Apakah kamu salah seorang yang percaya pada mitos soal hubungan yang romantis? Banyak orang yang percaya pada mitos keromantisan ini, yang pada akhirnya hanya akan membuat hidup mereka bertambah berat dan penuh tekanan. Namun, ada pula orang yang akhirnya berhenti mempercayai mitos soal gambaran romantisme yang tak masuk akal ini, yang membuat hidup mereka lebih seimbang.
Berikut ini adalah 10 mitos populer soal romantisme dalam hubungan:

gambaran hubungan yang romantis dalam film tak selamanya dapat dijumpai dalam kehidupan nyata (via radionetplus.ru)

1. Hubunganmu harus seromantis jalan cerita film

Banyak orang berharap hubungan mereka layaknya hubungan yang digambarkan dalam film-film romantis, tetapi cerita dalam film seringkali terlalu dramatis dan menyakitkan. Jangan mencari drama sebagai bukti tanda cinta dalam hubunganmu. Tanda cinta sejati adalah keseimbangan, konsistensi, dan kemampuan untuk menghadapi hal buruk bersama-sama.

2. Jika kamu merasa ragu, maka kamu sedang bersama orang yang salah

Normal ketika kadang kamu merasa ada hal yang serasa tak pasti dalam hubungan, terutama jika kamu berencana untuk menghabiskan waktu yang lama dengan pasanganmu. Kemungkinannya, keraguanmu lebih berkaitan dengan ketakutan pribadimu sendiri, seperti takut berkomitmen, bukan kekhawatiran tentang pasanganmu.

3. Cinta sejati tak butuh alasan

Banyak orang percaya bahwa cinta sejati terjadi tanpa syarat, tanpa alasan, karena banyak film dan buku menggambarkannya sebagai cinta paling ‘nyata’. Namun, orang seringkali berubah dan itu adalah normal.
Kamu memutuskan hidup bersama pasanganmu karena kamu mencintai dia apa adanya, dan lebih penting untuk berkembang dan memperbaiki diri bersama.

4. Hubunganmu adalah kebahagianmu

Bahagia dan kelanggengan dalam suatu hubungan sebenarnya berasal dari dalam diri sendiri. Jika kamu hanya menemukan bahagia dari cinta orang lain, atau kamu tidak merasa utuh dari dalam dirimu sendiri, itu adalah hal tak sehat yang menyebabkanmu selalu bergantung pada pasanganmu, pastinya hal ini tak adil buat pasanganmu.

Luangkan waktu untuk jadi diri sendiri, sehingga kamu dapat belajar untuk mencintai diri sendiri terlebih dahulu. Menjalin sebuah hubungan adalah kesempatan bagimu untuk berbagi kebahagiaan dengan orang lain, dan memilih hidup bersama dengan seseorang karena kamu memang ingin pasanganmu – bukan karena kamu tidak ingin sendirian.

5. Cemburu adalah tanda cinta

Kecemburuan sering diidentikan sebagai tanda akan rasa ketidakamanan. Merasa aman dalam hubungan adalah hal yang sangat penting. Alih-alih terpaku pada kecemburuanmu pada pasangan, cobalah untuk meningkatkan kepercayaan dirimu sendiri dan menyadari bahwa dirimu berharga.

tak selamanya kamu harus merubah dirimu demi bisa bersama pasanganmu (via springfieldprinting.com)

6. Kamu harus berubah jika kamu memang mencintai pasanganmu

Kompromi adalah normal dalam hubungan yang sehat dan bahagia, tetapi kamu harus berkorban sebatas dalam hal hubungan kalian, bukan orangnya. Jika kamu harus mengubah dirimu demi bersama dengan seseorang, kamu pada akhirnya akan lebih banyak berjuang untuk menjadi bahagia dengan pasanganmu.

7. Pasanganmu harus tahu segala hal tentang perasaanmu

Banyak orang mengharapkan pasangannya untuk dapat mengetahui dan memahami bagaimana perasaan mereka. Namun, kadang-kadang faktanya kamu sendiri mungkin tidak benar-benar tahu bagaimana perasaanmu atau apa yang kamu butuhkan. Pada saat-saat seperti ini, kamu tidak bisa mengharapkan pasanganmu untuk harus mengetahui bagaimana perasaanmu. Namun, kamu dapat memberitahu pasanganmu bahwa kamu memang sedang merasa bingung, dan memberi pasanganmu kesempatan untuk mengetahui perasaanmu ini.

8. Kalian harus melakukan apapun bersama

Sementara berbagi kepeentingan dan keterikatan dengan pasanganmu adalah hal yang hebat, penting juga untuk tetap memiliki kepentingan sendiri. Dalam hubungan yang sehat, kamu tetap dapat mempertahankan persahabatan, hobi dan karirmu sendiri. Secara emosional, menghabiskan waktu hanya dengan satu orang adalah tidak sehat dan dapat membuatmu merasa terjebak.

9. Hubungan yang bahagia tak memerlukan usaha

Banyak orang sering keliru dengan memercayai bahwa hubungan yang baik adalah tanpa usaha, dan bahwa kedua individu selalu senada dalam segala hal.

Faktanya adalah, kamu dan pasanganmu adalah dua orang yang berbeda, dan bahkan hubungan bahagia membutuhkan kerja keras, usaha, dan perhatian. Setiap hari yang dilalui bersama pasangan tidak akan selalu sempurna. Kadang-kadang, di tengah jalan hubunganmu akan bermasalah dan kamu harus berusaha sebisa mungkin membahagiakan pasanganmu.

10. Hubungan kalian bebas dari pertengkaran

Banyak orang berharap bahwa mereka akan memiliki pasangan yang begitu banyak memiliki kesamaan. Namun faktanya, manusia adalah makhluk yang rumit dengan keberagaman prilaku, sehingga sangat penting untuk menyadari bahwa kamu perlu menyuarakan pendapat pada pasangan ketika dirimu tidak setuju.

Hal ini tidak berarti kamu tidak cinta kepada pasanganmu. Namun, hal ini artinya kamu peduli satu sama lain dan mau bekerja sama menuntaskan masalah dan saling menghormati dalam hubungan kalian.

 

Disadur dari lifehack.com

About

Redaksi Isigood.com menerima kiriman tulisan yang sesuai dengan rubrik yang ada. Baca ketentuannya di halaman "Kirim Tulisan" pada bagian atas situs ini. Kirim tulisanmu ke hzhafiri@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *