Sekilas ia tampak seperti boneka kucing biasa, namun yang satu ini bisa mengeong lho meski sebenarnya ia adalah sebuah robot. Bahkan mereka juga bisa ‘bernapas’, mendengkur, dan mengeong seperti kucing betulan. Robot kucing ini diciptakan untuk memberikan kenyamanan bagi pasien demensia, termasuk mengusir kesepian yang sering mereka rasakan.

JustoCat ini dikembangkan oleh Prof. Lars Asplund dari Malardalen University, Swedia dengan para pakar robotika dari sebuah perusahaan bernama Robotdalen. Mereka sengaja menciptakan Justocat untuk menemani para pasien demensia atau kepikunan, terutama yang banyak dialami lansia.

Robot kucing

Robot kucing (imagination.lt)

Dan hal ini telah mereka buktikan dengan melakukan riset terhadap para pasien demensia berikut para pengasuhnya. “Setelah kami perkenalkan, kami melihat Justocat bermanfaat bagi pasien demensia, begitu juga dengan pengasuhnya. Sebab para pengasuh bisa menggunakannya untuk menenangkan pasien. Begitu juga merangsang pasien untuk berkomunikasi dan berinteraksi, serta mencegah pasien melakukan tindakan repetitif,” ungkap Prof. Lars.

Dengan kata lain, Justocat dapat berfungsi layaknya kucing yang sesungguhnya, karena seperti yang sudah dipaparkan diatas, mereka bisa ‘bernapas’, mendengkur, dan mengeong seperti kucing betulan. Bedanya, bulu kucing yang satu ini dapat dilepas lalu dibersihkan sehingga tidak menimbulkan gangguan kesehatan pada orang yang memegangnya.

Prof. Lars menambahkan Justocat mempunyai ukuran dan berat yang sama dengan kucing sebenarnya. Warnanya pun beragam, mulai dari abu-abu, hitam serta putih.

Namun Prof. Lars mengingatkan robot kucing ciptaannya bukanlah mainan, melainkan alat kesehatan seperti halnya stetoskop atau termometer sehingga harganya juga tak enteng di kantong, yakni berkisar 1.000 poundsterling atau sekitar Rp 19 juta.

“Bahkan JustoCat tergolong ke dalam alat kesehatan kelas satu, sehingga dokter dapat meresepkan kucing ini untuk digunakan dalam pengobatan,” tuturnya seperti dikutip dari www.justocat.com, Sabtu (28/2/2015).

Sayangnya JustoCat sendiri baru tersedia di beberapa negara di Eropa. Gejala awal dari demensia yang paling menonjol adalah munculnya gangguan daya ingat seperti lupa pada suatu hal yang sebenarnya baru saja terjadi; sulit fokus; linglung; dan sering kesulitan menemukan kata yang tepat saat berbicara.

“Alzheimer itu adalah kondisi di mana otak cepat menua, sementara salah satu fungsi otak adalah berkaitan dengan fungsi memori. Nah dengan alzheimer maka fungsi memori otak pun menurun lebih cepat‎,” terang Dr.dr. Yuda Turana, SpS dari Departemen Neurologi FK UNIKA Atmajaya kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

Seiring berjalannya waktu, sejumlah pasien juga akan memperlihatkan gejala yang lebih berat seperti perubahan perilaku secara mendadak, termasuk perubahan mood, bahkan hingga berhalusinasi.

Baca juga: 3 Penyebab Lemahnya Daya Ingat; Belajarlah Bahasa Baru untuk Melatih Daya Ingatan Anda

About

Redaksi Isigood.com menerima kiriman tulisan yang sesuai dengan rubrik yang ada. Baca ketentuannya di halaman "Kirim Tulisan" pada bagian atas situs ini. Kirim tulisanmu ke hzhafiri@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *