebabnya? Semacam rasa sakit yang tiba-tiba menyelimutimu. Sebab kenyataannya, kalian bukan siapa-siapa.

Saat ini kamu berpikir bahwa kalian sedang menjaga diri masing-masing

Kamu tahu perasaan ini absurd. Maju-mundur dalam melangkah kerap menjadi jalan yang kamu tempuh. Jika berhenti, rasa ini sudah kelewatan. Tetapi jika dilanjutkan pun, kamu tidak yakin apakah perasaan ini seberlanjut itu. Semuanya serba membingungkan. Kamu ingin bilang, tapi kamu canggung sebab kamu perempuan. Dan lagi usiamu terlalu muda untuk sebuah pernyataan seserius itu.

Kamu menenangkan dirimu dengan berpikir dia bisa saja merasakan hal yang sama. Tapi sama sepertimu, ia pun pasti canggung. Toh, kalaupun kalian sudah ada keinginan dan rasa yang sama, bisa apa? Usiamu masih terlalu muda. Pun dengan dia. Sepertinya hanya waktu yang terlalu buru-buru menyampaikan pesan-Nya.

Ah, pada akhirnya perasaan ini memang hanya akan menjadi rasa aneh dalam dirimu sendiri..

Sejujurnya, perasaan ini menyiksa. Sebab akhirnya, kamu hanya bisa mengadukan ia pada setiap sujud di malam-malam yang panjang.

Ini adalah rasa yang sangat rahasia. Sebuah rasa yang hanya tersampaikan lewat doa, lewat kekaguman yang luar biasa. Kagum atas perjuangan kalian masing-masing, kagum atas segala rendah diri yang kalian ciptakan. Bahwa kau bukan siapa-siapa, dan ia pun mengatakan demikian.

Duh, rasa ini luar biasa aneh! Aneh sebab kamu tidak merasakannya secara pasti, tapi kamu meyakini. Aneh, sebab kamu menunggu untuk sebuah keputusan abstrak yang kamu bahkan percaya kamu tidak akan tahu sampai masanya tiba. Kamu menunggu sesuatu yang bahkan kamu tidak tahu penantianmu ini apa.

Tapi setidaknya rasa ini mengajarkanmu sesuatu. Bahwa kamu harus menjadi lebih baik, menjadi lebih sabar, menjadi lebih menjaga diri, menjadi lebih pantas, berproses untuk segalanya yang terbaik.

Kamu meyakininya, kamu merasakan getaran itu setiap ada sinyal-sinyal kedekatannya. Dirimu seperti radar, selalu sadar bila ada di dekatnya. Tapi kembali wajahmu hanya memerah, bersemu, tingkahmu kikuk, suaramu yang lantang tiba-tiba melemah, kamu menunduk, malu.

kamu memilih untuk terus melangkah (source: www.magic4walls.com)

Ah, entah apa doa yang setiap hari terucap dari bibirmu. Sebab ini sebuah perasaan aneh. Kamu merasakannya, kamu meyakininya, tapi kamu tidak pernah sekalipun memintanya. Kamu… seperti halnya dia, selalu mengharap yang terbaik, apapun itu.

Sekali lagi perasaan aneh itu mengajarimu ikhlas, dan itu luar biasa.

­čÖé

Pegiat timeline. Bisa ditemui dalam akun @ervinalutfi di Twitter dan Instagram.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *