Tahukah kamu jika gugatan hukum dari warga sipil Amerika Serikat membuat negara ini harus mengeluarkan biaya $200 milyar dollar setiap tahunnya. Hebatnya lagi, 6 dari 10 gugatan hukum yang diajukan adalah gugatan yang tak masuk akal. Gugatan hukum yang aneh ini memperberat kinerja pengadilan dan menyedot dana yang tak sedikit dari warga negara yang membayar pajak. Namun, endemi ini tak hanya terjadi di AS, tetapi juga menjadi masalah di negara-negara lain di dunia!

Gugatan hukum yang mengada-ada ini adalah gugatan yang dimaksudkan hanya untuk mencemooh atau membuat kesal pihak tergugat. Banyak kasus yang ternyata tak ada inti masalahnya dan sangat aneh, yang membuat uang lagi-lagi keluar dari individu, korporasi, atau firma bisnis. Berikut ini adalah 10 gugatan hukum paling aneh yang membuatmu menurunkan ekspektasi akan rasa kemanusiaan dewasa ini.

Mempermasalahkan panjang roti isi

via laughbombclub.com

Yes, negara dengan julukan The Great United States of America ini lagi-lagi menjadi sarang gugatan hukum yang aneh nan konyol. Seorang pria dari New Jersey selama setahun telah membeli 50 porsi roti isi yang dikenal dengan nama “footlong sandwiches” (roti isi sepanjang ‘satuan kaki’) di sebuah gerai makanan bernama Subway. Ia akhirnya memutuskan menggugat Subway setelah ia sadar bahwa roti isi yang ia makan hanya sepanjang 11 inchi!

Pria yang menggugat istrinya karena melahirkan anak-anak dengan wajah super jelek

via youtube.com

Seorang pria Cina mulai mempertanyakan banyak hal ketika istrinya melahirkan bayi berwajah super jelek. Jian Feng kukuh meminta jawaban, dan menduga istrinya memiliki hubungan gelap dengan orang lain. Sang istri kemudian mengakui bahwa ia telah melakukan oprasi plastik senilai $100,000 dollar sebelum bertemu Jian Feng. Merasa sangat terpukul, sang suami menceraikan istrinya dan membuat gugatan atas tuduhan penipuan, dengan klaim sang mantan istri menipu Jian Feng agar mau menikahinya.

Luar biasanya, pengadilan Cina merasa bersimpati atas kasus ini dan Jian Feng mendapat biaya ganti rugi sebesar $120,000 dollar.

Gugatan karena memberikan ramalan cuaca yang salah

via dailymail.co.uk

Ramalan cuaca sudah sangat umum diketahui sering tak akurat dan tak dapat benar-benar diandalkan. Seorang wanita Israel menganggap serius masalah ini dengan menggugat sasiun TV karena menyiarkan ramalan cuaca yang tak akurat.

Ramalan cuaca di stasiun TV itu memberitakan bahwa hari akan cerah dan cuaca baik, tetapi yang terjadi adalah hujan. Wanita ini, yang telah berpakaian ringan dan kasual, pergi ke luar rumah dan mendapati hujan di perjalanan. Si wanita akhirnya flu dan tak dapat pergi kerja selama seminggu, serta mengakui menghabiskan uangnya untuk membeli obat. Ajaibnya, si wanita menang dan mendapat kompensasi sebesar $1,000 dollar.

Hanya ada satu Batman di dunia

via blogspot.com

Jadi, ada seorang walikota di sebuah kota bernama “Batman” di Turki yang memutuskan untuk menuntut Warner Bros, karena perusahaan film ini telah memakai nama kotanya tanpa izin. Ia menuntut bagi hasil dari royalti film “The Dark Knight.” Si Walikota mengklaim bahwa hanya ada satu Batman di dunia, dan kukuh menggugat produser Amerika itu karena menggunakan nama Batman tanpa izin.

Hey! Itu umurisme namanya!

via geekwire.com

Gugatan hukum konyol lainnya dilayangkan oleh seorang kakek bernama Rolf Eden. Kakek flamboyan dari Jerman berusia 81 tahun ini, menggugat seorang gadis berusia 19 tahun karena menolak tidur dengannya atas alasan umur. Setelah semalam menghabiskan waktu bersama, mereka akhirnya pulang ke rumah si kakek, tetapi si gadis menolak melakukan hubungan seks karena si kakek terlalu tua baginya.

Si kakek tak terima. Ia kemudian mengajukan gugatan hukum, karena ia beranggapan hukum telah mengatur masalah diskriminasi, misalnya diskriminasi atas ras atau dikenal sebagai rasisme. Dalam kasus si kakek, tentu saja nama diskriminasinya adalah umurisme.

Kontrol terhadap semesta

via kinja-img.com

Banyak orang yang melayangkan gugatan konyol ke pengadilan untuk mendapatkan uang, tetapi seorang laki-laki dari Quebec, Kanada memiliki sesuatu yang lebih luar biasa di pikirannya. Ia melayangkan gugatan untuk mendapatkan hak kuasa guna mengatur semesta, tepatnya meminta hak untuk mengatur planet-planet, satelit yang mengorbit Jupiter, bumi, dan ruang angkasa di antara benda-benda langit itu.

Bisa jadi kasus ini adalah gugatan hukum tergila yang pernah dicatat pengadilan. Jaksa pun setuju bahwa hal ini gila dan membuang berkas gugatan si pria. Akibat kejadian ini, pengadilan Kanada melarang warga di negara ini untuk melayangkan gugatan hukum tanpa persetujuan dari jaksa terlebih dahulu.

Tuntutan terhadap perusahan penerbangan British Airways

via newtelegraphonline.com

Seorang dokter gigi dan pasangannya berencana ingin mengunjungi Granada, kota indah di wilayah selatan yang terletak di Spanyol. Si dokter gigi membeli tiket pesawat British Airway yang menuju Granada. Di luar dugaannya, si pria ini dan pasangannya melalui perjalanan 9 jam ke sebuah pulau bernama Grenada.

British Airways menolak ganti rugi tiket bagi kedua orang itu. Akhirnya si pria memutuskan untuk memperkarakan masalah ini ke pengadilan dengan tuntutan gantu rugi sebesar $34,000 dollar. Setidaknya ada pelajaran yang dapat dipetik dari kasus ini, periksa dua kali ejaan yang tertera di tiketmu sebelum kamu naik ke pesawat.

Hilangnya rasa kemanusian karena Tomas Delgado

via dailymail.co.uk

 

Seorang pebisnis kaya raya asal spanyol, Tomas Delgado, sedang mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi ketika ia menabrak seorang bocah laki-laki. Ajaibnya, ia tak depenjara dengan alasan ketika ia mengemudi dengan kecepatan tinggi, anak yang ditabraknya pada malam itu tidak mengenakan helm dan lampu reflektor. Buruknya lagi, Tomas malah menuntut keluarga si anak atas kerusakan pada mobil Audinya karena kecelakaan itu.

Tuntutan terhadap seekor beruang

via telegraph.co.uk

Di Macedonia, seorang peternak lebah sangat marah ketika ia mendapati sarang lebahnya dihancurkan seekor beruang. Ia memutuskan untuk memperkarakan masalah ini. Dalam penjelasannya, si pria telah berusaha mengusir beruang itu dengan musik dan lampu senter, tetapi tidak membuahkan hasil.

Ia lalu menuntut si beruang atas dakwaan perusakan dan pencurian.  Meskipun si beruang tak dapat hadir di persidangan, si beruang dinyatakan bersalah. Pria peternak lebah itu pun mendapat ganti rugi sebesar $2,700 dollar.

Gugatan Hukum Terhadap Tuhan

via pixshark.com

Seorang tahanan Romania bernama Pavel M. memutuskan untuk memperkarakan Gereja Ortodoks Romania. Alasannya? Pavel didakwa atas pembunuhan yang menyebabkannya dikurung 20 tahun penjara. Ia menyalahkan Tuhan karena “gagal menjauhkannya dari pengaruh setan.”

 

Disadur dari lolwot.com

Mahasiswi selo Sastra Inggris UGM. Sedang belajar bahagia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ISIGOOD.com Mengisi Diri Dengan Kebaikan